Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jangan Jadi Nahdliyyin Imma’ah

  • account_circle Abdullah Aniq Nawawi
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 85
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ada hadits yang patut direnungkan oleh kita semua, khususnya oleh warga Nahdliyyin yang akhir-akhir ini menyaksikan banyak kejanggalan pada tubuh organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Mulai dari konflik internal hingga kasus-kasus yang menyeret para pengurus dan tokohnya.

Nabi bilang begini:

لا تَكُونُوا إمعة تَقولُونَ إِن أحسن النَّاس أحسنا وَإِن ظلمُوا ظلمنَا

“Janganlah kalian menjadi “imma’ah”. Yaitu orang yang menjadi baik jika orang-orang baik, dan berlaku dzalim saat orang-orang dzalim”

Secara sederhana, Imma’ah adalah pribadi-pribadi yang labil. Jika diingatkan akan kekeliruannya ia menjawab: “si A saja begitu”. Dalan kasus kurban Prabowo lalu misalnya. Ketika yang lain secara elegan adu argumen, ada pihak yang malas berpikir berseloroh: “presiden sebelumnya juga begitu”. Itu salah satu contoh imma’ah.

Contoh lain dari sikap Imma’ah adalah pribadi-pribadi yang mengakui banyak identitas demi kepentingan sesaat. Bertemu warga NU dia mengaku NU, bertemu Muhammadiyah dia mengaku Muhammadiyah. Bertemu tokoh partai A mengaku simpatisan partai A, bertemu tokoh partai B mengaku pendukung fanatik partai B. Bertemu timses A dia mengaku dukung A, bertemu timses B dia mengaku pendukung B. Di kepengurusan NU banyak sekali model begini, apalagi menjelang momentum politik dan menjelang Muktamar NU.

Tapi bukan itu yang hendak ditegaskan dalam tulisan ini. Pada kondisi NU tidak seharum tahun-tahun lalu namanya, jangan menjadi Imma’ah. Jangan hanya bangga mengaku NU saat NU di atas ufuk, lalu enggan mengakuinya ketika NU menghadapi persoalan. Apalagi sampai berubah menjadi kebencian terhadap NU hanya karena kecewa pada sebagian pengurus dan tokohnya.

Dalam kelanjutan hadits di atas Nabi bersabda:
وَلَكِن وطنوا أَنفسكُم إِن أحسن النَّاس أَن تحسنوا وَإِن أساؤوا أَن لا تظلموا

“Akan tetapi mantapkanlah identitas kalian. Apabila orang-orang berbuat baik, kalian berbuat baik. Dan apabila mereka berbuat buruk kalian tidak ikut berbuat zalim”

NU tetaplah NU. Organisasi yang mengeluarkan resolusi Jihad membela dan mempertahankan kemerdekaan. Organisasi yang menaungi ribuan pesantren dan melahirkan banyak Ulama, intelektual serta kader-kader muslim mumpuni. Organisasi yang hingga hari ini masih menjadi tempat dan harapan banyak orang.

Jika ada yang aneh dengan kelakuan pengurus atau tokoh-tokohnya, anggap saja itu cobaan atau adzab bagi kita yang memilih dan menokohkan mereka. Di luar itu, NU sebagai jam’iyyah dan jama’ah tetap patut dicintai.

Karena itu, kerja-kerja organisasi harus tetap jalan. Kaderisasi, kegiatan keilmuan, pelayanan, harus tetap jalan.

Penulis : Pengurus LBM PBNU dan Mantan Ketua Tanfidziyah dan Rais Syuriyah PCNU Maroko
  • Penulis: Abdullah Aniq Nawawi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Chelsea Pecat Enzo Maresca Meski Bertengger di Lima Besar Liga Inggris

    Chelsea Pecat Enzo Maresca Meski Bertengger di Lima Besar Liga Inggris

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 223
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Chelsea secara resmi memecat pelatih Enzo Maresca di tengah berlangsungnya Liga Primer Inggris musim 2025/2026. Keputusan tersebut diambil manajemen The Blues meski performa tim dinilai belum sepenuhnya terpuruk. Saat ini, Chelsea masih menempati peringkat kelima klasemen sementara Liga Inggris. Namun, jarak 15 poin dari pemuncak klasemen Arsenal dianggap sebagai sinyal peringatan serius bagi […]

  • Ramadhan Yang Robek

    Ramadhan Yang Robek

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Asrul G.H. Lasapa
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Oleh : Asrul G.H. Lasapa – (Pegiat Dakwah Gorontalo) Puasa merupakan kawah candradimuka yang menjadi tempat melatih dan menggembleng seseorang agar memiliki mental spiritual yang agung dan mulia. Ritual puasa tidak hanya sekedar penampakan simbolitas permukaan yang nyata berupa tidak makan, minum dan hubungan seksual semata, tetapi puasa adalah kemampuan pengendalian jiwa dari keterpurukan emosional. […]

  • DPR Buka Suara: Lemahnya Propam Jadi Biang Turunnya Kepercayaan Publik

    DPR Buka Suara: Lemahnya Propam Jadi Biang Turunnya Kepercayaan Publik

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyoroti serius lemahnya pengawasan internal di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Anggota Komisi III DPR RI, Martin Tumbelaka, menilai ketidaktegasan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) menjadi salah satu faktor utama menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Pernyataan tersebut disampaikan Martin dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panitia Kerja […]

  • Abu Madhura; Muadzin Yang Semula Mengejek Azan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #26)

    Abu Madhura; Muadzin Yang Semula Mengejek Azan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #26)

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Pada edisi sebelumnya, saya menulis Abdullah ibn Umm Maktum sebagai partner muadzin Bilal ibn Rabah. Keduanya adalah muadzin yang ditunjuk Nabi untuk pelaksanaan salat di Madinah. Dari sekitar Masjid Nabawi, suara azan mereka menjadi penanda waktu bagi kehidupan kaum Muslim di kota itu. Pasca peristiwa Fathul Makkah, Nabi Kembali ke Mekkah dan membangun Mekkah dengan […]

  • Puncak PES PWNU Gorontalo: Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Da’i Cilik dan Mobile Lengend

    Puncak PES PWNU Gorontalo: Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Da’i Cilik dan Mobile Lengend

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Suasana penuh kebersamaan mewarnai penutupan Pekan Ekonomi Syariah (PES) PWNU Gorontalo 2025 yang digelar sejak 28 Oktober 2025 sampai dengan Kamis 30 Oktober 2025 di pelataran kantor PWNU Gorontalo. Penutupan diisi dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang berbagai lomba yang sebelumnya digelar, termasuk Lomba Da’i Cilik dan Lomba Mobile Legends bertema ekonomi syariah. Kedua lomba […]

  • Map Is Not Territory

    Map Is Not Territory

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Oleh : Pepy Albayqunie (Jamaah di Gusdurian, Seorang pecinta kebudayaan lokal di Sulawesi Selatan yang belajar menulis novel secara otodidak. Ia lahir dengan nama Saprillah) Dalam kegiatan orientasi atau pelatihan Moderasi Beragama, ada satu latihan sederhana yang sering memantik diskusi selanjutnya. Peserta diminta menggambar denah perjalanan dari rumah menuju lokasi pelatihan. Tidak perlu akurat, tidak […]

expand_less