Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ukhuwah Dimulai dari Dalam: Sindiran Gus Mus dan Cermin bagi NU Hari Ini

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • visibility 143
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Salah satu pesan mendalam yang pernah disampaikan KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) kembali relevan untuk direnungkan hari ini. Dengan gaya khasnya yang lembut, puitis, namun tajam, Gus Mus mengingatkan bahwa ukhuwah tidak bisa dibangun dengan teriakan, melainkan dengan keteladanan dan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan itu sederhana, tetapi menggelitik: bagaimana mungkin seseorang berbicara tentang ukhuwah Islamiyah, bahkan ukhuwah basyariyah, jika ukhuwah di lingkup paling dekat, yakni sesama warga Nahdlatul Ulama masih sulit terwujud? Jika di internal NU saja masih saling berkelahi, saling mencopot, dan enggan duduk bersama, maka seruan persaudaraan universal berisiko tinggal jargon.

Logika itu terasa gamblang. Ukhuwah Nahdliyah adalah fondasi. Bila fondasi ini rapuh, ukhuwah Islamiyah sulit ditegakkan. Dan tanpa ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan basyariyah pun akan kehilangan pijakan. Gus Mus, melalui sindirannya, seolah menegaskan bahwa persaudaraan harus dimulai dari lingkaran paling dekat sebelum diperluas ke lingkaran yang lebih besar.

Kondisi tersebut terasa relevan dengan dinamika internal NU hari ini. Konflik di tubuh kepengurusan PBNU menyita perhatian publik. Di satu sisi, ada pihak yang mendorong islah, tabayun, dan musyawarah, dan hal itu telah nilai-nilai yang sejak lama menjadi tradisi NU. Di sisi lain, ajakan duduk bersama kerap berujung penolakan, alasan kesibukan, atau pembenaran sepihak. Iktikad baik untuk merawat kebersamaan pun dipertanyakan.

Tradisi NU sejatinya mengedepankan klarifikasi, bukan tuduhan; mengutamakan musyawarah, bukan pemaksaan. Karena itu, munculnya praktik saling memecat di internal kepengurusan terasa janggal dan menyisakan keprihatinan. NU bukan perusahaan yang semata diatur dengan logika manajerial, melainkan jam’iyah keagamaan yang hidup dari nilai khidmah, ketulusan, dan adab.

Sindiran Gus Mus menjadi cermin: jangan terlalu sibuk mengoreksi orang lain, sementara ego diri sendiri tak pernah disentuh. Jangan lantang menyerukan ukhuwah basyariyah, tetapi gagal mengendalikan ego dalam lingkup persaudaraan terdekat. Ukhuwah bukan soal klaim, melainkan soal sikap.

Pada titik ini, yang dibutuhkan bukan sekadar pernyataan, melainkan perenungan dan introspeksi. Tugas utama warga dan pengurus NU adalah menjaga dan merawat jam’iyah agar tetap utuh, bukan menambah luka dengan ego sektoral dan klaim kebenaran sepihak.

Mungkin inilah pesan paling penting dari sindiran Gus Mus: ukhuwah dimulai dari dalam diri, lalu dari rumah sendiri. Tanpa itu, semua seruan persaudaraan hanya akan berhenti sebagai kata-kata—indah didengar, tetapi hampa makna.

  • Penulis: Djemi Radji
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perguruan Tinggi Lokal Terpinggirkan, Pembangunan SDM Hanya Retorika?

    Perguruan Tinggi Lokal Terpinggirkan, Pembangunan SDM Hanya Retorika?

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Dalam berbagai pidato, dokumen perencanaan pembangunan, maupun visi-misi kepala daerah di Bolaang Mongondow Raya (BMR), pembangunan sumber daya manusia (SDM) seringkali menjadi narasi utama. Frasa seperti “menyiapkan generasi emas”, “mendorong kualitas pendidikan”, atau “membangun SDM unggul” kerap terdengar dalam forum-forum resmi. Namun, jika kita mengarahkan pandangan lebih dekat ke kondisi nyata pendidikan tinggi di daerah […]

  • IDE Indonesia Chapter Kota Bandung Gelar Pelantikan, Simposium dan Launching Store of IDE

    IDE Indonesia Chapter Kota Bandung Gelar Pelantikan, Simposium dan Launching Store of IDE

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Institute of Democracy and Education (IDE) Indonesia Chapter Kota Bandung sukses menyelenggarakan pelantikan pengurus baru, simposium, serta launching Store of IDE yang digelar di Auditorium Balai Kota Bandung pada 15 Maret 2025. Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pemuda sebagai motor penggerak perubahan sosial di Kota Bandung. Pelantikan dipimpin oleh Ketua Umum IDE […]

  • NU dan PR Kesenjangan Kultur dan Struktur (Bagian 1)

    NU dan PR Kesenjangan Kultur dan Struktur (Bagian 1)

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Abdullah Aniq Nawawi
    • visibility 712
    • 0Komentar

    Bukan rahasia umum bahwa di dalam Nahdlatul Ulama terdapat dua lapisan keanggotaan yang sering disebut sebagai NU struktural dan NU kultural. Yang pertama adalah NU struktural, yaitu mereka yang berada dalam kepengurusan organisasi secara formal. Kelompok ini biasanya menjadi representasi resmi NU dalam berbagai agenda kelembagaan, seperti pertemuan resmi, surat-menyurat, maupun kegiatan organisasi lainnya. NU […]

  • Respon Cepat Gempa Sulut, Rumah Zakat Kirim Relawan ke Wilayah Terdampak

    Respon Cepat Gempa Sulut, Rumah Zakat Kirim Relawan ke Wilayah Terdampak

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 213
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Merespons gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara, Rumah Zakat bergerak cepat dengan menerjunkan tim relawan ke lokasi terdampak, Jumat (3/4/2026). Tim respon kemanusiaan dipimpin oleh Koordinator Relawan Rumah Zakat Gorontalo, Sandy Syafrudin Nina, yang telah berangkat sejak pukul 07.00 WITA dari Gorontalo. Dengan estimasi perjalanan darat sekitar delapan jam, […]

  • Petuah yang Disangka Mantra

    Petuah yang Disangka Mantra

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Suaib Prawono
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Saya masih ingat betul suasana Kongres Kedua Rakyat Mandar di Assamalebuang, Majene, sekitar tahun 2002 silam. Di tengah ruangan yang hening, budayawan Mandar; Muis Mandra yang kala itu tampil sebagai pembicara menyampaikan sebuah pasang (petuah). Dengan suara yang menggelegar, ia melafalkan petuah leluhur Mandar yang terdengar begitu sakral hingga membuat para peserta terpesona. Petuah itu […]

  • Koordinator Bidang Pendidikan dan Ekonomi DPP GENINUSA: Efisiensi Anggaran Tidak Harus Mengorbankan Lembaga Strategis

    Koordinator Bidang Pendidikan dan Ekonomi DPP GENINUSA: Efisiensi Anggaran Tidak Harus Mengorbankan Lembaga Strategis

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Presiden Republik Indonesia, pada 22 Januari 2025 yang lalu telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, yang berfokus pada efisiensi belanja dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025. Inpres tersebut menyasar sejumlah kementerian di Kabinet Merah Putih, termasuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan […]

expand_less