Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kader PMII Kota Gorontalo Tegaskan Komitmen Kawal Isu Daerah Hingga ke Tingkat Pusat 

  • account_circle Rivaldi Bulilingo
  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
  • visibility 94
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Gorontalo kembali menunjukkan sikap kritisnya terhadap persoalan-persoalan serius yang menghantui daerah. Salah satu aktivisnya, Sandri atau yang lebih akrab disapa Kevin Lapendos, menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis depan dalam mengawal isu-isu strategis, mulai dari dugaan tindak pidana korupsi, pertambangan ilegal, hingga persoalan tata kelola sumber daya alam.

Kevin Lapendos, yang selama ini dikenal aktif mengangkat problematika lokal, menyebutkan bahwa Gorontalo bukan hanya menghadapi tantangan pembangunan, tetapi juga praktik-praktik penyimpangan yang berpotensi merugikan masyarakat luas. Kasus pertambangan emas ilegal, peredaran batu hitam, hingga dugaan praktik korupsi yang diduga melibatkan sejumlah figur politik daerah, menurutnya, telah menjadi persoalan akut yang harus segera ditangani secara serius oleh aparat penegak hukum.

“Saya tidak akan berhenti pada level advokasi lokal semata. Saya dan sahabat PMII Kota Gorontalo berkomitmen untuk membawa segala data dan temuan yang sudah kami kantongi ke pusat, tepatnya ke Mabes Polri, Kejaksaan Agung, KPK, hingga kementerian terkait. Kami tidak ingin isu-isu ini hanya berhenti sebagai wacana di daerah, tapi harus ada intervensi hukum dan kebijakan langsung dari pusat,” tegas Kevin Lapendos.

Langkah ini, menurutnya, bukan sekadar gertakan moral. Ia menegaskan bahwa Kader PMII Kota Gorontalo telah mengumpulkan data yang cukup kuat dan komprehensif mengenai berbagai persoalan. Data tersebut nantinya akan menjadi bahan resmi advokasi dan pelaporan, dengan tujuan mendorong penegakan hukum yang transparan, adil, serta tidak pandang bulu.

Komitmen itu akan direalisasikan bulan depan, di mana Kevin sebagai kader PMII Kota Gorontalo akan menyiapkan langkah strategis untuk mengintervensi isu-isu tersebut melalui jalur hukum dan kebijakan di tingkat nasional. “Kami sadar bahwa perlawanan terhadap mafia tambang, oknum pejabat korup, maupun pengusaha nakal bukanlah hal mudah. Namun mahasiswa tidak boleh takut. Kami akan terus mengawal kepentingan rakyat, apapun risikonya,” ujarnya dengan tegas.

Kevin menilai, lemahnya pengawasan aparat di daerah serta adanya dugaan keterlibatan aktor-aktor berpengaruh dalam kasus-kasus tersebut menjadi alasan mengapa data advokasi harus segera diteruskan ke lembaga pusat. Dengan begitu, diharapkan ada penanganan yang lebih objektif, bebas dari intervensi lokal, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

Langkah yang digagas kader PMII Kota Gorontalo Kevin Lapendos ini sekaligus menjadi sinyal bahwa gerakan mahasiswa tetap konsisten menjaga marwah kritisisme. Mereka tidak ingin mahasiswa hanya dijadikan penonton di tengah derasnya praktik penyimpangan yang terjadi, melainkan harus menjadi garda terdepan dalam mengawal keadilan sosial.

“Ini adalah bagian dari jihad intelektual dan moral mahasiswa. Kami tidak mencari panggung, kami hanya ingin memastikan bahwa suara rakyat kecil tidak dikubur oleh kepentingan elite. Bulan depan adalah momentum kami membawa perlawanan ini lebih jauh, dari Gorontalo menuju Jakarta, dari jalanan menuju meja pengambil keputusan,” pungkas Kevin Lapendos.

