Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Mahasiswa KKN Unhas Angkatan 116 Gelar Penanaman Mangrove di Desa Pajukukang

  • account_circle Hardiansyah
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • visibility 142
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NULONDALO.COM–MAROS–Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja Penanaman Mangrove di kawasan pesisir Desa Pajukukang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sabtu (1/8). Kegiatan ini merupakan bentuk aksi nyata mahasiswa dalam mendukung pelestarian ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kawasan mangrove. Penanaman dilaksanakan melalui sinergi dengan pemerintah desa serta masyarakat setempat.

Bibit mangrove ditanam pada kawasan pesisir yang menjadi lokasi rehabilitasi untuk mendukung keberlanjutan ekosistem pantai. Melalui kegiatan ini, mahasiswa bersama masyarakat melakukan penanaman secara langsung sebagai upaya memperkuat fungsi mangrove dalam melindungi pantai dari abrasi, menjaga habitat berbagai jenis biota pesisir, serta meningkatkan kemampuan kawasan pesisir dalam menyerap karbon. Selain menjadi bentuk pelestarian lingkungan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga vegetasi mangrove yang telah ditanam.

Koordinator Posko KKN Tematik Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, A. M. Fatih Farhat, mahasiswa Teknik Kelautan, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, mengatakan bahwa penanaman mangrove merupakan langkah nyata yang melengkapi kegiatan edukasi yang telah dilaksanakan sebelumnya.

“Penanaman mangrove ini menjadi bentuk aksi nyata dari edukasi yang telah kami lakukan. Kami berharap masyarakat tidak hanya memahami pentingnya mangrove, tetapi juga ikut berperan dalam menjaga dan merawat tanaman yang telah ditanam sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Fatih.

Kegiatan penanaman berlangsung dengan melibatkan masyarakat yang secara bersama-sama menanam bibit mangrove di titik yang telah ditentukan. Pendampingan selama proses penanaman dilakukan untuk memastikan bibit ditanam dengan teknik yang tepat sehingga memiliki peluang tumbuh yang baik. Kolaborasi tersebut menjadi wujud sinergi antara mahasiswa, instansi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pelestarian lingkungan pesisir.

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Tematik Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap penanaman mangrove tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi langkah awal dalam memperkuat kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir secara berkelanjutan di Desa Pajukukang.

  • Penulis: Hardiansyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Belum Memiliki Izin Lokasi, KOPRA INSTITUT Soroti PT. Pangkatan Indonesia

    Diduga Belum Memiliki Izin Lokasi, KOPRA INSTITUT Soroti PT. Pangkatan Indonesia

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Komite Perjuangan Rakyat (KOPRA) INSTITUT, menyoroti PT. Pangkatan Indonesia salah satu perusahan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah desa Tanjung Siram Billah Hulu kabupaten Labuhanbatu. Perusahan ini di duga belum memiliki izin lokasi dan perizinan kebun. Ketua Bidang Kajian Lingkungan KOPRA INSTITUT Julkifli mengungkapkan bahwa berdasarkan data dan informasi yang ia peroleh ada dugaan PT. […]

  • Khutbah Jumat: Islam sebagai Rahmat, Antara Ajaran dan Perwujudan

    Khutbah Jumat: Islam sebagai Rahmat, Antara Ajaran dan Perwujudan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Di tengah dunia yang semakin bising oleh teknologi, manusia justru kian akrab dengan kesunyian yang ganjil. Segalanya menjadi lebih cepat, lebih dekat, dan lebih canggih—namun hati manusia tidak serta-merta menjadi lebih tenang. Di balik layar yang terang, banyak jiwa diam-diam meredup. Di tengah limpahan informasi, manusia justru kehilangan arah. Fenomena ini bukan sekadar gejala psikologis, […]

  • Ummu Athiyah, Sang Juru Rawat di Medan Perang (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #8)

    Ummu Athiyah, Sang Juru Rawat di Medan Perang (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #8)

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Ummu ‘Athiyah al‑Ansariyah adalah sahabat perempuan dari kalangan Anshar yang hidup dan beraktivitas di Madinah pada masa Nabi Muhammad SAW. Sumber-sumber klasik mencatat namanya sebagai Nusaibah binti al-Harith, meskipun terdapat variasi penulisan nasabnya di berbagai teks sejarah. Identitasnya sebagai sahabat yang aktif tetap konsisten dalam riwayat yang sampai kepada generasi setelahnya. Ummu ‘Athiyah ikut terlibat […]

  • Kisah Inspiratif Ibu Warni asal Gorontalo, Berdagang Es Kelapa Demi Empat Anak

    Kisah Inspiratif Ibu Warni asal Gorontalo, Berdagang Es Kelapa Demi Empat Anak

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Kabar Perempuan – Peringatan Hari Ibu Nasional yang jatuh pada 22 Desember 2024 kemarin sejatinya adalah perayaan untuk menghargai jasa perjuangan seorang ibu. Hari Ibu adalah hari dimana seorang ibu mendapatkan ucapan atas jasa-jasanya selama ini. Menghargai kedudukannya, peran dan kontribusi dalam rumah tangga. Sebagaimana tema Hari Ibu Nasional 2024 bertajuk; Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya […]

  • DPRD Sulteng Desak Gubernur Hentikan Aktivitas PT Pantas Indomining

    DPRD Sulteng Desak Gubernur Hentikan Aktivitas PT Pantas Indomining

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 576
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Palu –DPRD Provinsi Sulawesi Tengah secara resmi menyampaikan rekomendasi kepada Gubernur Sulawesi Tengah terkait dugaan aktivitas pertambangan ilegal yang dilakukan oleh PT Pantas Indomining di wilayah Batu Mahik Dongkalan, Kabupaten Banggai. Surat tersebut ditandatangani Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Mohammad Arus Abdul Karim, sebagai tindak lanjut dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD […]

  • Masyarakat Adat Halmahera Timur Murka, Ultimatum Amin Bahrun Segera Buka Inaport dan EPNBP

    Masyarakat Adat Halmahera Timur Murka, Ultimatum Amin Bahrun Segera Buka Inaport dan EPNBP

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Kemarahan masyarakat adat Maba, Halmahera Timur mencapai puncaknya. Mereka menuding Amin Bahrun, yang hanya berstatus Pjs KTT PT ANI, bertindak semena-mena dengan menjadikan laut Maba sebagai lokasi parkir tongkang berminggu-minggu. Hal ini sengaja tongkang tersebut telah di Sandra oleh saudara Amin Bahrun sangat berbahaya terhadap pencemaran laut dan akan menghancurkan mata pencaharian nelayan tradisional. ” […]

expand_less