Breaking News
light_mode
Trending Tags

Perjalanan Spiritual Nabi

  • account_circle Ilham Sopu
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • visibility 211
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kita kini berada di penghujung bulan Rajab, bulan ketujuh dalam kalender Hijriah, sebuah bulan yang dimuliakan dan sarat dengan pesan persiapan ruhani. Dalam satu riwayat disebutkan bahwa Rajab adalah bulan menanam, Sya‘ban bulan menyiram dan memelihara, sementara Ramadhan adalah bulan memetik hasil. Maka, akhir Rajab seharusnya menjadi ruang muhasabah: sejauh mana benih-benih kebaikan telah kita tanam, dan apakah ia cukup kuat untuk dirawat hingga Ramadhan tiba.

Di bulan Rajab pula terjadi salah satu peristiwa paling monumental dalam sejarah Islam, yakni Isra dan Mi‘raj Nabi Muhammad saw. Sebuah perjalanan spiritual yang melampaui batas nalar manusia, karena yang menjadi penggeraknya adalah Tuhan sendiri. Nabi diperjalankan pada suatu malam untuk diperlihatkan tanda-tanda kebesaran-Nya, sebagai penguatan batin di tengah tekanan dan ujian berat yang beliau alami.

Perjalanan ini terdiri dari dua dimensi: perjalanan horizontal (Isra), dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsha di Palestina, dan perjalanan vertikal (Mi‘raj), dari Masjidil Aqsha menuju Sidrat al-Muntaha di langit ketujuh. Dua perjalanan ini bukan semata perpindahan ruang, tetapi simbol penyempurnaan spiritual: membumi dalam realitas sosial dan melangit dalam kedekatan transendental dengan Tuhan.

Sebelum peristiwa agung ini, Nabi mengalami fase kehidupan yang amat berat. Di tengah intimidasi kaum Quraisy, beliau kehilangan dua penopang utama perjuangannya: Abu Thalib, paman sekaligus pelindung, dan Khadijah ra., istri tercinta yang menjadi sumber kekuatan moral. Tahun itu dikenang sebagai ‘ām al-ḥuzni, tahun duka cita. Dalam kondisi batin yang terluka inilah, Isra dan Mi‘raj hadir sebagai bentuk pemanggilan ilahi sekaligus penghiburan Tuhan kepada hamba-Nya.

Dalam perjalanan tersebut, Nabi berdialog dengan Malaikat Jibril, menyaksikan tanda-tanda kekuasaan Tuhan di bumi dan di langit, serta dipertemukan dengan para nabi terdahulu. Nabi shalat bersama mereka, berdialog, dan menyimak kisah perjuangan masing-masing dalam menyampaikan risalah. Pengalaman ini dapat dibaca sebagai penguatan misi kerasulan, bahkan sebagai pembelajaran sosial dan historis yang memperkaya kesiapan Nabi dalam memimpin umatnya.

Puncak dari perjalanan spiritual ini adalah ketika Nabi mencapai Sidrat al-Muntaha, sebuah titik yang bahkan Malaikat Jibril tidak mampu melampauinya. Muhammad Asad, sebagaimana dikutip Nurcholish Madjid, menerjemahkan Sidrat al-Muntaha sebagai “lote tree of the farthest limit”, pohon teratai pada batas paling jauh. Secara simbolik, Sidrat al-Muntaha adalah lambang puncak kesadaran dan kemantapan batin tertinggi yang dapat dicapai manusia pilihan, batas akhir pengetahuan makhluk sebelum memasuki wilayah rahasia Tuhan.

Sesudah Isra dan Mi‘raj, Nabi tampil dengan keteguhan iman dan ketenangan batin yang semakin kokoh. Perjalanan spiritual tersebut menjadi sumber energi moral dalam menghadapi fase-fase perjuangan berikutnya, hingga hijrah ke Yatsrib (Madinah) dan terbukanya lembaran baru kemenangan demi kemenangan.

