Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tinggalkan Jagung Priatno Sejahtera Menanam Kakao

  • account_circle Redaksi Nulondalo
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • visibility 87
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo dikenal memiliki bentang alam pertanian jagung yang dihiasi hamparan kebun jagung di lereng-lereng bukit.

Meskipun indah dipandang mata tetapi pesona kebun jagung itu ternyata menyimpan bahaya besar, yakni erosi permukaan tanah (top soil) karena pengolahan lahan tanpa terasering atau teknik konservasi tanah.

Menghadapi kondisi ini, hati Priatno (45) galau. Pria Jawa transmigran asal Banyumas Jawa Tengah ini menyimpan kegundahan tentang masa depan pertanian palawija di desanya. Ia tinggal di Dusun Permai nomor 15 Desa Puncak Jaya Kecamatan Taluditi.

Sebagai seorang guru sekaligus petani ia sudah lama merasakan biaya pertanian jagung setiap tahun naik, sementara produksi jagung cenderung menurun karena kesuburan tanah terus merosot. Kegalauan hatinya semakin menjadi-jadi menghadapi kenyataan harga komoditas jagung ini selalu mengecewakan.

Priatno bertekad untuk keluar dari situasi itu.

Momentum untuk berubah datang pada akhir tahun 2023 ketika harga biji kakao kering di tingkat petani melejit ke harga 100.000 per kg dari sebelumnya hanya sekitar 30.000 per kg.

Bahkan selama periode tahun 2024 petani kakao di Kabupaten Pohuwato, terutama di Kecamatan Taluditi dan Kecamatan Wanggarasi sempat menikmati harga 190.000 per kg. Dalam 15 bulan terakhir harga kakao di tingkat petani masih cukup tinggi antara Rp80-100 juta per ton.

Kenaikan harga kakao bagi Priatno hanyalah salah satu pemicu perubahan pola bertani dari petani jagung dan palawija yang akhir-akhir ini semakin rentan dengan kerusakan lingkungan serta anomali cuaca.

“Hujan semalam saja sudah cukup menimbulkan banjir belakangan ini,” kata Priatno, Minggu (6/7/2025).

Bencana banjir menjadi langganan karena sunga-sungai di sekitar desa mendangkal serta menyempit dipenuhi sedimen tanah dari areal pertanian dari lereng-lereng bukit selama berpuluh-puluh tahun. Ditambah aktivitas tambang liar yang beroperasi di hulu sungai membuat kondisi lingkungan semakin rapuh.

Pertanian jagung monokultur di lereng-lereng bukit ternyata bukan pertanian yang berkelanjutan,

Priatno memutuskan untuk berubah. Perubahan itu dimulai dengan membuat penangkaran benih kakao di pekarangan rumanhya. Awalnya untuk memenuhi kebutuhan bibit sendiri.

“Kami mengetahui tanaman kakao dari saluran media sosial, serta menimba ilmu dari petani kakao di sekitar desa,” ungkap Priatno.

Priatno menceritakan pada awalnya ia menangkarkan 1.000 benih kakao untuk ditanam di lahan sendiri.

Empat bulan kemudian, Faqih (19) anak laki-lakinya mendapat kesempatan dari Perhimpunan Burung Indonesia untuk mengikuti program training of trainer (ToT) budidaya kakao yang berkelanjutan.

Ia bersama 22 orang calon key farmer atau petani andalan lainnya yang terseleksi dari 11 desa di Kabupaten Pohuwato dikirim ke Mars Cocoa Academy, Luwu Timur, Sulawesi Selatan untuk mendalami agronomi tanaman kakao.

Berbekal keterampilan agronomi yang mumpuni serta adanya tren permintaan bibit kakao berkualitas yang meningkat, rombongan kecil petani ini kemudian kompak meningkatkan kapasitas penangkaran benihnya menjadi 20.000 per semester atau 40.000 benih per tahun.

Klon kakao yang mereka kembangkan adalah klon kakao yang telah terbukti cocok di Sulawesi, seperti klon kakao MCC-02, klon S-2, klon ICCRI, serta BB-01.

Berbekal penguasaan teknik grafting atau sambung pucuk dan side grafting atau sambung samping yakni teknik untuk memperbaiki genetik tanaman muda dan tanaman tua, mereka juga sudah mulai menangkarkan benih pengaya kebun kakao seperti durian monthong, alpokat unggul, serta nangka.

Penganekaragaman bibit unggul dari fasilitas pengangkaran ini dimaksudkan agar petani kakao dapat membuat kebun kakao agroforestri yang multihasil.

Selain dari kakao petani juga dapat penghasilan tambahan dari unit lahan yang sama dari durian, alpukat serta tanaman buah-buahan lainnya.

Perbaikan Lingkungan dan Ekonomi

Keberadaan fasilitas pemuliaan tanaman atau penangkaran bibit tanaman unggul ini di tingkat desa turut mendorong perbaikan lingkungan.

Lahan-lahan miring yang dulunya monokultur jagung, perlahan-lahan menjadi tanaman perkebunan yang menguntungkan serta ramah lingkungan.

Selain manfaat lingkungan, Priatno dan anaknya dapat meningkatkan ekonomi keluarga. Tahun 2024 sebanyak 8.000 bibit kakao telah berhasil dijual dengan harga 14.000 per pohon. Nilai transaksinya menccapai Rp112 juta.

Modal rata-rata untuk menghasilkan bibit kakao unggul dari mulai tahap penyemaian hingga bibit siap tanam Rp5.000 per pohon.

