Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Satu Liter Bensin

  • account_circle Fadhil Hadju
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 373
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Tapi, kasihan melihat orang tua kerja begitu. Apalagi dengan kondisi yang sulit berjalan. Orang jadi menunggu lama untuk dilayani saat beli bensin,” timpalku sekonyong-konyong.

“Memang kasihan melihat orang tua bekerja dengan kondisi begitu. Tapi apa boleh buat. Keluarga mereka serba kekurangan. Dia sendiri pernah bilang ingin membantu keluarga dengan cara apa pun. Karena menurutnya, ia masih kepala keluarga,” sambung ibu mertua menimpali pertanyaanku.

“Tapi bagaimana bisa ya, ada orang yang berbuat begitu. Apa dia tidak kasihan melihat Aba Busi saat beli bensin, kemudian membuatnya jadi rugi begitu,” ternyata istriku ikut mendengarkan cerita Aba Busi yang bekerja dengan kondisi pasca stroke itu. Menurutnya, pria yang tidak membayar yang salah. Tidak punya nurani dan moralnya rendah.

Mungkin istriku ada benarnya. Tapi menurutku ia tidak sepenuhnya benar. Di tengah kondisi ekonomi yang lesu ini semua hal bisa terjadi. Orang kaya menghisap orang miskin. Orang miskin saling menipu. Anak memanfaatkan orang tua. Masih banyak lagi kemerosotan moral yang bisa terjadi sebab ekonomi. Bahkan, beberapa waktu lalu, di daerah ini, di Provinsi Gorontalo, yang terkenal dengan istilah Serambi Madinah meningkat kasus bunuh diri. Dari berita yang beredar kala itu, sebab mereka bunuh diri kebanyakan alasan ekonomi. Ada yang penyebabnya kecanduan judi online, di akhir hayatnya terlilit utang sehingga memilih jalan menghabisi hidupnya. Tapi pikiran ini kusimpan sendiri. Aku tidak mau cerita melebar dan membuat momen makan siang ini jadi rusak. Sebab, menurutku makan siang adalah waktu kita untuk istirahat dari dunia yang penuh hiruk pikuk ini. Siapa pun itu, juga merasa seperti itu. Dunia serasa berhenti kala makan siang.

Aku menyantap dengan lahap ikan goreng garo rica yang dihidangkan siang itu. Cerita tadi membuat perutku lapar. Istri dan ibu mertua juga makan bersama-sama. Kami duduk dengan khusyuk menikmati rezeki Tuhan hari itu.

“Alhamdulillah kita masih bisa makan enak hari ini,” ucap ibu mertua dengan nada riang, sembari mengusap wajah dengan kedua tangan. Ia mengangkat piring bekas makannya dan mengantarkan ke tempat piring kotor.

Aku dan istri juga selesai makan. Piring-piring kotor itu aku antar menumpuk bersama teman-temannya. Kami masuk kembali ke kamar. Istri melanjutkan kerjaannya. Aku karena senggang, kuambil sebuah buku di pinggir kasur dan membaca beberapa halaman. Siang hari diakhir pekan itu berjalan dengan normal hingga malam tiba.

***

Paginya sebelum berangkat kerja aku singgah di depot bensin ecer Aba Busi. Yang jaga bukan Aba Busi, tapi orang lain. Aku mengisi motor yang aku kendarai dengan satu liter bensin. Kusodorkan lembaran dua belas ribu. Katanya, bensin sudah naik jadi tiga belas ribu.