Di penghujung bulan Rajab ini, Isra dan Mi‘raj mengajarkan kepada kita bahwa perjalanan menuju Tuhan selalu diawali dengan kejujuran membaca luka, kesabaran menghadapi ujian, dan kesiapan membersihkan batin. Rajab mengajak kita menanam kesadaran, Sya‘ban merawatnya dengan konsistensi, dan Ramadhan memanen buahnya dalam bentuk ketakwaan.

Maka, sebelum Rajab benar-benar berlalu, marilah kita bertanya pada diri sendiri: benih apa yang telah kita tanam, dan sejauh mana kita siap melanjutkan perjalanan spiritual itu menuju bulan suci Ramadhan.

(Bumi Pambusuang, Januari 2026)

  • Penulis: Ilham Sopu
  • Editor: Ilham Sopu

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua ISNU Gorontalo: NU Harus Jadi Pemain Utama dalam Ekonomi Syariah

    Ketua ISNU Gorontalo: NU Harus Jadi Pemain Utama dalam Ekonomi Syariah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Gorontalo sekaligus Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., IPU., ASEAN.Eng, menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) harus menjadi pelaku utama dalam pengembangan ekonomi syariah, bukan hanya menjpesadi penonton. Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Eduart saat menjadi narasumber dalam Seminar Manajemen Bisnis bertema “MOU Kementerian Koperasi: […]

  • Sidak Subuh di SPPG Boalemo, Wagub Gorontalo Temukan Sejumlah Pelanggaran Higienitas MBG

    Sidak Subuh di SPPG Boalemo, Wagub Gorontalo Temukan Sejumlah Pelanggaran Higienitas MBG

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 161
    • 0Komentar

    nulondalo.com -Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Gorontalo kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Rabu pagi (17/12/2025). Kali ini, sidak dilakukan di SPPG Desa Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo. Tepat pukul 04.30 Wita, Wagub Idah bersama Tim Satgas MBG […]

  • Qays, Safinah Maula Rasulullah (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #4)

    Qays, Safinah Maula Rasulullah (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #4)

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Di antara para sahabat, nama-nama seperti Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Talib sering dipersepsikan sebagai simbol keberanian, ketegasan, dan kekuatan fisik. Mereka menjadi rujukan bagi banyak generasi sebagai contoh keberanian yang luar biasa. Namun, di balik nama-nama besar itu, terdapat seorang sahabat yang jarang disebut, tetapi memiliki kekuatan fisik dan pengabdian yang tidak […]

  • Abu Madhura; Muadzin Yang Semula Mengejek Azan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #26)

    Abu Madhura; Muadzin Yang Semula Mengejek Azan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #26)

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Pada edisi sebelumnya, saya menulis Abdullah ibn Umm Maktum sebagai partner muadzin Bilal ibn Rabah. Keduanya adalah muadzin yang ditunjuk Nabi untuk pelaksanaan salat di Madinah. Dari sekitar Masjid Nabawi, suara azan mereka menjadi penanda waktu bagi kehidupan kaum Muslim di kota itu. Pasca peristiwa Fathul Makkah, Nabi Kembali ke Mekkah dan membangun Mekkah dengan […]

  • Cegah Perkawinan Anak, Wagub Gorontalo Dorong Generasi Sehat dan Bebas Stunting

    Cegah Perkawinan Anak, Wagub Gorontalo Dorong Generasi Sehat dan Bebas Stunting

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Upaya menekan angka stunting di Provinsi Gorontalo tidak bisa dilepaskan dari persoalan perkawinan anak. Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Pencegahan Perkawinan Anak dan Penurunan Stunting yang digelar di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Gorontalo, Kamis (18/12/2025). Dalam sambutannya, […]

  • Mahasiswa PGMI UNUSIA Sukses Gelar GEMA APUPPT, Dorong Generasi Muda Lawan Pencucian Uang

    Mahasiswa PGMI UNUSIA Sukses Gelar GEMA APUPPT, Dorong Generasi Muda Lawan Pencucian Uang

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 91
    • 0Komentar

    nulondalo.com -Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) sukses menyelenggarakan kegiatan Gerakan Muda Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (GEMA APUPPT), Kamis (6/11/2025), di Kampus B UNUSIA Parung. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi UNUSIA bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), PT Pegadaian Area Bogor, dan PT […]

expand_less