Breaking News
light_mode
Trending Tags

Setan Diikat, Fraud Berlanjut?

  • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 342
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ramadhan adalah bulan transparansi spiritual. Kita diajak jujur, bahkan ketika tidak ada yang melihat. Puasa itu unik: yang tahu kita benar-benar puasa atau tidak, hanya kita dan Allah. Ini seperti sistem self-assessment dalam perpajakan. Negara percaya kita jujur melaporkan. Tuhan pun “percaya” kita jujur berpuasa. Pertanyaannya: apakah kita layak dipercaya?

Sebagai bangsa yang religius, kita sering bangga dengan simbol-simbol. Spanduk Ramadhan megah, kajian ramai, konten dakwah viral. Tapi dalam praktik tata kelola, kita masih sering tergelincir. Seolah-olah akhlak berhenti di mimbar, tidak turun ke meja rapat.

Maka judul tulisan ini bukan tudingan, tapi refleksi. Jangan-jangan yang belum diikat adalah keserakahan kita. Jangan-jangan yang belum dipenjara adalah ego kita. Jangan-jangan yang perlu dibelenggu bukan makhluk gaib, tapi celah-celah dalam sistem dan dalam hati.

Ramadhan mengajarkan muraqabah, merasa diawasi Allah. Dalam audit modern, ini seperti continuous monitoring. Bukan hanya diaudit di akhir tahun, tapi setiap saat sadar bahwa setiap transaksi ada konsekuensi. Kalau kesadaran ini hidup, maka integritas tidak perlu ditunggu ketika auditor datang.

Humor ala NU mengajarkan kita untuk menertawakan diri sendiri sebelum menertawakan orang lain. Maka mari kita tertawa kecil: mungkin selama ini kita terlalu sibuk memastikan setan terikat, tapi lupa memastikan sistem kita tidak bocor. Terlalu sibuk ceramah tentang kejujuran, tapi enggan menyederhanakan prosedur yang membuka peluang manipulasi.

Akhirnya, Ramadhan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tapi menahan diri dari mengkhianati amanah. Kalau setelah Ramadhan laporan keuangan kita lebih rapi, lebih transparan, dan lebih jujur, berarti puasanya lulus uji materialitas. Tapi kalau fraud tetap jalan, mungkin yang diikat baru setannya, belum egonya.

Semoga Ramadhan tahun ini bukan hanya mengurangi kolesterol, tapi juga mengurangi moral hazard. Karena pada akhirnya, yang paling berat bukan mengikat setan, melainkan mengikat diri sendiri pada nilai kejujuran. Dan itu, sebagaimana kata para kiai, adalah jihad yang paling sunyi, tapi paling menentukan.

Penulis : Intelektual Muda Nahdlatul Ulama

  • Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keluarga Berisiko Stunting Dapat Bantuan Internasional

    Keluarga Berisiko Stunting Dapat Bantuan Internasional

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Gorontalo menyampaikan apresiasi atas dukungan internasional dalam upaya percepatan penurunan stunting. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, yang mewakili Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, dalam acara penyerahan bantuan oleh Branch Singapore Aid kepada 150 keluarga berisiko stunting di Kota Gorontalo. Kegiatan ini merupakan bagian dari […]

  • Kebakaran Hebat di Jalan Parwasal, Siantan Utara, Pontianak: Beberapa Rumah Terbakar, Pemadam Dikerahkan

    Kebakaran Hebat di Jalan Parwasal, Siantan Utara, Pontianak: Beberapa Rumah Terbakar, Pemadam Dikerahkan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Kepolisian Pontianak dan Dinas Pemadam Kebakaran berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut setelah investigasi selesai. Warga di sekitar Jalan Parwasal dan Siantan Utara diminta tetap waspada dan memeriksa kondisi rumah masing-masing, terutama sumber listrik dan gas. Siapkan langkah evakuasi bila diperlukan, dan ikuti arahan petugas pemadam kebakaran. Kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di kawasan […]

  • Tindakan Tak Terpuji, Dosen UIM Makassar Dipecat Usai Viral Play Button

    Tindakan Tak Terpuji, Dosen UIM Makassar Dipecat Usai Viral

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    nulondalo.com-Universitas Islam Makassar (UIM) resmi memberhentikan dosennya, Amal Said alias AS, setelah aksinya meludahi kasir swalayan di Makassar viral di media sosial. Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV dan menuai kecaman publik. Insiden itu terjadi pada Rabu (24/12). Dalam video yang beredar, AS tampak meludahi kasir saat hendak membayar belanjaan. Aksi tersebut diduga dipicu teguran karena […]

  • Bappeda Gorontalo Gelar Seminar Akhir Kajian Usaha Tani Konservasi Jagung di Lahan Miring

    Bappeda Gorontalo Gelar Seminar Akhir Kajian Usaha Tani Konservasi Jagung di Lahan Miring

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo menggelar Seminar Akhir Kajian Potensi dan Dampak Sistem Usaha Tani Konservasi Jagung di Lahan Miring. Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi antara Bappeda Provinsi Gorontalo, Universitas Negeri Gorontalo (UNG), dan Universitas Ichsan Gorontalo ini berlangsung di Living Lab Fakultas Pertanian UNG pada Kamis (20/11/2025). kegiatan ini  dibuka oleh Kepala […]

  • PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah, Dorong Kemandirian Umat Lewat Ekonomi Syariah

    PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah, Dorong Kemandirian Umat Lewat Ekonomi Syariah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo resmi menggelar Pekan Ekonomi Syariah, Selasa (28/10/2025). Kegiatan ini berlangsung di pelataran Kantor PWNU Gorontalo, Jalan Samratulangi, Kelurahan Limba U1, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Acara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Pintraco, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) SulutGo, KNEX, Bank Indonesia, serta Pemerintah Provinsi Gorontalo […]

  • Deretan Bencana Awal Januari: Banjir Rendam NTB, Korban Tewas Banjir Bandang Sitaro Bertambah Jadi 17 Orang

    Deretan Bencana Awal Januari: Banjir Rendam NTB, Korban Tewas Banjir Bandang Sitaro Bertambah Jadi 17 Orang

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia dalam periode 7 Januari 2026 hingga 8 Januari 2026 pukul 07.00 WIB. Berdasarkan pemantauan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB, bencana yang terjadi masih didominasi oleh bencana hidrometeorologi basah, khususnya banjir. Banjir Rendam Sumbawa Barat Peristiwa banjir pertama […]

expand_less