  • Penulis: Rivaldi Bulilingo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Maros Segarkan Birokrasi, A. Abbas Maskur Resmi Nahkodai Dinas Perhubungan

    Pemkab Maros Segarkan Birokrasi, A. Abbas Maskur Resmi Nahkodai Dinas Perhubungan

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros– Pemerintah Kabupaten Maros kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik. Melalui perombakan jabatan struktural, Pemkab Maros melakukan penyegaran organisasi sebagai langkah strategis untuk memperkuat kinerja pemerintahan daerah. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros, Senin (5/1/2025), dan dihadiri oleh jajaran pejabat […]

  • IKAMI Sulsel Gelar Sarasehan Ramadan di Istiqlal, Perkuat Solidaritas Diaspora Bugis-Makassar photo_camera 2

    IKAMI Sulsel Gelar Sarasehan Ramadan di Istiqlal, Perkuat Solidaritas Diaspora Bugis-Makassar

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 153
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Jakarta-Suasana Ramadan yang penuh berkah terasa hangat di Aula PKUMI, Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Lebih dari 200 peserta yang terdiri dari politisi, akademisi, pengusaha, ulama, serta mahasiswa asal Sulawesi Selatan di DKI Jakarta berkumpul dalam kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar IKAMI Sulsel. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan santunan kepada […]

  • Covid-19 dan “Matinya” Agama

    Covid-19 dan “Matinya” Agama

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2020
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Corona Virus Disease (Covid-19) di Indonesia telah menyerang banyak jiwa manusia. Tidak mengenal yang tua maupun yang muda, laki-laki atau perempuan, bahkan anak-anak ikut menjadi korban dari ganasnya virus ini. Negara“kewalahan” melawan serangan virus corona. Beberapa program telah diberlakukan oleh pemerintah untuk menangani dan memutus mata rantai penyebaran virus yang mematikan ini. Sebut saja physical distancing (jaga jarak), […]

  • Wajar Tapi Palsu

    Wajar Tapi Palsu

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 465
    • 0Komentar

    Gus Dur pernah bilang, “Yang lebih lucu dari politik adalah orang yang menganggap politik itu serius.” Dalam konteks audit negara, barangkali yang lebih lucu dari korupsi adalah keyakinan bahwa WTP berarti pemerintah sudah beres. WTP itu sebenarnya sederhana: laporan keuangan tidak melanggar SAP. Titik. Tapi di negeri ini, WTP diperlakukan seperti air zam-zam—disiramkan ke mana-mana […]

  • Reinterpretasi Sejarah 22 Desember: Dari Hari Perempuan Menjadi Perayaan Ibu

    Reinterpretasi Sejarah 22 Desember: Dari Hari Perempuan Menjadi Perayaan Ibu

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Adythia Al Ghozaly
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Oleh: Adythia Al Ghozaly Kaempe, S.H   Setiap 22 Desember, kita disuguhi narasi nasional yang menyesatkan: peringatan “Hari Ibu” seolah menjadi satu-satunya representasi perempuan. Padahal, lebih dari sembilan dekade silam, perempuan-perempuan Nusantara berkumpul dalam Kongres Perempuan 1928, menuntut hak politik, kebebasan, pendidikan, dan pengakuan sosial yang setara. Namun, patriarki dengan cerdik merampas tanggal itu, membungkusnya […]

  • Marhaban Ya Ramadhan

    Marhaban Ya Ramadhan

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Ilham Sopu 
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Dalam salah satu bukunya yang masuk kategori best seller yakni Lentera Al-Qur’an, kisah dan hikmah kehidupan, salah satu tema yang dikupas Prof Quraish adalah menyangkut ramadhan. Ada dua kata yang digunakan untuk menyambut tamu yang datang, yakni marhaban dan ahlan wa sahlan, keduanya berarti selamat datang, tapi beda dalam penggunaan kalimat tersebut. Menurut Prof Quraish, […]

expand_less