Breaking News
light_mode
Trending Tags

Satu Liter Bensin

  • account_circle Fadhil Hadju
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 251
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Wah, sudah naik harganya ya ?” ujarku agak kaget.

“Iya. Soalnya kami tidak bisa lagi mengantri di Pertamina membawa jeregen. Sudah ada larangannya. Jadi kami terpaksa titip bensin sama kenalan yang tangki motornya dimodifikasi,” timpalnya.

“Waduh. Jadinya seperti beli bensin dari pihak ketiga begitu ?” tanyaku dengan nada polos namun agak bercanda, dengan senyum tipis.

“Bisa dibilang seperti itu. Kami terpaksa menaikkan harga bensin,” tangannya sibuk mengisi bensin lewat lobang tangki.

“Oh iya kalau begitu pak. Aba Busi yang biasa jaga ke mana, ya ?” tanyaku padanya. Sedari tadi pria itu tidak terlihat. Biasanya pagi-pagi sekali pukul setengah enam ia sudah duduk menunggu pembeli.

“Dia lagi tidak sehat. Akhir-akhir ini semakin sulit jalan,”

Aku terkejut mendengar kabar itu. Sekonyong-konyong terbesit niat untuk memberikan dua belas ribu kerugian bensin Aba Busi kemarin. Tapi aku membantin dengan logika tanggungjawab moral. Kenapa mesti aku yang membayar kesalahan orang lain. Bukankah dia yang harus menanggung kesalahannya sendiri.

“Sudahlah. Berikan saja,” suara dari batin terus menggoda.

“Oke. Akan kuberikan!” Jawabku pada suara hati itu.

“Ini pak,” tanganku menyodorkan lagi dua belas ribu.

“Ini apa, ya pak ?” wajahnya heran. Ia mengernyitkan kening. Tapi tangannya sedikit menjulur hendak menerima uang itu.

“Kemarin Aba Busi bilang ada orang yang beli bensin tapi tidak bayar. Dan saat itu saya yang mendengar hal itu merasa iba, dan juga ada rasa bersalah. Kenapa tidak membantunya,” kutarik pelan tanggannya dan menyelipkan uang itu.

“Tapi bukan bapak yang salah. Kenapa kasih uang ini ?”

“Iya, tidak apa pak. Saya ikhlas. Terima saja pak,”

“Oh iya, pak. Makasih ya,”

“Sama-sama, pak.”

  • Penulis: Fadhil Hadju

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Papua selalu menjadi Hidangan dalam meja Kekuasaan

    Papua selalu menjadi Hidangan dalam meja Kekuasaan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Kita seharusnya belajar dari banyak tempat di Indonesia: ketika investasi datang tanpa keadilan, yang tumbuh bukan kesejahteraan, melainkan kecemburuan sosial. Ketika pemerintah lebih sibuk melayani modal daripada warga, yang lahir bukan stabilitas, tetapi luka panjang. Negara mungkin bisa membangun jalan, gudang, atau bendungan dalam hitungan tahun. Tetapi kepercayaan sosial yang rusak bisa membutuhkan puluhan tahun […]

  • PKC PMII Gorontalo Bersama PWNU dan PMI Gelar Donor Darah Jelang HUT RI ke-80

    PKC PMII Gorontalo Bersama PWNU dan PMI Gelar Donor Darah Jelang HUT RI ke-80

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Gorontalo bersama Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Gorontalo menggelar aksi donor darah di Kantor PWNU Gorontalo, Sabtu (16/8/2025). Ketua PKC PMII Gorontalo, Windy Olivia Dawa, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar […]

  • Ketum PSI Nusa Tenggara Barat, Resmi Diangkat Sebagai Dewan Pembina DPW GENINUSA NTB

    Ketum PSI Nusa Tenggara Barat, Resmi Diangkat Sebagai Dewan Pembina DPW GENINUSA NTB

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Ahamd Ziadi dinilai layak menjadi dewan pembina Gerakan SantriPreuner Nusantara (GENINUSA) Nusa Tenggara Barat, Ahamd Ziadi adalah tokoh berpengaruh yang saat ini menjabat sebagai ketua umum PSI Nusa tenggara Barat. Keputusan ini diambil dalam Momentum silaturahmi pengurus yang digelar pada Selasa, 20 Mei 2025. Pengangkatan Ahamd Ziadi sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran GENINUSA NTB […]

  • GUSDURian Mamasa Gelar Kegiatan “Jaga Jagat Kita” untuk Edukasi Ekologi Generasi Muda

    GUSDURian Mamasa Gelar Kegiatan “Jaga Jagat Kita” untuk Edukasi Ekologi Generasi Muda

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Guswandri
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Komunitas GUSDURian Mamasa kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan bertajuk “Jaga Jagat Kita”, yang dilaksanakan pada Jumat, 8 Agustus 2025 di Gereja Toraja Mamasa Jemaat Buntu Tanete. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Sekolah Jagat GUSDURian, yang sebelumnya diikuti oleh beberapa penggerak komunitas. Dalam sambutannya, Febry, perwakilan GUSDURian dan alumni Sekolah Jagat, menekankan […]

  • Jika Ahmadiyah Mengakui Nabi Muhammad SAW, Maka Saya Ahmadiyah

    Jika Ahmadiyah Mengakui Nabi Muhammad SAW, Maka Saya Ahmadiyah

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Kira-kira pertama kali saya mendengar nama Ahmadiyah, itu sekitar tahun 1994 ketika masih duduk di bangku Madrasah Aliyah Limboto. Salah seorang guru saya menjelaskan tentang teologi pemikiran Islam. Guru  saya lulusan IAIN Alauddin Makassar jurusan aqidah filsafat. Disela-sela ia menjelaskan  tentang pemikiran Islam, ia menyentil soal Ahmadiyah , selain Mu’tazilah, Khawarij, Murji’ah, Syi’ah dan Sunni.  […]

  • Mencari Jalan Keluar dari Krisis Representasi Politik Indonesia

    Mencari Jalan Keluar dari Krisis Representasi Politik Indonesia

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Dalam krisis yang sedang dihadapi Indonesia Ini, penting untuk selalu Bertanya namun Substansi pertanyaan hari ini bukanlah siapa yang akan menjadi presiden berikutnya, partai mana yang akan menang pemilu, atau koalisi apa yang akan terbentuk setelah pemilihan. Pertanyaan yang jauh lebih mendasar adalah: siapa yang mampu mengorganisasi kekuatan sosial untuk menandingi dominasi uang dalam politik? […]

expand_less