Breaking News
light_mode
Trending Tags

Perjalanan Spiritual Nabi

  • account_circle Ilham Sopu
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • visibility 254
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kita kini berada di penghujung bulan Rajab, bulan ketujuh dalam kalender Hijriah, sebuah bulan yang dimuliakan dan sarat dengan pesan persiapan ruhani. Dalam satu riwayat disebutkan bahwa Rajab adalah bulan menanam, Sya‘ban bulan menyiram dan memelihara, sementara Ramadhan adalah bulan memetik hasil. Maka, akhir Rajab seharusnya menjadi ruang muhasabah: sejauh mana benih-benih kebaikan telah kita tanam, dan apakah ia cukup kuat untuk dirawat hingga Ramadhan tiba.

Di bulan Rajab pula terjadi salah satu peristiwa paling monumental dalam sejarah Islam, yakni Isra dan Mi‘raj Nabi Muhammad saw. Sebuah perjalanan spiritual yang melampaui batas nalar manusia, karena yang menjadi penggeraknya adalah Tuhan sendiri. Nabi diperjalankan pada suatu malam untuk diperlihatkan tanda-tanda kebesaran-Nya, sebagai penguatan batin di tengah tekanan dan ujian berat yang beliau alami.

Perjalanan ini terdiri dari dua dimensi: perjalanan horizontal (Isra), dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsha di Palestina, dan perjalanan vertikal (Mi‘raj), dari Masjidil Aqsha menuju Sidrat al-Muntaha di langit ketujuh. Dua perjalanan ini bukan semata perpindahan ruang, tetapi simbol penyempurnaan spiritual: membumi dalam realitas sosial dan melangit dalam kedekatan transendental dengan Tuhan.

Sebelum peristiwa agung ini, Nabi mengalami fase kehidupan yang amat berat. Di tengah intimidasi kaum Quraisy, beliau kehilangan dua penopang utama perjuangannya: Abu Thalib, paman sekaligus pelindung, dan Khadijah ra., istri tercinta yang menjadi sumber kekuatan moral. Tahun itu dikenang sebagai ‘ām al-ḥuzni, tahun duka cita. Dalam kondisi batin yang terluka inilah, Isra dan Mi‘raj hadir sebagai bentuk pemanggilan ilahi sekaligus penghiburan Tuhan kepada hamba-Nya.

Dalam perjalanan tersebut, Nabi berdialog dengan Malaikat Jibril, menyaksikan tanda-tanda kekuasaan Tuhan di bumi dan di langit, serta dipertemukan dengan para nabi terdahulu. Nabi shalat bersama mereka, berdialog, dan menyimak kisah perjuangan masing-masing dalam menyampaikan risalah. Pengalaman ini dapat dibaca sebagai penguatan misi kerasulan, bahkan sebagai pembelajaran sosial dan historis yang memperkaya kesiapan Nabi dalam memimpin umatnya.

Puncak dari perjalanan spiritual ini adalah ketika Nabi mencapai Sidrat al-Muntaha, sebuah titik yang bahkan Malaikat Jibril tidak mampu melampauinya. Muhammad Asad, sebagaimana dikutip Nurcholish Madjid, menerjemahkan Sidrat al-Muntaha sebagai “lote tree of the farthest limit”, pohon teratai pada batas paling jauh. Secara simbolik, Sidrat al-Muntaha adalah lambang puncak kesadaran dan kemantapan batin tertinggi yang dapat dicapai manusia pilihan, batas akhir pengetahuan makhluk sebelum memasuki wilayah rahasia Tuhan.

Sesudah Isra dan Mi‘raj, Nabi tampil dengan keteguhan iman dan ketenangan batin yang semakin kokoh. Perjalanan spiritual tersebut menjadi sumber energi moral dalam menghadapi fase-fase perjuangan berikutnya, hingga hijrah ke Yatsrib (Madinah) dan terbukanya lembaran baru kemenangan demi kemenangan.

Di penghujung bulan Rajab ini, Isra dan Mi‘raj mengajarkan kepada kita bahwa perjalanan menuju Tuhan selalu diawali dengan kejujuran membaca luka, kesabaran menghadapi ujian, dan kesiapan membersihkan batin. Rajab mengajak kita menanam kesadaran, Sya‘ban merawatnya dengan konsistensi, dan Ramadhan memanen buahnya dalam bentuk ketakwaan.

