Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Belajar Kesantunan Bertoleransi dari Libo

  • account_circle Suaib Pr
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 374
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di sebuah kampung kecil di pedalaman Papua, nama Libo mendadak menjadi buah bibir. Bocah sekolah dasar itu viral bukan karena prestasi akademik atau keberanian luar biasa, melainkan karena sikap santunnya yang sederhana namun sarat makna.

Libo dikenal sebagai anak yang ramah, penuh senyum, dan selalu menghormati orang lain. Suatu hari, ia berinteraksi dengan Bintang, seorang anggota TNI yang beragama Islam. Saat itu, Bintang hendak merangkul Libo dengan penuh keakraban. Namun, Libo dengan sopan menolak.

Penolakan itu bukan karena ia tidak suka, melainkan karena ia baru saja memegang seekor babi. Dengan penuh ketulusan, ia berkata: “Jangan pegang adek Ribo, adek Ribo barusan pegang babi. Nanti Abang tidak bisa salat, pamali toh.”

Selengkapnya lihat: https://www.tiktok.com/@btngg23/video/7638886236517666068

Kalimat sederhana itu mencerminkan betapa Libo memahami perbedaan keyakinan. Ia tahu bahwa dalam ajaran Islam, babi dianggap “najis”, dan menyentuhnya bisa mengganggu kesucian ibadah.
Alih-alih bersikap acuh, Libo justru menjaga agar rekannya tidak terhalang dalam menjalankan kewajiban agama.

Sikap kecil ini menjadi pelajaran besar: toleransi bukan hanya soal menerima perbedaan, tetapi juga tentang kesadaran untuk menjaga kenyamanan orang lain. Dari seorang bocah Papua, kita belajar bahwa kesantunan bertoleransi bisa lahir dari hati yang tulus, tanpa perlu diajarkan teori panjang lebar.

Menriknya lagi, di saat dunia pendidikan kita sibuk menampilkan prestasi akademik, Libo hadir dengan sikap dan kesantunan yang luar biasa. Sikap Ribo, seolah mengingatkan bahwa pendidikan sejati bukan hanya soal angka di rapor, melainkan bagaimana nilai-nilai kemanusiaan dan penghargaan terhadap sesama ditanamkan sejak dini.

Libo telah menunjukkan bahwa toleransi bukanlah konsep rumit, melainkan tindakan sederhana yang berakar dari rasa hormat. Sikap Ribo mengingatkan bahwasaya perbedaan agama di Indonesia bisa tetap indah bila dijaga dengan sikap saling menghargai.

Lebih dari itu, sikap Libo menegaskan bahwa toleransi sejati selalu berjalan beriringan dengan kejujuran, kesantunan, dan kepedulian terhadap sesama, termasuk kepada mereka yang berbeda keyakinan.

Baginya, perbedaan agama bukanlah penghalang untuk saling menghargai, melainkan ruang untuk membangun kebersamaan atas dasar kepercayaan, kesantunan dan kejujuran.

 

 

  • Penulis: Suaib Pr

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Filsafat di Tengah Badai Teknologi, Pesantren Khatamun Nabiyyin Gelar Stadium Generale Bahas Krisis Kemanusiaan

    Filsafat di Tengah Badai Teknologi, Pesantren Khatamun Nabiyyin Gelar Stadium Generale Bahas Krisis Kemanusiaan

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Asep Alfarizi
    • visibility 317
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pesantren Khatamun Nabiyyin bersama Khatam Institute menggelar Stadium Generale bertajuk “Peran Filsafat dalam Kehidupan Kontemporer: Antara Kemajuan Teknologi dan Krisis Kemanusiaan” pada Rabu, 13 Mei 2026, di Auditorium Khatamun Nabiyyin, Condet, Jakarta Timur. Kegiatan tersebut menghadirkan Prof. Dr. Amsal Bakhtiar sebagai narasumber utama dan dipandu oleh Muh. Agus Salim selaku moderator. Dalam pemaparannya, […]

  • BNPT Ingatkan Generasi Z dan Alpha Waspada Radikalisme di Media Sosial dan Game Online

    BNPT Ingatkan Generasi Z dan Alpha Waspada Radikalisme di Media Sosial dan Game Online

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengingatkan bahwa penyebaran paham radikal di era digital dapat terjadi sangat cepat, mulai dari internet, media sosial, hingga game online, yang kini banyak menyasar generasi Z dan Alpha. “Di era digital, paham-paham radikal ini bisa sangat cepat disebarluaskan. Mereka ada yang terpapar melalui media sosial, ada juga yang […]

  • Ramadan: Bulan Ketercelupan Ontologis dalam Sibghah Ilahi

    Ramadan: Bulan Ketercelupan Ontologis dalam Sibghah Ilahi

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Prolog: Warna yang Mengubah Jiwa Bayangkan selembar kain putih yang dicelupkan ke dalam larutan pewarna. Semakin lama ia terendam, semakin pekat warna yang menyatu dengan serat kain itu. Begitu pula dengan manusia di bulan Ramadan, ia tercelup dalam keheningan ibadah, dalam doa yang mendalam, dalam puasa yang meluruhkan kerak-kerak duniawi. Ramadan bukan sekadar ritual tahunan, […]

  • LKNU Gorontalo Dorong Sinergi Ekonomi Syariah dan Kesehatan Umat

    LKNU Gorontalo Dorong Sinergi Ekonomi Syariah dan Kesehatan Umat

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Provinsi Gorontalo, dr. Sri Manovita Pateda, M.Kes., Ph.D, menegaskan bahwa pelaksanaan Pekan Ekonomi Syariah memiliki nilai strategis yang tidak hanya menyentuh aspek ekonomi, tetapi juga kesehatan masyarakat (Selasa, 28/10/2025). Menurut dr. Sri Manovita, ekonomi syariah tidak dapat dipisahkan dari kesehatan karena keduanya saling menguatkan. “Kesehatan adalah modal dasar produktivitas, […]

  • Studi Ungkap “Jam Kematian Sel”: Ukuran Nukleolus Bisa Prediksi Penuaan

    Studi Ungkap “Jam Kematian Sel”: Ukuran Nukleolus Bisa Prediksi Penuaan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 314
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Sebuah studi terbaru mengungkap mekanisme baru yang mengatur proses penuaan pada tingkat sel. Para ilmuwan menemukan bahwa ukuran nukleolus, struktur kecil di dalam inti sel, dapat menjadi indikator kapan sebuah sel mendekati akhir masa hidupnya. Penelitian yang dilakukan oleh tim dari Weill Cornell Medicine menunjukkan bahwa perubahan ukuran nukleolus dapat memengaruhi stabilitas bagian […]

  • Bersuara

    Bersuara

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Dunia maya kembali bergeliat. Kali ini di sebuah ajang cerdas cermat setingkat SMA terjadi peristiwa. Boleh jadi, peristiwa seperti ini sudah sering terjadi, tetapi baru kali ini terblow up.  Salah seorang peserta  dari kelompok C menginterupsi keputusan juri yang memberinya nilai minus untuk jawaban yang sama yang justru diberi nilai plus kepada kelompok lain. Sang peserta mencoba […]

expand_less