Breaking News
light_mode
Trending Tags

Aktivis Bakal menggelar Aksi Demo, Desak Kejati dan Polda Gorontalo Tangkap Wahyudin Moridu

  • account_circle Rivaldi Bulilingo
  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
  • visibility 70
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gelombang kritik terhadap praktik korupsi di tubuh elit politik Gorontalo semakin menguat. Aktivis muda Gorontalo, Kevin Lapendos, dengan lantang meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Polda Gorontalo segera mengambil langkah hukum tegas terhadap Wahyudin Moridu, anggota legislatif Provinsi Gorontalo dari fraksi PDIP, yang diduga kuat terlibat dalam praktik korupsi saat masih menjabat sebagai anggota DPRD Boalemo pada periode 2020–2022.

Kevin menegaskan bahwa dugaan ini bukan sekadar isu liar. Ia mengaitkan dengan pernyataan kontroversial Wahyudin Moridu dalam sebuah video yang viral di media sosial, di mana dirinya dengan enteng mengucapkan kalimat “merampok uang negara”. Bagi Kevin, ucapan itu bukan sekadar candaan, melainkan cermin dari praktik busuk yang kerap disembunyikan oleh para elit.

“Ketika seorang pejabat publik dengan mudah menyebut frasa merampok uang negara, maka patut diduga bahwa pernyataan itu lahir dari pengalaman nyata, bukan sekadar lelucon politik. Apa yang dia katakan harus dianggap sebagai petunjuk awal bahwa telah terjadi penyalahgunaan wewenang,” tegas Kevin Lapendos.

Ia juga menyoroti lemahnya keberanian aparat hukum di Gorontalo dalam menangani kasus yang melibatkan figur-figur politik berpengaruh. Menurutnya, kondisi ini berbahaya karena menumbuhkan persepsi publik bahwa hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

“Rakyat kecil yang mencuri cokelat di minimarket bisa langsung dihukum. Namun, seorang pejabat yang diduga merampok uang negara miliaran rupiah justru masih bebas berkeliaran dan menikmati jabatan politik. Jika ini terus dibiarkan, maka institusi hukum kita hanya akan jadi bahan olok-olok rakyat,” ungkap Kevin dengan nada tajam.

Kevin juga menekankan bahwa praktik korupsi yang dilakukan pejabat publik bukan hanya soal kerugian negara, tetapi juga kejahatan moral yang menghancurkan kepercayaan masyarakat. Ia menyebut, korupsi adalah akar dari kemiskinan dan ketidakadilan sosial yang hingga kini masih membelenggu rakyat Gorontalo.

“Jangan lupa, korupsi itu bukan sekadar angka di atas kertas. Itu sama saja dengan merampas hak pendidikan anak-anak, mematikan pelayanan kesehatan masyarakat, hingga membuat rakyat miskin semakin terhimpit. Jika benar Wahyudin Moridu terlibat, maka dia bukan sekadar koruptor, melainkan perampok masa depan rakyat Boalemo,” tutur Kevin.

Lebih jauh, aktivis muda itu mengingatkan bahwa Kejati dan Polda Gorontalo sedang berada di bawah sorotan publik. Ia menegaskan, ketidakseriusan aparat dalam menindak kasus ini akan menambah daftar panjang dugaan “tebang pilih” hukum di daerah.

“Kejati dan Polda harus berani membuktikan bahwa hukum tidak bisa dibeli oleh politisi busuk. Jangan sampai masyarakat melihat penegakan hukum hanya sebatas sandiwara, di mana kasus yang menjerat pejabat hanya digoreng sebentar lalu hilang tanpa kabar, contoh kasus dugaan korupsi yang sementara di tangani Kejari Boalemo dan menyangkut keterlibatan Wahyudin Moridu tapi kemudian terkesan lamban” tambahnya.

Kevin bahkan menegaskan kesiapan dirinya bersama aliansi pemuda dan mahasiswa untuk turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi besar-besaran bila penanganan kasus ini dibiarkan menggantung tanpa kejelasan.

