Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pelantikan PMII Maros Periode 2026-2027: Teguhkan Gerakan Intelektual dan Keumatan

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 123
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Maros bersama Korps PMII Putri (KOPRI) PC PMII Maros resmi dilantik dalam prosesi khidmat yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Mengakar di Maros, Bergerak untuk Peradaban” sebagai spirit perjuangan kader PMII dalam merawat nilai, tradisi, dan keberpihakan kepada masyarakat.

Pelantikan pengurus dilakukan langsung oleh utusan Pengurus Besar PMII, HILFUL FUDHUL selaku Wasekjen Investasi dan Ekonomi PB PMII. Momentum ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan organisasi kepemudaan di Kabupaten Maros, di antaranya perwakilan Bupati Maros yang diwakili Kepala Dinas PARPORA Maros, Kementerian Agama Maros, Dandim 1422 Maros, Ketua KOPRI PKC PMII Sulsel, Ansor Maros, KNPI Maros, HPPMI Maros, HMI Cabang Maros, Ketua PKC PMII Sulawesi Selatan, serta berbagai elemen organisasi mahasiswa dan kepemudaan lainnya.

Dalam sambutannya, HILFUL FUDHUL menegaskan bahwa menjadi pengurus PMII bukanlah hal yang mudah karena penuh dengan perjuangan dan dinamika organisasi. Namun, menurutnya, proses tersebut menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan yang sangat berharga bagi setiap kader.

“Menjadi pengurus PMII itu tidak pernah mudah, selalu penuh perjuangan dan dinamika. Namun di situlah proses pembelajaran kepemimpinan, bagaimana menghadapi kader dengan karakter berbeda, gagasan yang beragam, hingga dinamika alumni dan organisasi. Saya percaya pengalaman itu akan menjadi bekal besar bagi kader-kader PMII ke depan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan kedekatannya dengan jajaran pengurus PMII Cabang Maros serta hubungan panjang bersama Ketua Umum PMII. Menurutnya, PMII Maros menjadi salah satu cabang di Sulawesi Selatan yang aktif mengawal perjuangan hingga terpilihnya Ketua Umum PMII saat ini.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan permohonan maaf dari Ketua Umum PMII yang berhalangan hadir karena tengah berduka atas wafatnya ayahanda pengasuh pondok pesantren di Jombang.

“Selamat menderita untuk sahabat-sahabat pengurus PMII. Karena mengurus organisasi ini membutuhkan kesabaran, ketulusan, dan daya tahan menghadapi berbagai persoalan. Tapi jangan pernah merasa rugi menjadi pengurus PMII, sebab selain menjadi ruang belajar kepemimpinan, PMII juga organisasi yang direstui para ulama dan penuh keberkahan,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Cabang PMII Maros, M. Alif Al Isra, menegaskan bahwa pelantikan pengurus cabang bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan momentum memperkuat identitas kader dan keberpihakan terhadap masyarakat.

Menurutnya, tema “Mengakar di Maros” menjadi simbol komitmen PMII untuk tetap dekat dengan nilai-nilai lokal, sosial, dan kebutuhan rakyat.

“Maros sebagai daerah yang kaya sumber daya alam dan potensi pariwisata harus mampu menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, bukan hanya menjadi kebanggaan simbolik semata,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga identitas sebagai warga pergerakan, warga nahdliyin, dan generasi muda yang kritis terhadap berbagai persoalan sosial.

“PMII harus terus melahirkan kader-kader yang progresif, menjaga tradisi diskusi, dan hadir di tengah persoalan masyarakat. Identitas dan ideologi pergerakan harus tetap dijaga agar tidak kehilangan arah perjuangan,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua KOPRI PC PMII Maros, A. Hasbiah, menyampaikan bahwa amanah kepengurusan bukan hanya sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab besar untuk menjaga semangat kaderisasi dan pengabdian di tubuh PMII maupun KOPRI.

“Amanah ini bukan hanya sekadar jabatan ataupun kepemimpinan semata, melainkan tantangan dan tanggung jawab besar untuk menjaga semangat perjuangan, kaderisasi, serta pengabdian di tubuh PMII dan KOPRI,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa KOPRI hadir bukan sekadar pelengkap organisasi, melainkan ruang perjuangan bagi kader perempuan untuk belajar, berkembang, serta mengambil peran dalam menjawab persoalan pendidikan, sosial, hingga kemanusiaan.

