Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Buka Puasa Lintas Iman: Merajut Damai dari Keuskupan Agung Makassar

  • account_circle Suaib Pr
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 386
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, Makassar– Langit Makassar sore itu tampak muram. Awan kelabu bergelayut, hujan turun di beberapa sudut kota, seakan ingin menguji langkah para tokoh lintas agama. Namun semangat mereka tak pernah surut. Satu per satu tetap melangkah menuju Keuskupan Agung Makassar untuk menghadiri acara buka puasa bersama pada Minggu (9/3/2026).

Dengan tema “Berjalan Bersama dalam Merajut Persaudaraan Sejati, untuk Indonesia Damai, Harmoni dan Rukun,” kegiatan ini menjelma lebih dari sekadar jamuan berbuka. Ia menjadi ruang perjumpaan, tempat silaturahmi antara tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat terjalin erat di tengah bulan suci Ramadan.

Di Aula Keuskupan Agung Makassar, suasana hangat dan penuh keakraban segera tercipta. Para pemuka agama, aktivis lintas iman, serta warga dari berbagai latar belakang duduk berdampingan, saling menyapa, dan berbagi cerita. Momen tersebut memperlihatkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekayaan yang harus dirawat bersama.

Menariknya lagi, saat hidangan buka puasa mulai disantap, dari panggung aula Keuskupan Agung Makassar menggema lantunan salawat badar. Tokoh lintas agama dan aktivis lintas iman menyanyikannya bersama, menghadirkan gema yang menyatukan hati.

Alunan selawat itu bukan hanya melengkapi suasana, tetapi juga menandai keakraban yang tulus—sebuah simbol persaudaraan lintas iman yang hidup dalam harmoni.

Pastor Albert Arina, Ketua Komisi Kerawam HAK-KAMS, menegaskan bahwa harmoni tidak bisa dibangun seorang diri. “Buka puasa bersama ini adalah simbol nyata persaudaraan lintas iman, bukan sekadar seremonial,” ujarnya.

Sementara itu, Mgr. Fransiskus Nipa, Uskup Agung Keuskupan Agung Makassar (KAMS), menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan. Dalam sambutannya, ia juga mengungkapkan keprihatinan atas situasi di Timur Tengah.

Menurutnya, perang di kawasan tersebut menimbulkan dampak luas, bukan hanya ekonomi tetapi juga perdamaian. “Mari kita senantiasa berdoa untuk perdamaian sejati,” pesannya.

Senada dengan itu, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid, menekankan pentingnya menjaga kedamaian lokal di tengah hiruk-pikuk dunia. “Jika di luar sana ribut, kita jangan ikut-ikutan. Sulsel harus tetap damai,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa indeks toleransi di Sulsel cukup menggembirakan, berada di angka 82,3. “Tentunya ini berkat kerja-kerja kita semua yang hadir di tempat ini,” tambahnya.

Acara ini turut dihadiri berbagai tokoh lintas organisasi, di antaranya Ketua Permabudi Yongris Lao, Ketua Umum GAMA INTI Erfan Sutono, Ketua NU Kota Makassar Usman Sofyan, Koorwil GUSDURian Sulampapua Suaib Prawono, Ketua PGIW Sulselbara, Mubalig Ahmadiyah Sulsel, Mln. Yakub Suriadi, serta sejumlah aktivis Jalin Harmoni, LAPAR Sulsel, dan Aliansi Perdamaian Kota Makassar.

Di balik hujan yang membasahi kota, kehangatan pertemuan ini meneguhkan pesan bahwa persaudaraan sejati harus terus dirawat. Makassar kembali menunjukkan dirinya sebagai kota kosmopolitan yang terbuka terhadap keberagaman, sekaligus meneguhkan komitmen bersama untuk Indonesia yang damai, harmonis, dan rukun.

