Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Satu Liter Bensin

  • account_circle Fadhil Hadju
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 372
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Maaf. Aku tidak tahu kalau dia jadi begitu karena kena stroke,” gumamku pelan.

“Terus, ada apa dengan Aba Busi?” tanyanya dengan nada serius.

“Oh iya. Aku hampir lupa soal yang itu. Begini ceritanya. Tadi aku mau isi bensin. karena dekat dengan rumah, jadi aku singgah beli di situ. Tapi tiba-tiba Aba Busi bertanya ke aku. ‘Bukan kamu yang tidak bayar bensin tadi?’ begitu dia bilang. Lantas aku kaget. Kok, Aku yang dituduh begitu. Padahal ini kali pertama aku mengisi bensin di tempatnya itu,”

“Terus kamu bilang apa?” tanyanya sembari kembali pada kerjaannya. Jarinya kembali menari di atas keyboard.

“Tentu saja aku bilang kalau aku baru sampai di depotnya. Terus aku bilang kalua rumah kita dekat dengan depotnya jualan, dan aku juga adalah suamimu. Untungnya  ia langsung mengenalimu. Terus dia bilang, tadi ada yang isi bensin di depot, tapi saat ia masuk ke warung, mengambil uang kembalian pria itu sudah hilang. Pergi tanpa membayar,” nada suaraku memelan diakhir cerita itu. Aku duduk merunduk di pinggiran kasur yang menenggelamkan bokong. Keheningan menjeda kami.

“Ya Allah. Kasihan Aba Busi. Siapa orang yang tega melakukan hal itu,” suaranya sedikit gemetar. Ada rasa bersalah yang menghantam dalam hatiku. Mengapa tidak memberikannya uang dua belas ribu, ongkos kerugian seliter bensin, gumamku dalam batin.

***

“Aba Busi itu tinggal bersama anak dan cucunya,” tutur ibu mertua mengisahkan hidup pria itu.

“Waktu muda dulu, ia sangat baik dengan orang-orang. Tanpa pamrih ia membantu yang kesulitan. Beberapa kali ia membantu ketika Papanya Putri panen padi. Dia pasti ikut turun ke sawah bersama para buruh tani yang kami sewa,” sambungnya mengenang masa lalu.

“Sayang Papanya Putri sudah meninggal. Sawah juga sudah tiada. Kalau masih hidup pasti mereka akan saling bantu. Sebab mereka itu adalah keluarga, sepupuan. Apalagi melihat kondisi Aba Busi sekarang. Memperihatinkan,” suaranya lirih.

“Satu-satunya yang ia bisa kerjakan sekarang yaitu jaga depot bensin eceran. Keluarganya memodali semua peralatannya,”

  • Penulis: Fadhil Hadju

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korupsi Disebut Kejahatan Luar Biasa, Mahasiswa UMMA Diajak Jadi Garda Terdepan

    Korupsi Disebut Kejahatan Luar Biasa, Mahasiswa UMMA Diajak Jadi Garda Terdepan

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Korupsi kembali ditegaskan sebagai extraordinary crime atau kejahatan luar biasa yang mengancam masa depan bangsa. Pesan tegas itu mengemuka dalam Seminar Pendidikan Antikorupsi yang digelar Universitas Muslim Maros (UMMA), Selasa, 9 Desember 2025, di Baruga A Kantor Bupati Maros. Sebanyak 220 mahasiswa dari tiga fakultas mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat. Seminar […]

  • UII Keluarkan Pernyataan Sikap, Soroti Politik Luar Negeri hingga Kebijakan Dalam Negeri

    UII Keluarkan Pernyataan Sikap, Soroti Politik Luar Negeri hingga Kebijakan Dalam Negeri

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 288
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Universitas Islam Indonesia (UII) menyampaikan pernyataan sikap resmi merespons perkembangan mutakhir praktik berbangsa dananiro, Selasa (3/3/2026). Pernyataan tersebut ditandatangani Rektor UII, Fathul Wahid, atas nama warga kampus. Dalam dokumen yang dirilis di Yogyakarta bertepatan dengan 一级ramadan 1447 H, UII menyesalkan sikap Pemerintah Republik Indonesia yang dinilai belum menunjukkan ketegasan memadai dalam menyikapi serangan […]

  • Sistem Informasi Akuntansi Langit

    Sistem Informasi Akuntansi Langit

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Dalam tradisi Islam disebutkan adanya dua malaikat pencatat amal: Raqib dan Atid. Kalau dalam dunia akuntansi perusahaan ada istilah dual control atau segregation of duties, maka langit sudah menerapkannya sejak dulu. Yang satu mencatat amal baik, yang satu lagi mencatat amal yang kurang baik. Sistemnya sederhana, tetapi akurasinya luar biasa. Bahkan bisa dibilang, ini adalah […]

  • Pacaran Anak di Bawah Umur dan Bawa Kabur Kini Bisa Dipenjara, Ini Aturan KUHP Baru

    Pacaran Anak di Bawah Umur dan Bawa Kabur Kini Bisa Dipenjara, Ini Aturan KUHP Baru

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 664
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Praktik pacaran anak di bawah umur yang berujung pada tindakan membawa pergi tanpa restu orang tua kini berisiko pidana. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru menegaskan bahwa persetujuan anak tidak menghapus pelanggaran hukum atas hak pengasuhan orang tua yang sah. Ketentuan tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP berlaku penuh […]

  • Libur Lebaran Bingung Mau ke Mana? Ini 7 Destinasi “Hidden Gem” Kaltim yang Wajib Kamu Coba!

    Libur Lebaran Bingung Mau ke Mana? Ini 7 Destinasi “Hidden Gem” Kaltim yang Wajib Kamu Coba!

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Pantai ini menawarkan berbagai fasilitas modern seperti ATV, sepeda, voli pantai, hingga area camping yang cocok untuk liburan santai. Bagi pencari keseruan air, Jungle Water World bisa menjadi pilihan. Wahana ini menghadirkan berbagai permainan air yang menyegarkan di tengah suasana tropis. Sementara itu, pengalaman wisata edukatif bisa ditemukan di Desa Wisata Pela, Kutai Kartanegara. Desa […]

  • Madarudin Lapandewa Dianiaya, Pembina CLS-Yogyakarta, Haris: Ini Negara Demokrasi Berdasarkan Hukum

    Madarudin Lapandewa Dianiaya, Pembina CLS-Yogyakarta, Haris: Ini Negara Demokrasi Berdasarkan Hukum

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Salah satu anggota Constitutional Law Studies (CLS) Yogyakarta, Madarudin Lapandewa (Dewa) mengalami tindakan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Pj. Kepala Desa Ilath, Lutfi Masbait, Sekretaris Desa, Anwar Solisa, Ketua Pemuda Mulmam Wailusu, dan Babinsa Darman Wabula. Diketahui, penganiayaan berawal pada saat Dewa bersama beberapa temannya memberikan semangat terhadap peserta lomba puisi. Perlombaan baca puisi digelar […]

expand_less