Breaking News
dark_mode
Trending Tags

GUSDURian Makassar Wakili GUSDURian Peduli, Serahkan Tali Asih pada Keluarga Dandi

  • account_circle Suaib Pr
  • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
  • visibility 120
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di bawah langit Makassar yang terik, lorong sempit di Kelurahan Karampuang, Kecamatan Panakukang, menjadi saksi bisu langkah-langkah penuh empati. Sejumlah penggerak inti GUSDURian Makassar menyusuri lorong itu, bukan sekadar berkunjung, melainkan membawa dukungan kemanusiaan ke sebuah rumah yang kini menyimpan kenangan tentang Rusdamdiansyah (Dandi), pemuda yang gugur dalam gelombang demonstrasi di Jalan Urip Sumoharjo, Jumat, 29 Agustus 2025 lalu.

Di rumah sederhana itu, Saerah, ibunda almarhum Dandi, menyambut dengan mata yang menyimpan luka yang belum sempat mengering. Baginya, kehadiran para penggerak GUSDURian Makassar dikediamannya tidak hanya sekadar membawa tali asih, tetapi juga membawa pelukan solidaritas yang tak terucap.

Di tengah sunyi yang menggantung, suara Saerah pecah pelan, menyampaikan rasa terima kasih kepada mereka yang datang membawa harapan. “Sampaikan salam hangat kami sekeluarga, terkhusus kepada Ibu Alissa Wahid. Semoga beliau dan keluarga GUSDUR senantiasa diberi kesehatan dan dilindungi oleh Allah SWT,” ucap Saerah dengan suara terdengar parau.

Kunjungan itu berlangsung pada Jumat, 12 September 2025. Dipimpin langsung oleh Fathurrahman Marzuki, Koordinator GUSDURian Makassar, rombongan tak hanya membawa santunan, tetapi juga membawa harapan, bahwa duka tak harus berjalan sendiri.

Setelah memanjatkan doa secara berjamaah untuk almarhum, tali asih kemudian diserahkan secara simbolis. Di hadapan keluarga dan para penggerak komunitas, pria yang akrab disapa Fatul itu, menyampaikan bahwa ini bukan sekadar santunan, tetapi juga bentuk kepedulian akan kemanusiaan yang telah lama menjadi bagian dari kerja-kerja kemanusiaan di lembaga Gusdurian Peduli.

“Kami berduka atas kepergian Dandi. Keadilan harus ditegakkan. Kami mendesak aparat untuk mengusut tuntas pelaku pengeroyokan,” tegas Fatul usai menyerahkan santunan GUSDURian Peduli.

Tak hanya Dandi, Fatul juga menyampaikan simpati kepada para korban lain yang turut terdampak dalam rentetan demonstrasi akhir Agustus kemarin. Ia berharap negeri ini segera pulih dari luka-luka sosial yang menganga.

“Kami tak ingin tragedi seperti ini terulang. Negeri ini terlalu berharga untuk terus berdarah dan menelan korban,” pungkasnya.

Dalam kunjungan singkat itu, hadir pula wajah-wajah yang telah lama menjadi bagian dari penggerak GUSDURian, diantaranya mantan koordinator Gusdurian Makassar, Ince Arif, mantan Koodinator GUSDURian Soppeng, Megawati, Penggerak Senior GUSDURian Makassar, Fitrianingsih, dan sejumlah penggerak muda GUSDURian Makassar.

“Mereka datang bukan sebagai tamu, melainkan sebagai saudara dalam kemanusiaan,” ujar salah seorang warga di lorong tersebut.

Sekedar diketahui, Rusdamdiansyah atau yang akrab disapa Dandi, kesehariannya bekerja sebagai pengemudi ojek online (ojol). Berdasarkan informasi yang dilansir katadata.co.id, Jumat malam, 29 Agustus 2025, Dandi keluar dari rumahnya untuk  menemui tantenya. Namun, langkahnya tak sengaja membawanya melintasi titik aksi demonstrasi yang sedang berlangsung di depan kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Di tengah keramaian itu, Dandi sempat merekam suasana demo dengan ponselnya. Sayangnya, tubuhnya yang tinggi memicu kecurigaan dari massa. Ia diteriaki sebagai “intel”, tuduhan yang langsung menyulut emosi sekelompok orang. Tanpa sempat menjelaskan, Dandi menjadi korban pengeroyokan brutal. Ia mengalami luka serius, termasuk pendarahan otak dan retak pada tengkorak, yang membuatnya harus dilarikan ke Rumah Sakit Kementerian Kesehatan CPI.

