Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Aktivis Bakal menggelar Aksi Demo, Desak Kejati dan Polda Gorontalo Tangkap Wahyudin Moridu

  • account_circle Rivaldi Bulilingo
  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
  • visibility 175
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gelombang kritik terhadap praktik korupsi di tubuh elit politik Gorontalo semakin menguat. Aktivis muda Gorontalo, Kevin Lapendos, dengan lantang meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Polda Gorontalo segera mengambil langkah hukum tegas terhadap Wahyudin Moridu, anggota legislatif Provinsi Gorontalo dari fraksi PDIP, yang diduga kuat terlibat dalam praktik korupsi saat masih menjabat sebagai anggota DPRD Boalemo pada periode 2020–2022.

Kevin menegaskan bahwa dugaan ini bukan sekadar isu liar. Ia mengaitkan dengan pernyataan kontroversial Wahyudin Moridu dalam sebuah video yang viral di media sosial, di mana dirinya dengan enteng mengucapkan kalimat “merampok uang negara”. Bagi Kevin, ucapan itu bukan sekadar candaan, melainkan cermin dari praktik busuk yang kerap disembunyikan oleh para elit.

“Ketika seorang pejabat publik dengan mudah menyebut frasa merampok uang negara, maka patut diduga bahwa pernyataan itu lahir dari pengalaman nyata, bukan sekadar lelucon politik. Apa yang dia katakan harus dianggap sebagai petunjuk awal bahwa telah terjadi penyalahgunaan wewenang,” tegas Kevin Lapendos.

Ia juga menyoroti lemahnya keberanian aparat hukum di Gorontalo dalam menangani kasus yang melibatkan figur-figur politik berpengaruh. Menurutnya, kondisi ini berbahaya karena menumbuhkan persepsi publik bahwa hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

“Rakyat kecil yang mencuri cokelat di minimarket bisa langsung dihukum. Namun, seorang pejabat yang diduga merampok uang negara miliaran rupiah justru masih bebas berkeliaran dan menikmati jabatan politik. Jika ini terus dibiarkan, maka institusi hukum kita hanya akan jadi bahan olok-olok rakyat,” ungkap Kevin dengan nada tajam.

Kevin juga menekankan bahwa praktik korupsi yang dilakukan pejabat publik bukan hanya soal kerugian negara, tetapi juga kejahatan moral yang menghancurkan kepercayaan masyarakat. Ia menyebut, korupsi adalah akar dari kemiskinan dan ketidakadilan sosial yang hingga kini masih membelenggu rakyat Gorontalo.

“Jangan lupa, korupsi itu bukan sekadar angka di atas kertas. Itu sama saja dengan merampas hak pendidikan anak-anak, mematikan pelayanan kesehatan masyarakat, hingga membuat rakyat miskin semakin terhimpit. Jika benar Wahyudin Moridu terlibat, maka dia bukan sekadar koruptor, melainkan perampok masa depan rakyat Boalemo,” tutur Kevin.

Lebih jauh, aktivis muda itu mengingatkan bahwa Kejati dan Polda Gorontalo sedang berada di bawah sorotan publik. Ia menegaskan, ketidakseriusan aparat dalam menindak kasus ini akan menambah daftar panjang dugaan “tebang pilih” hukum di daerah.

“Kejati dan Polda harus berani membuktikan bahwa hukum tidak bisa dibeli oleh politisi busuk. Jangan sampai masyarakat melihat penegakan hukum hanya sebatas sandiwara, di mana kasus yang menjerat pejabat hanya digoreng sebentar lalu hilang tanpa kabar, contoh kasus dugaan korupsi yang sementara di tangani Kejari Boalemo dan menyangkut keterlibatan Wahyudin Moridu tapi kemudian terkesan lamban” tambahnya.

Kevin bahkan menegaskan kesiapan dirinya bersama aliansi pemuda dan mahasiswa untuk turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi besar-besaran bila penanganan kasus ini dibiarkan menggantung tanpa kejelasan.

