Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Puasa Ruhani: Madrasah Pengendalian Diri

  • account_circle Ilham Sopu 
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • visibility 174
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Karena itu, keberhasilan puasa tidak dapat diukur hanya dari seberapa lama seseorang menahan lapar dan dahaga. Ukuran keberhasilannya justru terlihat pada perubahan sikap dan perilaku. Apakah setelah berpuasa seseorang menjadi lebih jujur? Apakah lisannya lebih terjaga dari dusta dan fitnah? Apakah hatinya lebih bersih dari iri dan dengki? Jika semua itu tidak berubah, maka puasa yang dijalankan mungkin baru menyentuh dimensi lahiriah, belum mencapai kedalaman ruhani.

Al-Qur’an sendiri telah menegaskan tujuan puasa dalam firman Allah pada QS. Al-Baqarah ayat 183: “la‘allakum tattaqūn”, agar kamu menjadi orang-orang yang bertakwa. Takwa di sini bukan sekadar konsep teologis, melainkan kesadaran moral yang hidup dalam diri seseorang. Ia adalah kesadaran bahwa Allah selalu hadir dalam setiap aspek kehidupan manusia.

Kesadaran inilah yang menjadikan seseorang tetap jujur meskipun tidak ada yang mengawasi, tetap adil meskipun memiliki kekuasaan untuk berbuat sebaliknya, dan tetap menjaga diri dari keburukan meskipun memiliki kesempatan untuk melakukannya. Puasa melatih manusia untuk membangun integritas batin semacam ini.

Di sisi lain, puasa juga memiliki dimensi sosial yang sangat kuat. Lapar dan dahaga yang dirasakan selama berpuasa bukan sekadar pengalaman fisik, tetapi juga pengalaman empatik. Ia membantu manusia merasakan, meskipun hanya sejenak, penderitaan mereka yang hidup dalam kekurangan. Dari pengalaman ini lahir kepekaan sosial, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama.

Karena itu, Ramadhan seharusnya tidak hanya melahirkan manusia yang rajin beribadah secara ritual, tetapi juga manusia yang lebih peduli terhadap keadilan sosial. Puasa yang benar bukan hanya memperbaiki hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga memperbaiki hubungannya dengan sesama manusia.

Pada akhirnya, Ramadhan adalah sebuah perjalanan ruhani. Ia adalah kesempatan bagi manusia untuk membersihkan hatinya, menata kembali orientasi hidupnya, dan memperbaiki kualitas kemanusiaannya. Puasa mengajarkan bahwa manusia tidak harus selalu mengikuti setiap dorongan dalam dirinya. Ia memiliki kemampuan untuk menahan diri, untuk memilih yang benar, dan untuk menjaga martabatnya sebagai makhluk yang dimuliakan oleh Allah.

Jika puasa dijalankan dengan kesadaran seperti ini, maka Ramadhan tidak sekadar menjadi bulan ritual tahunan. Ia menjadi madrasah kehidupan yang membentuk manusia yang lebih jujur, lebih rendah hati, dan lebih bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri, terhadap sesama, dan terhadap Tuhan. Di situlah puasa menemukan makna terdalamnya: bukan hanya menahan diri dari yang membatalkan puasa, tetapi menahan diri dari segala sesuatu yang merusak kemanusiaan.

(Bumi Pambusuang, 22 Pebruari 2026)

  • Penulis: Ilham Sopu 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Begal Tusuk Warga di Semarang Timur, Satu Pelaku Ditangkap Polisi

    Begal Tusuk Warga di Semarang Timur, Satu Pelaku Ditangkap Polisi

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Tak lama kemudian, Yovita menghampiri untuk membantu. Namun pelaku justru melakukan kekerasan dengan memukul dan melukai korban menggunakan senjata tajam. “Korban mengalami luka bacok di bagian pelipis hingga pipi,” jelasnya. Setelah korban tak berdaya, pelaku langsung melarikan diri. Yovita yang mengalami luka sayatan kemudian dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis. Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, […]

  • Dua Pilot Tewas, Pesawat Smart Air PK-SNR Ditembak KKB di Papua

    Dua Pilot Tewas, Pesawat Smart Air PK-SNR Ditembak KKB di Papua

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 191
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 membenarkan peristiwa penembakan terhadap pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR yang terjadi di wilayah Danawage/Koroway Batu, Papua, Rabu (11/2/2026). Insiden tersebut diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Kasatgas Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Faizal Ramdani, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut mengakibatkan korban jiwa. Dua korban yang […]

  • Di Bawah Bayang-Bayang AI: Percepatan Perubahan dan Tantangan Memahami Dunia yang Kian Tak Terduga

    Di Bawah Bayang-Bayang AI: Percepatan Perubahan dan Tantangan Memahami Dunia yang Kian Tak Terduga

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Jika pada awal tahun 2000-an Yasraf Amir Piliang berbicara tentang pelipatan ruang, waktu, dan tanda oleh media serta teknologi informasi, maka kecerdasan buatan hari ini membawa proses itu ke tingkat yang jauh lebih radikal. Bukan lagi sekadar pelipatan dunia, melainkan pelipatan pengetahuan, kreativitas, imajinasi, bahkan realitas itu sendiri. Kita sedang menyaksikan sebuah fase yang bisa […]

  • Rakorev Pemkot Gorontalo, Adhan Dambea: Lurah Diprioritaskan dari IPDN

    Rakorev Pemkot Gorontalo, Adhan Dambea: Lurah Diprioritaskan dari IPDN

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 327
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Pemerintah Kota Gorontalo kembali menggelar rapat koordinasi dan evaluasi (Rakorev) penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan, Selasa (13/1/2026), bertempat di Bandhayo Lo Yiladia (BLY). Rakorev tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, didampingi Wakil Wali Kota Indra Gobel dan Sekretaris Daerah Ismail Madjid, serta dihadiri para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan […]

  • Camat Maros baru Rudi: Bersih Masjid adalah Tanggung Jawab Bersama Menyambut Ramadhan

    Camat Maros baru Rudi: Bersih Masjid adalah Tanggung Jawab Bersama Menyambut Ramadhan

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Camat Maros Baru Rudi, S.IP., M.M. mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh jajaran Pemerintah Desa dan Kelurahan agar menggerakkan aksi kebersihan masjid di wilayah masing-masing. Seruan ini bukan sekedar rutinitas tahunan. Camat Rudi menegaskan bahwa kebersihan rumah ibadah merupakan bagian penting dalam membangun kekhusyukan dan kenyamanan […]

  • Ketua Umum Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah Wafat, Nahdliyin Berduka

    Ketua Umum Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah Wafat, Nahdliyin Berduka

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 226
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Fatayat NU. Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat NU, Hj Margaret Aliyatul Maimunah binti KH Faruq, wafat pada Ahad (1/3/2026) pukul 08.25 WIB setelah menjalani perawatan intensif di RSUP Fatmawati, Jakarta. Kabar berpulangnya almarhumah disampaikan langsung oleh suaminya, KH Abdullah Masud, yang juga menjabat sebagai Ketua PCNU Tangerang Selatan. […]

expand_less