Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Misteri di Balik Energi Salat Berjamaah

  • account_circle Hamzah Durisa
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 448
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Senja turun perlahan di pesisir Mandar bukanlah perkara jarang ditemukan. Langit memerah di atas laut, dan perahu-perahu nelayan kembali dengan layar yang mulai dilipat merupakan penghias keseharian hidup orang Mandar. Di sela desir angin laut, terdengar adzan Magrib memanggil dari masjid kampung. Suaranya lembut, tetapi tegas—seperti panggilan yang sudah akrab sejak kecil. Orang-orang berhenti sejenak. Ada yang menutup warung, ada yang membilas kaki di sumur, ada yang menggandeng anaknya. Mereka berjalan menuju satu arah. Di tanah Sulawesi Barat, Salat berjamaah bukan hanya kewajiban agama. Ia dulu adalah denyut kehidupan, namun kini? Menjadi pertanyaan tanpa harus dijawab di tulisan ini. 

Rasulullah Muhammad  SAW bersabda bahwa salat berjamaah lebih utama 27 derajat dibanding salat sendirian. Angka ini sering kita dengar sejak kecil. Namun, apa maknanya jika kita lihat dari sudut pandang sains, hukum semesta, dan kearifan lokal Mandar?

Energi Kolektif: Ketika Saf Menjadi Satu Tubuh

Dalam ilmu sains, dikenal konsep collective synchronization—sinkronisasi kolektif. Ketika banyak orang bergerak dalam ritme yang sama, energi yang dihasilkan lebih stabil dan kuat dibanding jika dilakukan sendiri-sendiri. Salat berjamaah menjadi contoh nyatanya. Imam membaca, makmum mengikuti. Imam rukuk, makmum serempak rukuk. Gerakan yang selaras ini menciptakan harmoni fisik dan batin. Dalam psikologi, aktivitas bersama seperti ini meningkatkan rasa kebersamaan dan menurunkan tingkat stres.

Bagi orang Mandar, kebersamaan bukan teori. Ia adalah cara hidup. Saat membangun rumah, warga datang tanpa undangan resmi. Saat ada hajatan, dapur menjadi ruang gotong royong. Maka ketika saf dirapatkan di masjid, itu seperti memperpanjang budaya yang sudah mengakar.

  • Penulis: Hamzah Durisa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Al-Huffazh Peduli Gerak Cepat, Warga Dusun Taipa Terbantu di Tengah Krisis Air Bersih

    Al-Huffazh Peduli Gerak Cepat, Warga Dusun Taipa Terbantu di Tengah Krisis Air Bersih

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Maros mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat, termasuk warga Dusun Taipa, Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru. Keterbatasan sumber air bersih membuat sebagian warga harus mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di tengah kondisi tersebut, kepedulian terhadap masyarakat kembali hadir. Relawan Al-Huffazh Peduli menyalurkan bantuan air bersih […]

  • Kasus Narkoba Kian Marak, Legislator Maros Minta Pencegahan Diperkuat

    Kasus Narkoba Kian Marak, Legislator Maros Minta Pencegahan Diperkuat

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS – Anggota DPRD Maros, Rahmat Hidayat memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Satuan Reserse Narkoba Polres Maros yang dinilai konsisten dan intens menindak penyalahgunaan narkoba sepanjang tahun 2025. Apresiasi tersebut ia sampaikan langsung saat menghadiri pemusnahan barang bukti narkoba di Mapolres Maros, Jumat (5/12/2025). “Kami sangat mengapresiasi kinerja Polres Maros dan jajarannya atas keberhasilan […]

  • Demokrasi (Harus) Menjadi Kebudayaan

    Demokrasi (Harus) Menjadi Kebudayaan

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Refleksi Temu Nasional (TUNAS) Jaringan GUSDURian 2025 Oleh : Pepi Al-Bayqunie (Jamaah GUSDURian, tinggal di Sulawesi Selatan yang lahir dengan nama Saprillah) Di Indonesia, demokrasi kerap tampil meriah hanya saat pemilu. Angka, statistik, dan pesta politik menjadi hal yang paling mencolok. Namun, setelah hiruk pikuk itu usai, demokrasi sering kembali sepi. Ia menyusut menjadi prosedur […]

  • Zero Terorisme di Indonesia, Densus 88 Amankan 51 Tersangka Sepanjang 2025

    Zero Terorisme di Indonesia, Densus 88 Amankan 51 Tersangka Sepanjang 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 193
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mencatat telah mengamankan 51 tersangka kasus tindak pidana terorisme sepanjang tahun 2025. Hal itu diungkapkan dalam konferensi pers rilis akhir tahun Polri di Gedung Rupatama, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025). “Kami mencatat sepanjang 2025, jumlah tersangka yang diamankan sebanyak 51 orang,” ujar Kabareskrim Polri, Komjen Syahardiantono, saat memaparkan […]

  • Musdes Penetapan APBDes 2026 Desa Majannang Digelar di Hari Libur, Dorong Percepatan dan Transparansi

    Musdes Penetapan APBDes 2026 Desa Majannang Digelar di Hari Libur, Dorong Percepatan dan Transparansi

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Pemerintah Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026 pada Sabtu (27/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Majannang dan menjadi perhatian karena dilaksanakan di hari libur. Musdes dihadiri oleh PJ Kepala Desa Majannang, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping […]

  • PPPK Terancam? Wali Kota Gorontalo Buka Suara, Ini Jaminannya

    PPPK Terancam? Wali Kota Gorontalo Buka Suara, Ini Jaminannya

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 308
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kekhawatiran tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) terkait kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat mulai dirasakan di berbagai daerah. Isu pengurangan belanja pegawai memicu kecemasan akan nasib ribuan tenaga PPPK, termasuk di Kota Gorontalo. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, akhirnya buka suara pada Senin, 30 Maret 2026. Ia menegaskan […]

expand_less