Pemilihan Duta Anti Narkoba Maros 2025 Tuntas, Wakil Bupati Tekankan Aksi Nyata
- account_circle Sakti
- calendar_month Minggu, 14 Des 2025
- visibility 72
- print Cetak

Grand Final yang digelar di Gedung Serbaguna Pemkab Maros, Sabtu (13/12/2025).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Nulondalo.com, Maros – Rangkaian Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros Tahun 2025 resmi berakhir. Grand Final yang digelar di Gedung Serbaguna Pemkab Maros, Sabtu (13/12/2025), melahirkan generasi muda terpilih yang diharapkan menjadi garda terdepan dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di Bumi Turikale.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Muh Saipul Amry, mahasiswa Universitas Negeri Makassar asal Kecamatan Turikale, dinobatkan sebagai Juara I Putra. Sementara Juara I Putri diraih Friyang Yurdina Haris, pelajar SMKN 1 Maros asal Kecamatan Mandai.
Untuk Juara II, kategori putra diraih Aldi Alrizqullah, pelajar SMAN 3 Maros asal Kecamatan Turikale, sedangkan Juara II Putri disabet Ulfiyanha Nayla, pelajar SMAN 1 Maros wakil Kecamatan Turikale.
Adapun Juara III Putra diraih Muh Balya Wahyu Ibrahim, pelajar SMAN 3 Maros asal Kecamatan Lau, dan Juara III Putri diraih Amanda Putri Ishak, pelajar SMAN 1 Maros wakil Kecamatan Tanralili.
Sebanyak 32 pelajar dan mahasiswa dari berbagai kecamatan di Kabupaten Maros ambil bagian dalam grand final tahun ini. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur, yang menekankan pentingnya peran generasi muda dalam memerangi peredaran narkoba.
Muetazim menilai pelibatan pelajar dan mahasiswa merupakan langkah strategis dalam upaya pencegahan sejak dini. Menurutnya, dampak narkoba telah menyentuh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga aparat penegak hukum. Meski demikian, kasus narkoba masih menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun.
“Oleh karena itu, selain penegakan hukum, upaya pencegahan seperti ini harus terus didorong agar menjadi gerakan yang terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia berharap para Duta Anti Narkoba yang terpilih tidak berhenti pada gelar semata, tetapi mampu menghadirkan aksi nyata melalui program edukasi dan kampanye bahaya narkoba di seluruh wilayah Kabupaten Maros.
“Setelah dilantik, kami menunggu aksi nyata para duta anti narkoba sebagai garda terdepan dalam mencegah peredaran narkoba di Maros,” pungkasnya.
Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros 2025 merupakan hasil kolaborasi Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Maros, Ikatan Duta Anti Narkotika (Ikanara) Maros, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Maros. Rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak Agustus 2025.
Ketua Granat Maros, Muhammad Bakri, mengungkapkan bahwa Kabupaten Maros menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang secara konsisten menyelenggarakan Pemilihan Duta Anti Narkoba setiap tahun.
“Kegiatan ini sudah berjalan selama sembilan tahun berturut-turut dan belum ada daerah lain yang melaksanakannya secara berkelanjutan. Kami bersyukur pemerintah daerah terus memberikan dukungan,” kata Bakri.
- Penulis: Sakti

Saat ini belum ada komentar