“PMII dan KOPRI harus terus menjadi ruang belajar, ruang berdiskusi, dan ruang bergerak untuk melahirkan ide-ide serta gerakan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Pelantikan tersebut berlangsung penuh semangat kebersamaan dan menjadi penegasan komitmen PMII Maros untuk terus hadir sebagai organisasi kader yang aktif membangun gerakan intelektual, sosial, dan keumatan di Kabupaten Maros.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Trump dan Matinya Amerika

    Trump dan Matinya Amerika

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Suryadi R
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Kakek berusia 79 tahun itu datang dengan slogan yang terdengar seperti mantra kebangkitan: Make America Great Again. Di podium-podium, dari panggung ke panggung, ia kerap tampil dengan gaya komedian yang angkuh. Ia adalah Donald Trump. Ia sesumbar menjanjikan restorasi kejayaan dan kebesarannya; Amerika akan kembali disegani. Dunia akan kembali tunduk. Pabrik-pabrik akan hidup. Perbatasan akan […]

  • Membayangkan BMR dan Hal-hal yang Belum Selesai

    Membayangkan BMR dan Hal-hal yang Belum Selesai

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Muhamad Ersad Mamonto
    • visibility 1.819
    • 0Komentar

    Tulisan yang berjudul “Dekonstruksi PBMR” oleh Tyo Mokoagow, kawan saya, beberapa hari lalu, terus terang menggoda saya untuk menulis. Sebenarnya saya berupaya untuk menghindari menanggapi isu ini, karena telah benar-benar menjadi semacam debat kusir yang tak berkesudahan. Namun tulisan seperti yang Tyo buat adalah sesuatu yang tidak bisa dilewati begitu saja.  Saya sepakat dengan konsepsi […]

  • Membaca Nahdlatul Ulama Gorontalo Pasca Konferwil Kelima

    Membaca Nahdlatul Ulama Gorontalo Pasca Konferwil Kelima

    • calendar_month Selasa, 11 Okt 2022
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-V Nahdlatul Ulama (NU) Gorontalo telah digelar pada 27 Oktober 2022 di Asrama Haji Gorontalo. Dalam proses pelaksanaannya, sejumlah catatan prosedural sempat menjadi perbincangan di kalangan internal. Namun tulisan ini tidak bermaksud mengurai seluruh polemik tersebut. Catatan ini lebih merupakan ajakan kepada para nahdliyin untuk membaca arah perjalanan NU Gorontalo lima tahun […]

  • Rencana Industri Panas Bumi di Halmahera Barat, Ketua SEMA-HABAR : Saya Menyarankan Pemda dan DPRD Untuk Mengkaji Ulang

    Rencana Industri Panas Bumi di Halmahera Barat, Ketua SEMA-HABAR : Saya Menyarankan Pemda dan DPRD Untuk Mengkaji Ulang

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Nulondalo – Riwan Basir, Ketua Umum Sentral Mahasiswa Halmahera Barat (SEMA-HABAR) menyampaikan pandangannya soal rencana masuknya industri panas bumi di kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Ia menilai, meskipun industri ini berpotensi meningkatkan pendapatan daerah, pemerintah daerah harus mempertimbangkan dampak negatifnya terhadap lingkungan dan masyarakat. “Saat ini, Halmahera Barat mengalami tekanan ekonomi dengan pendapatan APBD yang […]

  • Tak Biasa, Gorontalo Gelar Lomba Toilet Terbersih Tiap Bulan

    Tak Biasa, Gorontalo Gelar Lomba Toilet Terbersih Tiap Bulan

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 239
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Kota Gorontalo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menghadirkan inovasi unik dalam membangun budaya bersih di lingkungan sekolah, yakni melalui lomba “toilet terbersih” yang digelar setiap bulan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo, Husin Ali, menjelaskan bahwa program ini tidak sekadar menilai kebersihan fisik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter […]

  • Kronologi Pembunuhan Pensiunan JICT Ermanto Usman di Bekasi, Pelaku Sudah Ditangkap Polisi

    Kronologi Pembunuhan Pensiunan JICT Ermanto Usman di Bekasi, Pelaku Sudah Ditangkap Polisi

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 206
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kasus pembunuhan terhadap Ermanto Usman (65) di kawasan Jatibening, Kota Bekasi, mulai menemukan titik terang. Tim Jatanras dari Polda Metro Jaya telah menangkap pelaku pembunuhan yang menewaskan pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal tersebut. Meski demikian, pihak kepolisian hingga kini masih menutup identitas serta jumlah pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut. Ditemukan Tewas […]

expand_less