“Korupsi adalah kejahatan luar biasa, maka penindakannya pun harus luar biasa, Kami punya data sebagai landasan bukti kami. Jika aparat hukum diam, maka kami akan menjadi suara lantang di jalanan. Kami tidak akan membiarkan rakyat Gorontalo terus menjadi korban kerakusan pejabat,” pungkas Kevin

  • Penulis: Rivaldi Bulilingo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa KKN Desa Boidu Edukasi Masyarakat tentang Teknologi Climate Smart Agriculture

    Mahasiswa KKN Desa Boidu Edukasi Masyarakat tentang Teknologi Climate Smart Agriculture

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Mahasiswa KKN Tematik Tahap II Desa Boidu melaksanakan program kerja yang memanfaatkan teknologi Climate Smart Agriculture. Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat Desa Boidu, khususnya Sanggar Tani pada hari Selasa (9/9/2025). Koordinator desa Nabil murtono menyampaikan bahwa Tujuan kegiatan ini di buat untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan teknologi untuk mengurangi […]

  • Pemkab Maros Segarkan Birokrasi, A. Abbas Maskur Resmi Nahkodai Dinas Perhubungan

    Pemkab Maros Segarkan Birokrasi, A. Abbas Maskur Resmi Nahkodai Dinas Perhubungan

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros– Pemerintah Kabupaten Maros kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik. Melalui perombakan jabatan struktural, Pemkab Maros melakukan penyegaran organisasi sebagai langkah strategis untuk memperkuat kinerja pemerintahan daerah. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros, Senin (5/1/2025), dan dihadiri oleh jajaran pejabat […]

  • Pemkot Gorontalo Larang Petasan Saat Malam Tahun Baru 2026

    Pemkot Gorontalo Larang Petasan Saat Malam Tahun Baru 2026

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Pemerintah Kota Gorontalo secara resmi melarang penggunaan petasan saat perayaan malam pergantian tahun 2025 ke 2026. Larangan tersebut ditegaskan langsung oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea. Pernyataan itu disampaikan Wali Kota Adhan saat diwawancarai pewarta usai apel malam pada kegiatan wisata akhir tahun yang digelar Pemkot Gorontalo di Pantai Bolihutuo, Kecamatan Botumoito, Kabupaten […]

  • Bupati Gorontalo Utara Buka Perkemahan Pramuka di Sumalata

    Bupati Gorontalo Utara Buka Perkemahan Pramuka di Sumalata

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Ketua Majelis Pembina Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, yang juga menjabat sebagai Bupati Gorontalo Utara, membuka secara resmi Perkemahan Tingkat Kwartir Ranting di Kecamatan Sumalata, Minggu (10/8/2025). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-64 Gerakan Pramuka. Dalam sambutannya, Thariq menyebut perkemahan menjadi wadah pendidikan, rekreasi, dan permainan. “Ketiga […]

  • Titik Nadir Gorontalo Vs BSG: Fokus Rebut Kuasa, Bukan Bank Baru!

    Titik Nadir Gorontalo Vs BSG: Fokus Rebut Kuasa, Bukan Bank Baru!

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Saat ini di kancah global kita menyaksikan dinamika perang dagang antara kekuatan besar seperti Amerika Serikat dan Tiongkok, di mana kebijakan proteksionis dan persaingan sengit mewarnai hubungan ekonomi. Di tingkat regional, dinamika serupa tampaknya terjadi dalam hubungan antara Gorontalo dan Bank SulutGo (BSG). Isu keputusan Gorontalo untuk mempertimbangkan keluar dari struktur pemegang saham BSG dan […]

  • Butuhkah Peningkatan SDM di Gorontalo?

    Butuhkah Peningkatan SDM di Gorontalo?

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Peningkatan Sumber Daya Manusia menjadi isu yang sangat krusial untuk didiskusikan, apalagi peningkatan Sumber Daya Manusia menjadi program unggulan Gubernur Provinsi Gorontalo dengan dalih meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan provinsi Gorontalo, yang menjadi pertanyaannya adalah apakah dengan peningkatan Sumber Daya Manusia yang akan dilakukan melalui program pemberian beasiswa terhadap putra daerah untuk melanjutkan pendidikan ke luar […]

expand_less