Maka, sebelum Rajab benar-benar berlalu, marilah kita bertanya pada diri sendiri: benih apa yang telah kita tanam, dan sejauh mana kita siap melanjutkan perjalanan spiritual itu menuju bulan suci Ramadhan.

(Bumi Pambusuang, Januari 2026)



DUKUNG TIM NULONDALO DENGAN DONASI SEIKHLASNYA

  • Penulis: Ilham Sopu
  • Editor: Ilham Sopu

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Bone Bolango Galang Dana untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera

    Pemkab Bone Bolango Galang Dana untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Aksi solidaritas dan kepedulian terhadap korban bencana di Aceh dan Sumatera ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Bone Bolango. Melalui penggalangan dana yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta aparatur pemerintah desa, Pemkab Bone Bolango berhasil menghimpun bantuan kemanusiaan pada apel kerja perdana tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Alun-Alun Bone Bolango, Jumat (2/1/2026). Aksi […]

  • PSAK: Pernyataan Standar Akhlak Keikhlasan

    PSAK: Pernyataan Standar Akhlak Keikhlasan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Di negeri yang segala sesuatunya ingin distandarkan, dari Standar Nasional Pendidikan sampai Standar Operasional Prosedur parkir motor di minimarket, kita mengenal PSAK sebagai Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan. Biasanya tebal, serius, dan membuat mahasiswa akuntansi lebih cepat mengantuk daripada khutbah tarawih 23 rakaat plus witir tiga. Tapi Ramadhan ini, izinkan saya mengusulkan PSAK versi lain: Pernyataan […]

  • PWNU Gorontalo Gelar Lomba Da’i Cilik pada Pekan Ekonomi Syariah 2025

    PWNU Gorontalo Gelar Lomba Da’i Cilik pada Pekan Ekonomi Syariah 2025

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Dalam rangkaian kegiatan Pekan Ekonomi Syariah (PES) 2025, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo akan menggelar Lomba Da’i Cilik, sebuah ajang yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat dakwah dan pemahaman nilai-nilai ekonomi syariah sejak usia dini. Kegiatan ini akan berlangsung pada 28–30 Oktober 2025 di pelataran Kantor PWNU Gorontalo, Jalan Samratulangi No. 346, Kelurahan Limba U […]

  • Presiden Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Bahlil Tegaskan Babak Baru Kedaulatan Energi

    Presiden Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Bahlil Tegaskan Babak Baru Kedaulatan Energi

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 208
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik keanggotaan Dewan Energi Nasional (DEN) dari unsur pemerintah dan pemangku kepentingan, Rabu (28/1/2026), di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan ini menandai dimulainya babak baru dalam pengelolaan energi nasional yang lebih terarah, berdaulat, dan berkelanjutan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Harian DEN, Bahlil Lahadalia, menegaskan […]

  • Dosen S2 Pendidikan IPA Gelar Sosialisasi Penggunaan Media Pembelajaran bagi Guru IPA SMP se-Bone Bolango

    Dosen S2 Pendidikan IPA Gelar Sosialisasi Penggunaan Media Pembelajaran bagi Guru IPA SMP se-Bone Bolango

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Faisal
    • visibility 15
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dosen di lingkungan Program Studi S2 Pendidikan IPA melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi penggunaan media pembelajaran dalam pembelajaran IPA bagi guru-guru IPA SMP se-Kabupaten Bone Bolango. Kegiatan yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tapa, Kamis, (07/08/2025) itu sedikitnya diikuti oleh perwakilan guru IPA dari 16 sekolah. Adapun 16 sekolah tersebut yakni; […]

  • Bukan Spons, Cuma Es Kue: Laboratorium Meluruskan Dugaan Aparat

    Bukan Spons, Cuma Es Kue: Laboratorium Meluruskan Dugaan Aparat

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 252
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Tuduhan bahwa jajanan es kue jadul di wilayah Kemayoran terbuat dari bahan spons akhirnya dipatahkan oleh hasil pemeriksaan laboratorium. Setelah sempat menimbulkan kegaduhan publik akibat video viral, aparat TNI-Polri yang terlibat pun menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat. Permohonan maaf tersebut disampaikan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa, sebagaimana diunggah akun Instagram @fakta.indo dan […]

expand_less