Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Tinggalkan Jagung Priatno Sejahtera Menanam Kakao

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • visibility 136
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo dikenal memiliki bentang alam pertanian jagung yang dihiasi hamparan kebun jagung di lereng-lereng bukit.

Meskipun indah dipandang mata tetapi pesona kebun jagung itu ternyata menyimpan bahaya besar, yakni erosi permukaan tanah (top soil) karena pengolahan lahan tanpa terasering atau teknik konservasi tanah.

Menghadapi kondisi ini, hati Priatno (45) galau. Pria Jawa transmigran asal Banyumas Jawa Tengah ini menyimpan kegundahan tentang masa depan pertanian palawija di desanya. Ia tinggal di Dusun Permai nomor 15 Desa Puncak Jaya Kecamatan Taluditi.

Sebagai seorang guru sekaligus petani ia sudah lama merasakan biaya pertanian jagung setiap tahun naik, sementara produksi jagung cenderung menurun karena kesuburan tanah terus merosot. Kegalauan hatinya semakin menjadi-jadi menghadapi kenyataan harga komoditas jagung ini selalu mengecewakan.

Priatno bertekad untuk keluar dari situasi itu.

Momentum untuk berubah datang pada akhir tahun 2023 ketika harga biji kakao kering di tingkat petani melejit ke harga 100.000 per kg dari sebelumnya hanya sekitar 30.000 per kg.

Bahkan selama periode tahun 2024 petani kakao di Kabupaten Pohuwato, terutama di Kecamatan Taluditi dan Kecamatan Wanggarasi sempat menikmati harga 190.000 per kg. Dalam 15 bulan terakhir harga kakao di tingkat petani masih cukup tinggi antara Rp80-100 juta per ton.

Kenaikan harga kakao bagi Priatno hanyalah salah satu pemicu perubahan pola bertani dari petani jagung dan palawija yang akhir-akhir ini semakin rentan dengan kerusakan lingkungan serta anomali cuaca.

“Hujan semalam saja sudah cukup menimbulkan banjir belakangan ini,” kata Priatno, Minggu (6/7/2025).

Bencana banjir menjadi langganan karena sunga-sungai di sekitar desa mendangkal serta menyempit dipenuhi sedimen tanah dari areal pertanian dari lereng-lereng bukit selama berpuluh-puluh tahun. Ditambah aktivitas tambang liar yang beroperasi di hulu sungai membuat kondisi lingkungan semakin rapuh.

Pertanian jagung monokultur di lereng-lereng bukit ternyata bukan pertanian yang berkelanjutan,

Priatno memutuskan untuk berubah. Perubahan itu dimulai dengan membuat penangkaran benih kakao di pekarangan rumanhya. Awalnya untuk memenuhi kebutuhan bibit sendiri.

“Kami mengetahui tanaman kakao dari saluran media sosial, serta menimba ilmu dari petani kakao di sekitar desa,” ungkap Priatno.

Priatno menceritakan pada awalnya ia menangkarkan 1.000 benih kakao untuk ditanam di lahan sendiri.

Empat bulan kemudian, Faqih (19) anak laki-lakinya mendapat kesempatan dari Perhimpunan Burung Indonesia untuk mengikuti program training of trainer (ToT) budidaya kakao yang berkelanjutan.

Ia bersama 22 orang calon key farmer atau petani andalan lainnya yang terseleksi dari 11 desa di Kabupaten Pohuwato dikirim ke Mars Cocoa Academy, Luwu Timur, Sulawesi Selatan untuk mendalami agronomi tanaman kakao.

Berbekal keterampilan agronomi yang mumpuni serta adanya tren permintaan bibit kakao berkualitas yang meningkat, rombongan kecil petani ini kemudian kompak meningkatkan kapasitas penangkaran benihnya menjadi 20.000 per semester atau 40.000 benih per tahun.

Klon kakao yang mereka kembangkan adalah klon kakao yang telah terbukti cocok di Sulawesi, seperti klon kakao MCC-02, klon S-2, klon ICCRI, serta BB-01.

Berbekal penguasaan teknik grafting atau sambung pucuk dan side grafting atau sambung samping yakni teknik untuk memperbaiki genetik tanaman muda dan tanaman tua, mereka juga sudah mulai menangkarkan benih pengaya kebun kakao seperti durian monthong, alpokat unggul, serta nangka.

Penganekaragaman bibit unggul dari fasilitas pengangkaran ini dimaksudkan agar petani kakao dapat membuat kebun kakao agroforestri yang multihasil.

Selain dari kakao petani juga dapat penghasilan tambahan dari unit lahan yang sama dari durian, alpukat serta tanaman buah-buahan lainnya.

Perbaikan Lingkungan dan Ekonomi

Keberadaan fasilitas pemuliaan tanaman atau penangkaran bibit tanaman unggul ini di tingkat desa turut mendorong perbaikan lingkungan.

Lahan-lahan miring yang dulunya monokultur jagung, perlahan-lahan menjadi tanaman perkebunan yang menguntungkan serta ramah lingkungan.

Selain manfaat lingkungan, Priatno dan anaknya dapat meningkatkan ekonomi keluarga. Tahun 2024 sebanyak 8.000 bibit kakao telah berhasil dijual dengan harga 14.000 per pohon. Nilai transaksinya menccapai Rp112 juta.

Modal rata-rata untuk menghasilkan bibit kakao unggul dari mulai tahap penyemaian hingga bibit siap tanam Rp5.000 per pohon.

Dengan demikian keuntungan dari transaksi 7.000 benih kakao yang terjual tahun lalu mencapai Rp72 juta .

Dengan keuntungan yang cukup menjanjikan tersebut, Faqih sang anak, telah mengajak key farmer dari desa tetangga untuk bekerja di fasilitas pembibitan sehingga saat ini fasilitas pembibitan dikelola oleh tiga orang.

