Prabowo Kelakar PKB “Harus Diawasi”, Cak Imin: Itu Bercanda
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
- visibility 60
- print Cetak

Presiden Prabowo Subianto memberikan pembuka taklimat awal dalam retret 2026 yang berlangsung di Kompleks Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa, 6 Januari. (doc. Biro Pers Sekretarian Presiden)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan soliditas koalisi partai pendukung pemerintah saat menyampaikan taklimat awal tahun 2026 dalam sesi pembuka retret Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/1/2026), dikutip nulondalo.com
Dalam suasana santai, Prabowo sempat melontarkan kelakar dengan menyebut Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) “harus diawasi terus”.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo di hadapan para ketua umum partai politik pendukung pemerintah yang hadir dalam forum tersebut.
“Di sini koalisi kita kuat ya? Ketua-ketua partai semua ada di sini ya? Ada. Ketua PKB ada? Oh, kayak Pak PKB yang harus diawasi terus nih,” ujar Prabowo seraya menutup sesi taklimatnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa pernyataan Presiden Prabowo tidak memiliki maksud politis tertentu dan disampaikan dalam konteks bercanda.
“Ya bercanda, bercanda,” ujar Muhaimin seusai mengikuti retret jilid kedua Kabinet Merah Putih di kediaman pribadi Presiden Prabowo, Selasa malam, dikutip dari antaranews, (8/1/2026)
Muhaimin yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat membantah anggapan bahwa kelakar tersebut merupakan sinyal kekhawatiran terhadap manuver politik PKB ke depan.
Menurutnya, candaan semacam itu kerap terjadi dalam suasana informal antarelite politik. “Nggak, nggak, nggak. Bercanda, begitu-begitu biasalah,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, pada Pilpres 2024 Prabowo Subianto berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka dan berhadapan dengan pasangan Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar serta Ganjar Pranowo–Mahfud MD. Pasangan Anies–Muhaimin saat itu diusung oleh PKB, PKS, dan NasDem.
Namun, pasca Pilpres 2024 yang dimenangkan pasangan Prabowo–Gibran, PKB bersama PKS dan NasDem menyatakan bergabung dan mendukung pemerintahan Presiden Prabowo.
PKB juga memperoleh jatah kursi menteri dalam Kabinet Merah Putih, termasuk Muhaimin Iskandar yang kini menjabat sebagai menteri koordinator.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Djemi Radji

Saat ini belum ada komentar