  • Penulis: Fadhil Hadju

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan ke Maros, Mendes PDTT Serahkan Penghargaan Tokoh Peduli Desa kepada 8 Bupati

    Kunjungan ke Maros, Mendes PDTT Serahkan Penghargaan Tokoh Peduli Desa kepada 8 Bupati

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 274
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Maros – Komitmen pemerintah daerah dalam membangun dan memberdayakan desa kembali mendapat apresiasi di tingkat nasional. Sebanyak delapan bupati, termasuk Bupati Maros Chaidir Syam, menerima penghargaan Tokoh Peduli Desa dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDTT), Yandri Susanto, pada kegiatan Saba Desa […]

  • Nuzulul Qur’an: Masjid Istiqlal Jadi Jembatan Peradaban

    Nuzulul Qur’an: Masjid Istiqlal Jadi Jembatan Peradaban

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 242
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Jakarta-Masjid Istiqlal kembali menjadi panggung kebersamaan dan refleksi kebangsaan dalam peringatan Nuzulul Qur’an yang dipadati puluhan ribu jamaah. Di tengah gemuruh kota, momentum suci ini diposisikan sebagai ruang di mana nilai-nilai Al-Qur’an dipahami bukan hanya sebagai ajaran spiritual, tetapi juga sebagai ruh yang merekatkan keberagaman dan memperkuat peradaban bangsa. H. Mas’ud Halimin, Ketua Panitia […]

  • Darah Nabi Mengalir di Iran: Layakkah Kita Membelanya?

    Darah Nabi Mengalir di Iran: Layakkah Kita Membelanya?

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Prof. Dr. KH. Afifuddin Harisah. Lc
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Di tengah hipokritisme itu, siapa yang masih berani teriak anti-Israel? Siapa yang masih memasok senjata ke Hamas? Siapa yang konsisten membangun poros perlawanan dari Teheran hingga Beirut? Jawabannya hanya satu: Iran. Dukungan mereka kepada Palestina bukan basa-basi politik, tapi doktrin ideologis sejak Revolusi Islam 1979. Mereka tidak pernah mengakui Israel, tidak pernah menjual Palestina demi […]

  • Tahajud Sang Aktivis Reborn: Napas Baru Tasawuf Progresif dalam Sastra Indonesia

    Tahajud Sang Aktivis Reborn: Napas Baru Tasawuf Progresif dalam Sastra Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Dunia literasi spiritual Indonesia kembali hidup dengan hadirnya edisi re-born novel Tahajud Sang Aktivis, karya Pepi Al Bayqunie, seorang penulis sekaligus aktivis kebudayaan dan Gusdurian di Sulawesi Selatan yang dikenal dengan pendekatan Islam progresif dan humanis. Novel ini bukan sekadar fiksi keagamaan. Ia adalah refleksi mendalam tentang perjalanan iman, kegelisahan eksistensial, dan pencarian makna hidup […]

  • Pemkot Gorontalo Paparkan Arah Pembangunan 2026, Penanganan Banjir hingga Jalan Jadi Prioritas

    Pemkot Gorontalo Paparkan Arah Pembangunan 2026, Penanganan Banjir hingga Jalan Jadi Prioritas

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Dukungan pemerintah pusat turut memperkuat pembangunan di Kecamatan Kota Barat. Beberapa program yang berjalan antara lain penataan kawasan kumuh di Kelurahan Lekobalo, pemasangan jaringan listrik di Piloloda’a, serta penambahan armada kebersihan di setiap kelurahan. Memasuki tahun 2026, pengendalian banjir kembali menjadi fokus, khususnya di aliran Sungai Topodu yang akan memasuki tahap pembebasan lahan. Selain itu, […]

  • Viral! Turis Italia Sebut Diancam Dibunuh Setelah Rekam Dugaan Praktik Wisata Hiu Paus di Gorontalo

    Viral! Turis Italia Sebut Diancam Dibunuh Setelah Rekam Dugaan Praktik Wisata Hiu Paus di Gorontalo

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 936
    • 0Komentar

    Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko hiu paus tertabrak kapal, mengalami cedera, hingga mengalami perubahan perilaku dalam jangka panjang. “Memberi makan hiu paus mengganggu perilaku alaminya sebagai satwa migrasi. Hal itu membuat mereka tetap berada di satu lokasi, bukan melakukan perjalanan jauh mencari sumber makanan alami. Kondisi tersebut meningkatkan risiko terhadap lalu lintas kapal, cedera, serta […]

expand_less