Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan Gelar Aksi Desak Penindakan PETI di Botudulang

  • account_circle Rivaldi Bulilingo
  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
  • visibility 158
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan (AMPL) kembali menggelar aksi demonstrasi di depan Mako Polda Gorontalo pada Kamis, 11 September 2025. Aksi tersebut mengangkat isu maraknya praktik pertambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Botudulanga, Kabupaten Pohuwato.

Dalam aksinya, AMPL menyampaikan sejumlah tuntutan utama, salah satunya mendesak Kapolda Gorontalo untuk segera menangkap Daeng Baba dan Daeng Arif yang diduga sebagai aktor utama aktivitas tambang ilegal di kawasan tersebut.

Koordinator lapangan AMPL, Amat Lasimpala, menegaskan bahwa aksi ini bukan tanpa dasar.

“Aksi kami ini berdasarkan fakta di lapangan. Kami sudah melakukan survei dan menemukan sembilan unit alat berat milik Daeng Baba dan Daeng Arif yang sementara beroperasi di wilayah Botudulanga,” ujarnya.

Amat menambahkan, Kapolda Gorontalo harus menunjukkan ketegasan hukum.

“Kapolda Gorontalo harus tegas terhadap para pelaku PETI, khususnya dua aktor utama tersebut. Di sini kita ingin melihat sejauh mana supremasi hukum ditegakkan, apakah Kapolda berani atau tidak,” tegasnya.

AMPL juga berencana melanjutkan gerakan pada Senin mendatang sekaligus membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.

“Kami berdiri atas dasar hukum, yakni UU Nomor 4 Tahun 2009 Pasal 158 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Dengan itu, kami menegaskan laporan kami akan menyebutkan dua nama tersebut sebagai pelaku utama,” jelasnya.

Di akhir penyampaiannya, Amat menyoroti dampak serius aktivitas PETI terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Ia juga melayangkan kritik keras terhadap Kapolres Pohuwato.

“Kami akan terus melakukan pressure, karena dampak lingkungan dari PETI ini sangat parah bagi masyarakat. Kami juga mendesak Kapolda Gorontalo untuk segera mencopot Kapolres Pohuwato yang kami anggap gagal menegakkan supremasi hukum dan melakukan pembiaran terhadap praktik PETI di wilayahnya,” tutup Amat.

  • Penulis: Rivaldi Bulilingo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Bantah Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Sebut Bukan Kewenangan MK

    KPU Bantah Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Sebut Bukan Kewenangan MK

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    JAKARTA, NULONDALO.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menilai permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024 yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka bukan merupakan sengketa hasil pemilu yang menjadi kewenangan Mahkamah Konstitusi (MK). Hal tersebut disampaikan KPU dalam sidang pemeriksaan perkara Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 di Ruang Sidang Pleno MK, Jakarta, Rabu (23/9/2026). […]

  • Tonggeyamo: Cara Gorontalo Menyambut Puasa

    Tonggeyamo: Cara Gorontalo Menyambut Puasa

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Dr. Husin Ali
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Refleksi Antropologis tentang Perbedaan, Kesepakatan, dan Kedewasaan Beragama Setiap Ramadhan selalu diawali oleh satu pertanyaan yang terdengar sederhana, tetapi sesungguhnya menyimpan kegelisahan yang dalam: kapan kita mulai berpuasa? Pertanyaan ini bukan semata soal tanggal, melainkan tentang ketenangan batin, rasa aman dalam beribadah, dan kerinduan untuk menjalani waktu suci secara bersama. Dari tahun ke tahun, saya […]

  • Setan Diikat, Fraud Berlanjut?

    Setan Diikat, Fraud Berlanjut?

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak
    • visibility 507
    • 0Komentar

    Konon, setiap Ramadhan setan-setan dibelenggu. Informasi ini begitu populer, bahkan lebih populer daripada promo diskon sirup menjelang buka puasa. Tapi pertanyaannya, kalau setan sudah diikat, kenapa praktik fraud masih saja merajalela? Apakah setannya lolos dari sistem pengendalian internal? Atau jangan-jangan, yang perlu diaudit bukan setan, tapi niat dan sistem kita? Dalam tradisi pesantren ala Nahdlatul […]

  • Bagaimana jika Ramadan Bukan Bulan yang Paling Istimewa?

    Bagaimana jika Ramadan Bukan Bulan yang Paling Istimewa?

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 463
    • 0Komentar

    Adagium bahwa Ramadan sebagai bulan yang paling agung dalam Islam merupakan klaim yang diyakini mayoritas umat Islam dunia, tak terkecuali di Indonesia. Diyakini sebagai bulan paling agung lantaran Ramadan adalah bulan wajib untuk berpuasa selama sebulan; diturunkannya Al-Quran (Syahr Ramadan); namanya diabadikan di dalam al-Quran (Qs. 2: 185); bahkan pada bulan ini ada peristiwa Laylahal-Qadr (Qs. 30: 97) yang […]

  • Ketum PSI Nusa Tenggara Barat, Resmi Diangkat Sebagai Dewan Pembina DPW GENINUSA NTB

    Ketum PSI Nusa Tenggara Barat, Resmi Diangkat Sebagai Dewan Pembina DPW GENINUSA NTB

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Ahamd Ziadi dinilai layak menjadi dewan pembina Gerakan SantriPreuner Nusantara (GENINUSA) Nusa Tenggara Barat, Ahamd Ziadi adalah tokoh berpengaruh yang saat ini menjabat sebagai ketua umum PSI Nusa tenggara Barat. Keputusan ini diambil dalam Momentum silaturahmi pengurus yang digelar pada Selasa, 20 Mei 2025. Pengangkatan Ahamd Ziadi sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran GENINUSA NTB […]

  • Rencana Industri Panas Bumi di Halmahera Barat, Ketua SEMA-HABAR : Saya Menyarankan Pemda dan DPRD Untuk Mengkaji Ulang

    Rencana Industri Panas Bumi di Halmahera Barat, Ketua SEMA-HABAR : Saya Menyarankan Pemda dan DPRD Untuk Mengkaji Ulang

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Nulondalo – Riwan Basir, Ketua Umum Sentral Mahasiswa Halmahera Barat (SEMA-HABAR) menyampaikan pandangannya soal rencana masuknya industri panas bumi di kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Ia menilai, meskipun industri ini berpotensi meningkatkan pendapatan daerah, pemerintah daerah harus mempertimbangkan dampak negatifnya terhadap lingkungan dan masyarakat. “Saat ini, Halmahera Barat mengalami tekanan ekonomi dengan pendapatan APBD yang […]

expand_less