Breaking News
dark_mode
Trending Tags

UNU Gorontalo Dampingi Petani Atasi Konflik Satwa

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • visibility 151
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Gorontalo yang melakukan penanaman papaya di batas ladang Masyarakat dengan kawasan hutan.

Penanaman buah ini merupakan upaya untuk meredam konflik satwa liar dan petani yang hingga kini belum mampu diatasi.

Mahasiswa ini menanam bibit papaya dengan jarak tertentu pada bidang lahan, sehingga saat pohon besar dan berbuah nanti kawasan ini menjadi sumber makan bagi monyet, sehingga satwa ini diharapkan tidak sampai menuju ladang produktif warga.

“Cukup di kawasan yang ditumbuhi papaya ini kelompok monyet ini sudah kenyang, ini upaya yang masih dicoba untuk mengurangi konflik,” kata Ikraeni Safitri Kepala Program Studi Konservasi Hutan UNU Gorontalo, Minggu (6/7/2025).

Ikraeni mengungkapkan upaya ini dilakukan di Dusun Limu Desa Bihe Kecamatan Asparaga Kabupaten Gorontalo. Daerah ini merupakan kawasan penyangga Taman Hutan Raya (Tahura) BJ Habibie yang menjadi satu kesatuan bentang alam dengan Suaka Margasatwa (SM) Nantu.

Konflik satwa dengan para petani di dusun ini cukup tinggi, setiap hari para petani menjaga ladang mereka untuk menjaga agar monyet tidak merusak tanaman jagung. Konflik satwa ini terjadi setiap hari sepanjang tahun.

Menariknya, pembuatan barrier atau pembatas untuk mencegah monyet masuk ke lahan warga mahasiswa magang justru menyediakan sumber pakan yang berlimpah, bahkan berlebih untuk satwa liar ini.

Dipilihnya buah papaya karena tanaman ini berbuah sepanjang tahun yang dapat menyediakan pakan untuk kelompok monyet yang menjelajah hingga ke ladang petani.

“Kami tidak membuat pagar yang menghalangi satwa liar, kami menyediakan makanan yang berlebih. Setelah makan diharapkan kelompok monyet ini akan kembali ke hutan,” tutur Ikra.

Pepaya yang ditanam ini dalam jumlah banyak, tidak hanya satu hingga tiga pohon yang berbaris memanjang.

Ikra menjelaskan konflik satwa di kawasan penyangga memang masalah yang pelik dan komplek, apalagi monyet salah satu jenis primata yang memiliki kecerdasan dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitar manusia.

Untuk itu UNU Gorontalo melakukan kolaborasi dengan petani, Agraria Institute Gorontalo sebuah lembaga lokal yang mendampingi petani melakukan transformasi dari pola monokultur jagung ke tanaman tahunan melalui dukungan pendanaan dari Global Environment Facility Small Grants Programme (GEF SGP) Indonesia.

Yati Ismail salah seorang mahasiswa magang di Dusun Limu ini mengatakan sebelum melakukan penenaman buah papaya di lahan, mereka telah mendiskusikan dengan petani. Hasil diskusi ini menjadi uji coba dalam mengatasi masalah konflik satwa liar ini.

“Awalnya kami juga turun ke ladang menjaga monyet bersama petani, memperhatikan perilaku satwa tersebut,” tutur Yati yang ditemani Sri Indriani Palu, mahasiswa magang UNU Gorontalo juga.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadan dan Jurang Kesenjangan

    Ramadan dan Jurang Kesenjangan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Suaib Prawono
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Ramadan selalu hadir dengan semarak yang khas. Beragam ekspresi keagamaan mencuat ke ruang publik, mulai pengajian rutin, ceramah agama, semarak majelis taklim, hingga seruan sahur jelang dini hari. Ramadan seolah telah menjadi panggung besar ekspresi keagamaan. Selain dimaknai sebagai bulan suci, juga diyakini sebagai bulan penuh berkah; bulan yang dirindukan umat Islam karena pahala amal […]

  • Abu Hurairah: Sahabat yang Namanya Hidup dalam Ribuan Hadis (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #28)

    Abu Hurairah: Sahabat yang Namanya Hidup dalam Ribuan Hadis (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #28)

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Nama Abu Hurairah tentu tidak asing di telinga umat Islam. Namanya sering muncul dalam kitab-kitab hadis, dalam ceramah, bahkan dalam pelajaran agama di sekolah. Ia dikenal sebagai sahabat yang meriwayatkan hadis Nabi dalam jumlah yang sangat banyak. Namun, di balik nama yang begitu sering disebut itu, tidak banyak orang benar-benar mengenal siapa dirinya. Nama asli […]

  • Rezim Klarifikasi dan Politik Ekstraktivisme di Maluku Utara

    Rezim Klarifikasi dan Politik Ekstraktivisme di Maluku Utara

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Oleh : Riskiyawan Hasan Dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat Maluku Utara disuguhi berbagai “klarifikasi” yang disampaikan Gubernur Maluku Utara melalui podcast, media nasional da berbagai saluran digital lainnya. Sekilas, langkah itu terlihat seperti usaha untuk memperbaiki pandangan publik. Namun jika dilihat dalam perspektif komunikasi politik, situasi ini lebih tepat dipahami munculnya apa yang kemudian disebut […]

  • Peneliti Internasional Teliti Sampah Plastik di Gorontalo

    Peneliti Internasional Teliti Sampah Plastik di Gorontalo

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Tim riset Internasional Partnership for Australia–Indonesia Research (PAIR) Sulawesi khususnya grup peneliti Net Zero 2.5 sukses menggelar diskusi kelompok terpumpun bertajuk “Pengelolaan Sampah Plastik Sekali Pakai di Fasilitas Pelayanan Kesehatan”  di aula Prof. Abdul Sammadkadir, Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Kegiatan ini merupakan bagian dari riset kolaboratif Indonesia–Australia yang difasilitasi oleh Australia–Indonesia Centre (AIC). Melalui forum […]

  • Reaktivasi 11 Juta Peserta PBI Tersendat, DPR Soroti Kinerja Pemerintah

    Reaktivasi 11 Juta Peserta PBI Tersendat, DPR Soroti Kinerja Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 234
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, menilai pemerintah belum menjalankan secara optimal kesepakatan reaktivasi 11 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama sejumlah kementerian dan lembaga di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Irma mengungkapkan, hingga saat ini realisasi reaktivasi […]

  • Warga Dufa-Dufa Boikot Jalan, Desak KM Queen Mary Kembali Berlabuh di Pelabuhan Sultan Mudjafar Syah II

    Warga Dufa-Dufa Boikot Jalan, Desak KM Queen Mary Kembali Berlabuh di Pelabuhan Sultan Mudjafar Syah II

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Asril R Mahmud
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Ternate – Menjelang bulan suci Ramadan, warga Kelurahan Dufa-Dufa menggelar aksi pemboikotan akses jalan utama, Kamis 26 Februari 2026. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap polemik perubahan rute dan lokasi sandar kapal di Pelabuhan Sultan Mudjafar Syah II. Aksi berlangsung dengan pemblokiran sejumlah ruas jalan utama di wilayah Dufa-Dufa. Massa aksi menuntut agar KM […]

expand_less