  • Penulis: Suaib Pr

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Bias Oversimplifikasi Bekerja

    Ketika Bias Oversimplifikasi Bekerja

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 320
    • 0Komentar

    (Penulis Jamaah GUSDURian, tinggal di Sulawesi Selatan yang lahir dengan nama Saprillah) Pernyataan Gus Ulil bahwa “menolak zero mining adalah goblok” secara teknis memang benar. Zero mining itu mustahil. Peradaban modern tidak berdiri tanpa mineral—ponsel, kendaraan listrik, panel surya, hingga kabel listrik di rumah kita semuanya lahir dari aktivitas tambang. Tidak ada yang membantah itu. […]

  • Nasi Kuning

    Nasi Kuning

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Fadhil Hadju
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Wanita cantik itu mondar mandir bak setrika. Kakinya terus menjinjit, menghasilkan suara decitan lembut saat bersentuhan lantai, dan dengan indah melewati tetamu. Tak lupa satu lengannya menjulur ke bawah, terdengar suara tabik lembut menyembul dari kedua bibirnya. Wanita itu pacarku, Nia. Disusunnya sepuluh piring putih di hadapanku. Piring itu motifnya bunga-bunga. Duduk manis mereka di […]

  • LBH Papua Pos Sorong Duga Kapolresta Lindungi Anggota dalam Kasus Penyiksaan Warga Sipil

    LBH Papua Pos Sorong Duga Kapolresta Lindungi Anggota dalam Kasus Penyiksaan Warga Sipil

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 201
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Pos Sorong menduga Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Sorong, Papua Barat Daya, melakukan pembiaran dan melindungi oknum anggota kepolisian yang diduga terlibat dalam kasus penyiksaan terhadap warga sipil bernama Ortizan F. Tarage. Dilansir dari Jubi.id, Dugaan tersebut disampaikan anggota LBH Papua Pos Sorong, Ambrosius Kelagilit, menyusul lambannya penanganan […]

  • Gerindra Gorontalo Klaim ‘Banjir’ Intelektual, Tarmizi Abbas: Siapakah Intelektual Itu?

    Gerindra Gorontalo Klaim ‘Banjir’ Intelektual, Tarmizi Abbas: Siapakah Intelektual Itu?

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Benarkah Gerindra lagi panen tokoh intelektual serupa ciutan Juru Bicara Gerindra Gorontalo, Wahidin Ishak, di beberapa kanal media online 9 Maret 2025, baru-baru ini? Apa model dan bentuk intelektual yang dimaksud Wahidin itu juga tidak dijelaskan. Yang pasti, Jubir itu bilang: “Biasa-biasa jo. Mungkin karena Ketua GERINDRA cukup pintar maka para intelektual banyak yang ke […]

  • Ratusan Penumpang Perahu Alisa Nyaris Tenggelam di Perairan Pulau Gangga, Seluruh Penumpang Selamat

    Ratusan Penumpang Perahu Alisa Nyaris Tenggelam di Perairan Pulau Gangga, Seluruh Penumpang Selamat

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    nulondalo. com –  Sebuah perahu penumpang bernama Alisa yang mengangkut ratusan warga Talise nyaris tenggelam di perairan dekat Pulau Gangga, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Kamis (5/2/2026). Insiden tersebut terjadi saat kapal sedang dalam perjalanan dari Dermaga Likupang 2 menuju Pulau Talise. Menurut keterangan pemerintah desa setempat, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan […]

  • Pendamping PKH Pallantikang Klarifikasi Isu Pendataan dan Biaya Administrasi, Tegaskan Bukan Kewenangannya

    Pendamping PKH Pallantikang Klarifikasi Isu Pendataan dan Biaya Administrasi, Tegaskan Bukan Kewenangannya

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 154
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Maros –  Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kelurahan Pallantikang, Maryam, akhirnya angkat bicara menanggapi pemberitaan yang beredar terkait dugaan permasalahan pendataan penerima bantuan dan isu pemungutan biaya administrasi bantuan sosial. Klarifikasi ini disampaikan secara terbuka sebagai upaya meredam polemik yang dinilai telah mengganggu ketertiban dan ketenangan masyarakat. Maryam menegaskan bahwa proses pendataan penerima manfaat […]

expand_less