Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Buka Puasa Lintas Iman: Merajut Damai dari Keuskupan Agung Makassar

  • account_circle Suaib Pr
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 487
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, Makassar– Langit Makassar sore itu tampak muram. Awan kelabu bergelayut, hujan turun di beberapa sudut kota, seakan ingin menguji langkah para tokoh lintas agama. Namun semangat mereka tak pernah surut. Satu per satu tetap melangkah menuju Keuskupan Agung Makassar untuk menghadiri acara buka puasa bersama pada Minggu (9/3/2026).

Dengan tema “Berjalan Bersama dalam Merajut Persaudaraan Sejati, untuk Indonesia Damai, Harmoni dan Rukun,” kegiatan ini menjelma lebih dari sekadar jamuan berbuka. Ia menjadi ruang perjumpaan, tempat silaturahmi antara tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat terjalin erat di tengah bulan suci Ramadan.

Di Aula Keuskupan Agung Makassar, suasana hangat dan penuh keakraban segera tercipta. Para pemuka agama, aktivis lintas iman, serta warga dari berbagai latar belakang duduk berdampingan, saling menyapa, dan berbagi cerita. Momen tersebut memperlihatkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekayaan yang harus dirawat bersama.

Menariknya lagi, saat hidangan buka puasa mulai disantap, dari panggung aula Keuskupan Agung Makassar menggema lantunan salawat badar. Tokoh lintas agama dan aktivis lintas iman menyanyikannya bersama, menghadirkan gema yang menyatukan hati.

Alunan selawat itu bukan hanya melengkapi suasana, tetapi juga menandai keakraban yang tulus—sebuah simbol persaudaraan lintas iman yang hidup dalam harmoni.

Pastor Albert Arina, Ketua Komisi Kerawam HAK-KAMS, menegaskan bahwa harmoni tidak bisa dibangun seorang diri. “Buka puasa bersama ini adalah simbol nyata persaudaraan lintas iman, bukan sekadar seremonial,” ujarnya.

Sementara itu, Mgr. Fransiskus Nipa, Uskup Agung Keuskupan Agung Makassar (KAMS), menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan. Dalam sambutannya, ia juga mengungkapkan keprihatinan atas situasi di Timur Tengah.

Menurutnya, perang di kawasan tersebut menimbulkan dampak luas, bukan hanya ekonomi tetapi juga perdamaian. “Mari kita senantiasa berdoa untuk perdamaian sejati,” pesannya.

Senada dengan itu, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid, menekankan pentingnya menjaga kedamaian lokal di tengah hiruk-pikuk dunia. “Jika di luar sana ribut, kita jangan ikut-ikutan. Sulsel harus tetap damai,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa indeks toleransi di Sulsel cukup menggembirakan, berada di angka 82,3. “Tentunya ini berkat kerja-kerja kita semua yang hadir di tempat ini,” tambahnya.

Acara ini turut dihadiri berbagai tokoh lintas organisasi, di antaranya Ketua Permabudi Yongris Lao, Ketua Umum GAMA INTI Erfan Sutono, Ketua NU Kota Makassar Usman Sofyan, Koorwil GUSDURian Sulampapua Suaib Prawono, Ketua PGIW Sulselbara, Mubalig Ahmadiyah Sulsel, Mln. Yakub Suriadi, serta sejumlah aktivis Jalin Harmoni, LAPAR Sulsel, dan Aliansi Perdamaian Kota Makassar.

Di balik hujan yang membasahi kota, kehangatan pertemuan ini meneguhkan pesan bahwa persaudaraan sejati harus terus dirawat. Makassar kembali menunjukkan dirinya sebagai kota kosmopolitan yang terbuka terhadap keberagaman, sekaligus meneguhkan komitmen bersama untuk Indonesia yang damai, harmonis, dan rukun.

  • Penulis: Suaib Pr

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Desak Renovasi Asrama Wonocatur, Soroti Tunggakan Pajak dan Janji yang Tak Pernah Terealisasi photo_camera 3

    Mahasiswa Desak Renovasi Asrama Wonocatur, Soroti Tunggakan Pajak dan Janji yang Tak Pernah Terealisasi

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Mike
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Yogyakarta — Mahasiswa Gorontalo yang menghuni Asrama Wonocatur, Yogyakarta, kembali menyuarakan tuntutan renovasi menyeluruh terhadap bangunan asrama yang kian memburuk. Kerusakan fisik yang terus bertambah dinilai sebagai dampak dari renovasi yang tidak berkualitas, ditambah dengan persoalan administratif yang hingga kini belum diselesaikan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo. Ketua Asrama Gorontalo Wonocatur, Prasetya, menyebut bahwa kondisi bangunan […]

  • Longsor Batu di Desa Olele Gorontalo, Satu Warga Meninggal Dunia

    Longsor Batu di Desa Olele Gorontalo, Satu Warga Meninggal Dunia

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 442
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Peristiwa longsor batu terjadi di Desa Olele, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Jumat (2/1/2026). Insiden ini mengakibatkan satu orang warga meninggal dunia di lokasi kejadian.

  • BNPB Catat Sejumlah Bencana Hidrometeorologi di Berbagai Wilayah, Banjir hingga Angin Kencang Dominasi Kejadian

    BNPB Catat Sejumlah Bencana Hidrometeorologi di Berbagai Wilayah, Banjir hingga Angin Kencang Dominasi Kejadian

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 251
    • 0Komentar

    nulondalo.com , Jakarta — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Pusat Pengendalian Operasi melaporkan sejumlah kejadian bencana yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia dalam periode Kamis (5/2) hingga Jumat (6/2) pukul 07.00 WIB. Mayoritas peristiwa dipicu oleh cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, hujan lebat, serta angin kencang. Di Provinsi Jawa Timur, […]

  • Tak Ada Yang Integratif Dari “Epistemologi Integratif” dalam Paradigma Makuta Ilmu: Itu Kesesatannya

    Tak Ada Yang Integratif Dari “Epistemologi Integratif” dalam Paradigma Makuta Ilmu: Itu Kesesatannya

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 1.059
    • 0Komentar

    Tulisan Donald Tungkagi berjudul Menjelaskan “Makuta Ilmu” Tanpa Menyesatkan: Kritik atas Kritik Tarmizi Abbas (9/1) di nulondalo.com., sebagai tanggapan atas tulisan saya (8/1) setidaknya memuat tiga poin utama, yakni: (1) penjelasan historiografis makuta problematik karena tidak cukup valid dalam simbol makuta dalam paradigma epistemologi Makuta Keilmuan; (2) ketegangan antarpilar itu produktif, alih-alih saling menegasikan satu […]

  • Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang, Tegaskan Indonesia Bangkit

    Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang, Tegaskan Indonesia Bangkit

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 334
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Presiden RI, Prabowo Subianto, meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026). Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan industri kendaraan listrik nasional sekaligus mendukung transisi menuju energi bersih di Indonesia. Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa industrialisasi merupakan tahapan krusial dalam kebangkitan […]

  • Wagub Gorontalo Temukan Tingginya Sisa Makanan Saat Sidak Dapur MBG di Bone Bolango

    Wagub Gorontalo Temukan Tingginya Sisa Makanan Saat Sidak Dapur MBG di Bone Bolango

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Valdi Pontoh
    • visibility 227
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menemukan tingginya jumlah makanan terbuang serta sejumlah catatan terkait standar pengelolaan dapur saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bone Bolango, Kamis (11/6/2026). Sidak yang dimulai sejak pukul 05.00 Wita tersebut menyasar SPPG Ulanta di Kecamatan Suwawa, SPPG Tilong […]

expand_less