Masniar Tahudin seorang pendamping program kakao berkelanjutan dari Perhimpunan Burung Indonesia. Ia mengatakan pada tahun 2024 lembaganya menyelenggarakan sekolah lapang praktik baik pertanian kakao di Desa Puncak Jaya.

“Sekolah lapang ini melibatkan 53 petani, Priatno dan Faqih adalah bagian dari kelompok tani kakao yang di dampingi Perhimpunan Burung Indonesia,” ujar Masniar Tahudin.

Marahalim Siagian staf Perhimpunan Burung Indonesia yang dihubungi terpisah mengatakan sekitar 65 persen lahan pertanian di Desa Puncak Jaya adalah lahan miring serta desa Puncak Jaya adalah hulu Sungai Randangan—sungai utama di Kabupaten Pohuwato.

“Pertanian agroforestri berbasis kakao di lahan miring sangat relevan saat ini untuk menjawab kerusakan lingkungan yang kian parah,” kata Marahalim.

Marahalim menjelaskan bahwa para petani tanpa harus meninggalkan komoditas jagung, dua komoditas ini masih dapat berdampingan hingga usia tanaman kakao 2 tahun.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GenPI Maros Siap Hadirkan Jambore Pokdarwis Se Kabupaten Maros

    GenPI Maros Siap Hadirkan Jambore Pokdarwis Se Kabupaten Maros

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros– Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Maros siap menghadirkan Jambore Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Maros 2026 yang akan digelar pada pertengahan Juli 2026 di Kawasan Karst Maros-Pangkep. Kegiatan ini menjadi penyelenggaraan jambore Pokdarwis perdana yang mempertemukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), komunitas, pelaku wisata, serta para pemangku kepentingan pariwisata dalam satu wadah kolaborasi. Jambore Pokdarwis […]

  • Temuan DPR di Jatim: Masih Ada Perusahaan Abai pada Perlindungan Ekosistem

    Temuan DPR di Jatim: Masih Ada Perusahaan Abai pada Perlindungan Ekosistem

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 221
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Komisi XII DPR RI menemukan masih adanya perusahaan yang dinilai belum serius dalam menjalankan tanggung jawab perlindungan lingkungan hidup. Temuan tersebut mengemuka saat kunjungan kerja DPR RI ke sejumlah perusahaan sektor energi dan industri di Jawa Timur. Anggota Komisi XII DPR RI Ratna Juwita Sari mengungkapkan, dari empat perusahaan yang diundang dalam agenda […]

  • Stand Up Comedy dalam Perspektif Islam

    Stand Up Comedy dalam Perspektif Islam

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Dr. Mismubarak, S.Hd., M.Ag., CLQ., MMG
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Misi utama katauhidan islam yang di ajarkan Nabi Muhammad adalah misi kemanusiaan yang luhur yaitu budi pekerti, moral dan akhlakul karimah. Dengan prinsip kitab suci, maka lahirlah konsep Islam Rahmatan Lil ‘Alamin (Qs. Al-Anbiyah 107). Melalui ayat ini, Tuhan menggambarkan kepribadian Muhammad untuk ditegaskan kepada setiap generasi bahwa Risalah kenabian adalah rahmat yang akan membawa […]

  • MOTIVATAWA Resmi Diluncurkan: Platform Edutainment Profesional Indonesia Hadir untuk Negeri

    MOTIVATAWA Resmi Diluncurkan: Platform Edutainment Profesional Indonesia Hadir untuk Negeri

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 142
    • 0Komentar

    MOTIVATAWA, sebuah platform edutainment profesional pertama di Indonesia, resmi melakukan soft launching di Jakarta, Minggu (23/11/2025). kegiatan ini  dimulai pukul 16.00 WIB dan dibuka langsung oleh CEO MOTIVATAWA, Platform Edutainment. Mengusung konsep perpaduan edukasi dan hiburan, MOTIVATAWA hadir sebagai wadah baru bagi masyarakat Indonesia untuk belajar dengan cara yang menyenangkan. “Kami ingin menghadirkan proses belajar […]

  • DPW Tani Merdeka Indonesia Gorontalo Siap Hadiri RAPIMNAS di Jakarta, Tegaskan Dukungan terhadap Program Presiden Prabowo

    DPW Tani Merdeka Indonesia Gorontalo Siap Hadiri RAPIMNAS di Jakarta, Tegaskan Dukungan terhadap Program Presiden Prabowo

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Menjelang pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) Tani Merdeka Indonesia di Jakarta, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Gorontalo menyatakan dukungan penuh dan memastikan kehadiran dalam agenda nasional tersebut. RAPIMNAS Tani Merdeka Indonesia akan digelar di Gedung Kementerian, Jakarta, pada 27–28 Agustus 2025. Forum ini menjadi ajang strategis konsolidasi nasional untuk memperkuat peran petani dalam […]

  • Menjaga Kemudi di Tengah Ketidakpastian: Optimisme dan Realitas Ketahanan Ekonomi Indonesia

    Menjaga Kemudi di Tengah Ketidakpastian: Optimisme dan Realitas Ketahanan Ekonomi Indonesia

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Zulia Rahmawati
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Di tengah kondisi ekonomi global yang kian sulit diprediksi, pernyataan Menteri Keuangan mengenai kondisi APBN yang sehat dan kuat membawa angin segar sekaligus tanggung jawab besar bagi seluruh pemangku kepentingan ekonomi. Berita utama Kementerian Keuangan baru-baru ini menegaskan bahwa ,Indonesia memiliki bantalan fiskal yang cukup untuk meredam guncangan eksternal. Namun, di balik optimisme tersebut, terdapat […]

expand_less