“Korupsi adalah kejahatan luar biasa, maka penindakannya pun harus luar biasa, Kami punya data sebagai landasan bukti kami. Jika aparat hukum diam, maka kami akan menjadi suara lantang di jalanan. Kami tidak akan membiarkan rakyat Gorontalo terus menjadi korban kerakusan pejabat,” pungkas Kevin

  • Penulis: Rivaldi Bulilingo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marketing Diduga Gelapkan Uang Konsumen Rp6,8 Juta, Pengembang Alam Indah Land Hanya Siap Kembalikan Rp1 Juta, Tanggung Jawab Dipertanyakan

    Marketing Diduga Gelapkan Uang Konsumen Rp6,8 Juta, Pengembang Alam Indah Land Hanya Siap Kembalikan Rp1 Juta, Tanggung Jawab Dipertanyakan

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Nulondalo.Com, MAROS – Dugaan penggelapan dana calon konsumen di Perumahan Alam Indah Land, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, semakin menjadi sorotan. Seorang calon pembeli rumah mengaku mengalami kerugian hingga Rp6.815.000 setelah uang yang disetorkannya kepada seorang oknum marketing diduga dibawa kabur. Di sisi lain, sikap pengembang yang menyatakan hanya bersedia mengembalikan uang tanda jadi sebesar Rp1 […]

  • Kadis Pendidikan Maros Resmikan SDN 215 Inpres Taipa, Sekolah Berbasis Karakter dan Life Skill

    Kadis Pendidikan Maros Resmikan SDN 215 Inpres Taipa, Sekolah Berbasis Karakter dan Life Skill

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti SDN 215 Inpres Taipa, Dusun Taipa, Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, saat bangunan sekolah yang telah lama dinantikan akhirnya diresmikan, baru-baru ini. Peresmian tersebut langsung dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, Andi Wandi Bangsawan Putra Patabai, S.STP., MM, disaksikan para guru se-Kecamatan Maros Baru, jajaran Dinas […]

  • Komitmen Melayani: Kelurahan Baji Pamai Bagikan Beras dan Minyak Goreng kepada Warga

    Komitmen Melayani: Kelurahan Baji Pamai Bagikan Beras dan Minyak Goreng kepada Warga

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 439
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Maros— Pemerintah Kelurahan Baji Pamai Kecamatan Maros Baru kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat. Kelurahan Baji Pamai menyalurkan bantuan pangan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng kepada warga. Bantuan ini merupakan program dari Kementerian Sosial RI dan dibagikan langsung di kantor kelurahan. Pada penyaluran kali ini, bantuan didistribusikan ke warga […]

  • Menuju Bank Gorontalo: Mungkinkah Pisah dari Bank SulutGo?

    Menuju Bank Gorontalo: Mungkinkah Pisah dari Bank SulutGo?

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Rencana pembentukan Bank Gorontalo kembali mencuat ke permukaan. Gagasan ini sebenarnya bukan hal baru, namun perdebatan soal peluang dan tantangannya kini semakin menarik untuk dikaji secara lebih serius. Bank SulutGo sendiri memiliki sejarah panjang. Didirikan pertama kali pada 1961 dengan nama PT. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara, bank ini lahir sebagai instrumen perbankan daerah untuk […]

  • Ma’ruf Amin Pilih Istirahat, PKB Serahkan Dewan Syura ke KH Manarul Hidayah

    Ma’ruf Amin Pilih Istirahat, PKB Serahkan Dewan Syura ke KH Manarul Hidayah

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 181
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menunjuk KH Manarul Hidayah sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua Dewan Syura PKB, menggantikan KH Ma’ruf Amin yang memutuskan mundur dari jabatannya. “Ketua Dewan Syura PKB sekarang dijabat oleh pelaksana tugas. Pelaksana tugasnya adalah K.H. Manarul Hidayah,” ujar […]

  • Pariwisata Bersinar: Bersih dari Narkoba dan Sampah

    Pariwisata Bersinar: Bersih dari Narkoba dan Sampah

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah mencanangkan gerakan Pariwisata Gorontalo Bersinar, sebuah kegiatan untuk mewujudkan destinasi wisata yang bersih dari narkoba dan bebas dari sampah. Kegiatan ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) dan dilaksanakan bersamaan dengan Car Free Day di sepanjang Jalan Panjaitan, Kota Gorontalo, Minggu (6/7/2025). “Gerakan Pariwisata Bersih Tanpa Narkoba ini […]

expand_less