Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Pemkot Jayapura Siapkan 100 Hektare Sawah, Usulkan Tambahan hingga 300 Hektare untuk Dukung Swasembada Pangan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
  • visibility 121
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com, JAYAPURA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura menyiapkan sekitar 100 hektare lahan di Distrik Muara Tami untuk pengembangan tanaman padi sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan di Tanah Papua.

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, mengatakan potensi lahan pertanian di Distrik Muara Tami hingga kawasan perbatasan Republik Indonesia dengan Papua Nugini masih cukup luas dan dapat terus dikembangkan.

“Saat ini sudah tersedia sekitar 100 hektare lahan di Distrik Muara Tami yang siap untuk ditanami padi dan ada juga lahan yang telah ditanami padi,” kata Abisai Rollo di Jayapura.

Menurutnya, Pemkot Jayapura juga mengusulkan tambahan program cetak sawah seluas 200 hingga 300 hektare guna memperluas areal pertanian produktif di wilayah tersebut.

“Bila ke depan ada peluang pengembangan lebih lanjut, kami masih memiliki lahan yang dapat disiapkan hingga kawasan perbatasan untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Selain pengembangan sektor pertanian pangan, Pemkot Jayapura turut mendorong pengembangan komoditas perkebunan.

Pemerintah daerah telah mengusulkan kepada Kementerian Pertanian agar mendukung pengembangan perkebunan kakao seluas 100 hektare di wilayah Kota Jayapura.

Menurut Abisai, dukungan pemerintah pusat sangat diperlukan agar sektor pertanian dan perkebunan di Distrik Muara Tami dapat berkembang lebih optimal.

Ia berharap pengembangan lahan pertanian dan perkebunan tersebut tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani serta mendukung target swasembada pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Negeri Tiba tiba Dan riuhnya Klarifikasi

    Negeri Tiba tiba Dan riuhnya Klarifikasi

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Negeri ini kian sering bekerja dengan cara tiba-tiba. Kebijakan lahir mendadak, diumumkan gegap gempita, lalu dijalankan sambil tergesa. Ketika tersandung di lapangan—yang sebenarnya bisa diprediksi sejak awal—negara pun segera masuk ke fase berikutnya: kebisingan klarifikasi. Dua hal ini bukan kebetulan. Negeri Tiba-Tiba dan Klarifikasi yang Ribut adalah pasangan serasi dalam politik kita hari ini. Ambil […]

  • Tersesat di Antara Makna: Tanggapan terhadap Donald Tungkagi soal Makuta Ilmu sebagai Paradigma Epistemologi UIN Smart

    Tersesat di Antara Makna: Tanggapan terhadap Donald Tungkagi soal Makuta Ilmu sebagai Paradigma Epistemologi UIN Smart

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 1.478
    • 0Komentar

    Sebagai seorang alumni, ketika mendengar kabar baik bahwa IAIN Sultan Amai Gorontalo sedikit lagi menjadi UIN Sultan Amai Gorontalo (selanjutnya: UIN Smart), saya kegirangan minta ampun. Saya tahu prosesnya amat lama, melibatkan banyak sekali pihak, dan pekerjaan yang tidak mudah. Pada 17 Oktober 2025, alhasil terbit surat MenPAN-RB kepada presiden tentang Permohonan Izin Prakarsa Penyusunan […]

  • Dubes RI untuk Filipina Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo Meninggal Dunia

    Dubes RI untuk Filipina Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 235
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Republik Filipina, Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Widjojo, meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Ahad (8/2/2026) pukul 20.15 WIB. Kabar duka tersebut beredar melalui pesan singkat keluarga. Dalam pesan itu disampaikan, “Innalillahi wainnailaihi rajiun… Telah berpulang ke rahmatullah pada Minggu, 8 […]

  • Menanti Dakwah Keagamaan Nahdlatul Ulama dalam Pelestarian Lingkungan

    Menanti Dakwah Keagamaan Nahdlatul Ulama dalam Pelestarian Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2019
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Plastik telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Sifatnya yang ringan, kuat, dan praktis menjadikannya pilihan utama dalam berbagai aktivitas manusia. Namun di balik kemudahan tersebut, sampah plastik justru menyimpan ancaman serius bagi kesehatan manusia dan keseimbangan lingkungan. Sampah plastik membutuhkan waktu puluhan bahkan ratusan tahun untuk dapat terurai secara alami. Sebagai negara […]

  • Khutbah Jumat: Hari Arafah sebagai Madrasah Kemanusiaan dan Peradaban

    Khutbah Jumat: Hari Arafah sebagai Madrasah Kemanusiaan dan Peradaban

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Hari Arafah bukan hanya momentum agung dalam rangkaian ibadah haji, tetapi juga menyimpan pelajaran besar tentang kemanusiaan, persaudaraan, dan pembangunan peradaban. Melalui khutbah Jumat ini, jamaah diajak memahami makna Arafah sebagai ruang muhasabah diri sekaligus refleksi sosial bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai kesetaraan, persatuan, serta pentingnya spiritualitas dalam menjaga keutuhan bangsa menjadi pesan utama […]

  • Ketika Karamah dan Budaya Menyatu: Menelusuri Jejak Spiritualitas Islam Gorontalo Lewat Sosok Bapu Paci Nurjana

    Ketika Karamah dan Budaya Menyatu: Menelusuri Jejak Spiritualitas Islam Gorontalo Lewat Sosok Bapu Paci Nurjana

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle M. Fadhil Hadju
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Di tanah Gorontalo, Islam tidak hanya dipeluk dalam syariat, tetapi juga dirawat dalam budaya. Dalam ritus seperti modikili, tahlilan, maulidan, dan doa arwah, agama dan adat saling menyatu. Di antara masyarakat yang memegang teguh warisan ini, terdapat satu nama yang tetap harum hingga hari ini: KH Yahya Podungge, atau yang lebih dikenal dengan Bapu Paci […]

expand_less