Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Hari Ketiga, Tim SAR Gabungan Tempuh Jalur Ekstrem Evakuasi Korban ATR 42-500

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 236
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS-PANGKEP — Proses evakuasi korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, terus dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan menempuh jalur ekstrem yang selama ini hanya digunakan oleh warga setempat.

Hal itu disampaikan Asisten Perencanaan Kodam (Asrendam) XIV/Hasanuddin, Kolonel Infanteri Abi Kusnianto, saat ditemui di lokasi PoskoAJU, Desa Tompobulu, kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Senin (19/1/2026).

Menurut Kolonel Abi, jalur yang kini digunakan merupakan akses yang biasa dilalui masyarakat menuju titik lokasi ditemukannya korban sehari sebelumnya. Hingga kini, sekitar delapan personel masih bertahan di area tersebut untuk mengamankan posisi korban.

“Ini jalur berdasarkan petunjuk masyarakat yang bisa mengakses lokasi ditemukannya korban kemarin. Anggota kita sekitar delapan orang masih stay di sana,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, sebelumnya tim sempat mencoba mengevakuasi korban melalui jalur atas. Namun upaya tersebut tidak berhasil akibat cuaca ekstrem yang melanda kawasan pegunungan Bulusaraung.

“Kemarin kita mencoba mengangkat korban melalui jalur atas, tapi tidak mampu karena cuaca. Sehingga kita mengambil opsi evakuasi melalui jalur masyarakat,” jelasnya.

Abi menegaskan, misi tim yang diberangkatkan tidak hanya melakukan pencarian, tetapi juga difokuskan untuk mengevakuasi korban yang telah ditemukan.

“Tim pertama ini selain pencarian juga melakukan evakuasi. Fokus utama mereka adalah evakuasi,” tegasnya.

Terkait kemungkinan adanya korban lain, Abi menyebut hingga saat ini belum ditemukan tambahan korban. Korban pertama sebelumnya ditemukan pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 13.45 WITA.

“Untuk sementara masih satu korban, belum ada tambahan,” katanya.

Ia juga memaparkan bahwa medan pencarian sangat berat dan jarang dilalui manusia. Lokasi tersebut tidak memiliki jalur perkebunan dan berada di kawasan dengan kontur terjal dan berbahaya.

“Kondisi medan memang jarang dilalui masyarakat dan tidak ada perkebunan. Jalur yang kita ambil ini cukup ekstrem untuk evakuasi,” ungkapnya.

Untuk memperluas area pencarian, tim SAR gabungan menambah empat tim yang bergerak dari arah selatan melalui wilayah Maros menuju area dasar jurang. Langkah ini diambil mengingat kontur lokasi yang terjal di bagian atas dan lebih landai di bagian bawah, sehingga serpihan pesawat maupun korban dimungkinkan jatuh hingga ke dasar jurang.

“Kita kirim empat tim gabungan dari berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, Basarnas, dan masyarakat sebagai penunjuk jalan, menuju dasar jurang,” jelas Abi.

Ia berharap, dengan pengecekan langsung ke dasar jurang, proses pencarian korban dapat berjalan lebih maksimal dan membuahkan hasil.

Tim evakuasi yang diterjunkan telah dibekali peralatan khusus, mulai dari perlengkapan mountaineering hingga peralatan modern life, serta didukung personel yang telah terlatih dan berpengalaman dalam menghadapi medan ekstrem.

“Peralatan yang dibawa lengkap, dan personel yang diturunkan memang yang memiliki kemampuan khusus di medan ekstrem,” pungkasnya.(*) Jurnalis: Sakti

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Harus Panahan? photo_camera 2

    Mengapa Harus Panahan?

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Dr. Husin Ali
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Catatan Antropolog tentang Disiplin, Rasa, dan Jalan Pulang pada Diri Ada olahraga yang membuat kita berkeringat. Ada yang memacu adrenalin. Dan ada satu yang membuat kita diam namun justru di sanalah kita menemukan diri sendiri. Panahan adalah yang terakhir. Saya menulis ini sebagai antropolog—dan pengalaman itu diperkaya oleh perjumpaan panjang dengan Bang Ade Permana, seorang […]

  • Nurul Fadillah Bawa Semangat Literasi dan PHBS ke Sekolah Kolong Kampung Bara Barayya

    Nurul Fadillah Bawa Semangat Literasi dan PHBS ke Sekolah Kolong Kampung Bara Barayya

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS – Semangat membangun masa depan anak-anak pelosok melalui pendidikan, kesehatan, dan kepedulian lingkungan diwujudkan melalui Program AKSARA (Aksi Literasi Anak Sehat Ramah Lingkungan) yang digagas oleh Nurul Fadillah, mahasiswa Program Studi Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar. Program ini merupakan bagian dari implementasi Beasiswa Aksi untuk Nusantara 2026 yang diselenggarakan oleh PT Japfa Comfeed […]

  • Dilepas ke Papua, 450 Prajurit Yonif 713 Diingatkan Disiplin dan Profesional

    Dilepas ke Papua, 450 Prajurit Yonif 713 Diingatkan Disiplin dan Profesional

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 295
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Sebanyak 450 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 713/Satya Tama resmi diberangkatkan untuk menjalankan misi negara di Papua, Kamis (26/03/2026). Pelepasan ini menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat stabilitas keamanan di wilayah Indonesia Timur. Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, hadir langsung memimpin prosesi pelepasan sekaligus memberikan arahan tegas kepada seluruh personel. Ia menekankan pentingnya menjaga disiplin […]

  • PWNU Gorontalo Gelar Lomba Da’i Cilik pada Pekan Ekonomi Syariah 2025

    PWNU Gorontalo Gelar Lomba Da’i Cilik pada Pekan Ekonomi Syariah 2025

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Dalam rangkaian kegiatan Pekan Ekonomi Syariah (PES) 2025, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo akan menggelar Lomba Da’i Cilik, sebuah ajang yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat dakwah dan pemahaman nilai-nilai ekonomi syariah sejak usia dini. Kegiatan ini akan berlangsung pada 28–30 Oktober 2025 di pelataran Kantor PWNU Gorontalo, Jalan Samratulangi No. 346, Kelurahan Limba U […]

  • Jejak Yusril dalam Harmoni Islam dan Pancasila

    Jejak Yusril dalam Harmoni Islam dan Pancasila

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Sepanjang pembacaan saya atas karya-karya Prof. Yusril, beberapa di antaranya: Modernisme dan Fundamentalisme dalam Politik Islam (1999), Membangun Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan (2000), ditambah delapan buku barunya dirilis pada 2026 yang merangkum 50 tahun pemikirannya, serta melihat dari perjalanan panjang beliau dalam panggung politik nasional, saya menangkap satu kesan bahwa beliau bukan sekadar seorang […]

  • Israel Serang Jembatan Strategis di Lebanon, Dikhawatirkan Jadi Awal Invasi Darat

    Israel Serang Jembatan Strategis di Lebanon, Dikhawatirkan Jadi Awal Invasi Darat

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 267
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pasukan Israel menyerang Jembatan Qasmiyeh pada Minggu, sebuah jalur vital yang menghubungkan wilayah selatan Lebanon dengan bagian lain negara itu, dalam eskalasi terbaru konflik di perbatasan kedua negara. Presiden Lebanon, Joseph Aoun, menyebut serangan tersebut sebagai “pendahuluan invasi darat,” sekaligus memperingatkan bahwa langkah itu bertujuan memutus konektivitas geografis wilayah selatan. “Ini adalah upaya […]

expand_less