Dengan demikian keuntungan dari transaksi 7.000 benih kakao yang terjual tahun lalu mencapai Rp72 juta .

Dengan keuntungan yang cukup menjanjikan tersebut, Faqih sang anak, telah mengajak key farmer dari desa tetangga untuk bekerja di fasilitas pembibitan sehingga saat ini fasilitas pembibitan dikelola oleh tiga orang.

Masniar Tahudin seorang pendamping program kakao berkelanjutan dari Perhimpunan Burung Indonesia. Ia mengatakan pada tahun 2024 lembaganya menyelenggarakan sekolah lapang praktik baik pertanian kakao di Desa Puncak Jaya.

“Sekolah lapang ini melibatkan 53 petani, Priatno dan Faqih adalah bagian dari kelompok tani kakao yang di dampingi Perhimpunan Burung Indonesia,” ujar Masniar Tahudin.

Marahalim Siagian staf Perhimpunan Burung Indonesia yang dihubungi terpisah mengatakan sekitar 65 persen lahan pertanian di Desa Puncak Jaya adalah lahan miring serta desa Puncak Jaya adalah hulu Sungai Randangan—sungai utama di Kabupaten Pohuwato.

“Pertanian agroforestri berbasis kakao di lahan miring sangat relevan saat ini untuk menjawab kerusakan lingkungan yang kian parah,” kata Marahalim.

Marahalim menjelaskan bahwa para petani tanpa harus meninggalkan komoditas jagung, dua komoditas ini masih dapat berdampingan hingga usia tanaman kakao 2 tahun.

  • Penulis: Redaksi Nulondalo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transmigrasi Patriot Didatangkan dari Jawa: Pengakuan Gagalnya Pendidikan di Mamuju?

    Transmigrasi Patriot Didatangkan dari Jawa: Pengakuan Gagalnya Pendidikan di Mamuju?

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Misbahuddin Yamin
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Program Transmigrasi Patriot yang digagas Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanegara dengan mengirim mahasiswa dari tujuh kampus elite seperti UI, UGM, ITB, IPB, ITS, Unpad, dan Undip ke Mamuju, secara sekilas tampak progresif. Narasi yang dibangun adalah kolaborasi, sinergi, dan pembangunan ekonomi inklusif. Namun, jika dibaca secara lebih jernih dan struktural, kebijakan ini menyimpan persoalan […]

  • Kabar Gembira untuk ASN Kota Gorontalo: TPP Desember Segera Dibayarkan

    Kabar Gembira untuk ASN Kota Gorontalo: TPP Desember Segera Dibayarkan

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, mengumumkan kabar gembira bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo. Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bulan Desember akan segera dicairkan dalam waktu dekat. “TPP ASN (Bulan Desember) akan segera kita bayarkan,” ujar Wali Kota Adhan saat memberikan arahan pada apel kendaraan dinas operasional (KDO) pimpinan […]

  • Diduga Korupsi Anggaran, APPRI Desak KPK Periksa Kadis SDABMBK Kabupaten Deli

    Diduga Korupsi Anggaran, APPRI Desak KPK Periksa Kadis SDABMBK Kabupaten Deli

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Jakarta – Aliansi Pemuda Peduli Rakyat Indonesia (APPRI) menggelar aksi unjuk rasa di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia ( KPK RI ) Jakarta , Selasa (27/01/2026). Aksi tersebut menyoroti dugaan korupsi yang terjadi di Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang pada tahun anggaran 2025. Koordinator aksi, […]

  • HAM & ASSOCIATES Lapor Hakim PN Sanana ke Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung RI

    HAM & ASSOCIATES Lapor Hakim PN Sanana ke Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung RI

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Advokat HAM & ASSOCIATES laporkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sanana ke Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) RI atas dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim. Laporan tertanggal 29 April 2025 tersebut dilayangkan pada hari, Jum’at (16/05/2025). Pasalnya, setelah membaca dan mempelajari seluruh berkas yang berkaitan dengan Perkara Nomor 3/Pdt.G/2024/PN.Snn yang diucapkan […]

  • Solidaritas PC PMII Baabullah Kota Ternate Untuk Sumatera dan Aceh Sekaligus Berikan Warning Wilayah Maluku Utara 

    Solidaritas PC PMII Baabullah Kota Ternate Untuk Sumatera dan Aceh Sekaligus Berikan Warning Wilayah Maluku Utara 

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Asril
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Nulondalo.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Baabullah Kota Ternate menggelar aksi kemanusiaan untuk korban bencana alam di Sumatra dan Aceh, sekaligus mengampanyekan peringatan darurat ekologi bagi Maluku Utara yang saat ini dikepung oleh aktivitas pertambangan secara masif. Ternate, 7 Desember 2025. Aksi yang berlangsung di depan Lank Mart itu diisi dengan penggalangan donasi, […]

  • Bappeda Provinsi Gorontalo Gelar FGD Bahas Tata Kelola Pengelolaan Sampah Terpadu di TPA Talumelito

    Bappeda Provinsi Gorontalo Gelar FGD Bahas Tata Kelola Pengelolaan Sampah Terpadu di TPA Talumelito

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Kajian Implementasi Kebijakan dan Tata Kelola Pengelolaan Sampah di TPA Talumelito dengan Sistem Terintegrasi dan Berkelanjutan di Provinsi Gorontalo”, yang berlangsung di TPS3R Proklim Bulla, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Selasa (4/11/2025). Kegiatan ini menghadirkan ketua tim riset , Prof. Dr.Sukirman Rahim, S.Pd, […]

expand_less