Meski telah mendapat perawatan intensif, nyawanya tak tertolong. Dandi menghembuskan napas terakhir pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Awalnya, keluarga menerima kabar bahwa Dandi mengalami kecelakaan. Namun, fakta yang terungkap kemudian jauh lebih memilukan. Dandi bukan korban kecelakaan biasa, melainkan korban kekerasan massa dalam aksi demonstrasi yang seharusnya menjadi ruang aspirasi, bukan tragedi.

  • Penulis: Suaib Pr
  • Editor: Suaib Pr

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Tegaskan PLTMH Poduwoma Tetap Dituntaskan Meski Ditolak Warga

    Wagub Tegaskan PLTMH Poduwoma Tetap Dituntaskan Meski Ditolak Warga

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menegaskan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Desa Poduwoma, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, tetap akan dituntaskan meski sempat mendapat penolakan dari sejumlah warga. Penegasan tersebut disampaikan usai Idah meninjau langsung lokasi proyek PLTMH Poduwoma pada Minggu (8/2/2025). Kunjungan itu turut didampingi Kepala Dinas […]

  • EKO-AKUNTA-NESIA Diluncurkan, Akademisi Indonesia-Malaysia Dorong Paradigma Ekonomi Berkeadilan

    EKO-AKUNTA-NESIA Diluncurkan, Akademisi Indonesia-Malaysia Dorong Paradigma Ekonomi Berkeadilan

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Peluncuran buku EKO-AKUNTA-NESIA: Teori, Konsep dan Konteks karya Muhammad Aras Prabowo bersama Meutia, Windu Mulyasari, dan Agus Sholikhan Yulianto mendapat perhatian luas dari kalangan akademisi Indonesia dan Malaysia. Buku yang diterbitkan oleh UNUSIA Press itu dinilai menghadirkan tawaran paradigma baru ekonomi dan akuntansi yang berakar pada keadilan sosial, keberlanjutan ekologis, dan nilai-nilai kerakyatan […]

  • Kenakalan Remaja, Pembusuran, Dan Kegagalan Sosial Mendidik Manusia

    Kenakalan Remaja, Pembusuran, Dan Kegagalan Sosial Mendidik Manusia

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Oleh: Andi Afsar (Ketua Bidang Kaderisasi dan Pendidikan HPPMI Komisariat Pelajar) Maraknya aksi kenakalan remaja seperti tawuran, pembusuran, dan kekerasan jalanan kembali menyita perhatian publik. Fenomena ini kerap dipahami secara dangkal sebagai kemerosotan moral generasi muda. Remaja dijadikan kambing hitam tunggal, sementara masyarakat dan negara tampil sebagai hakim yang merasa paling benar. Padahal, dalam perspektif […]

  • Wali Kota Adhan Dambea Lantik Sembilan Pejabat Eselon II Pemkot Gorontalo

    Wali Kota Adhan Dambea Lantik Sembilan Pejabat Eselon II Pemkot Gorontalo

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 205
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wali Kota Adhan Dambea melantik dan mengambil sumpah janji jabatan sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo, Jumat (20/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Banthayo Lo Yiladia dan dihadiri seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo. Pelantikan ini merupakan tindak lanjut hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama […]

  • Kisah Inspiratif Ibu Warni asal Gorontalo, Berdagang Es Kelapa Demi Empat Anak

    Kisah Inspiratif Ibu Warni asal Gorontalo, Berdagang Es Kelapa Demi Empat Anak

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Kabar Perempuan – Peringatan Hari Ibu Nasional yang jatuh pada 22 Desember 2024 kemarin sejatinya adalah perayaan untuk menghargai jasa perjuangan seorang ibu. Hari Ibu adalah hari dimana seorang ibu mendapatkan ucapan atas jasa-jasanya selama ini. Menghargai kedudukannya, peran dan kontribusi dalam rumah tangga. Sebagaimana tema Hari Ibu Nasional 2024 bertajuk; Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya […]

  • PKB Gorontalo Segera Konsolidasi, Sosialisasikan Hasil Muktamar 2024 dan Perkuat Struktur Partai   

    PKB Gorontalo Segera Konsolidasi, Sosialisasikan Hasil Muktamar 2024 dan Perkuat Struktur Partai  

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Meski Pemilu masih cukup lama, namun kesiapan-kesiapan harus dimantapkan partai Politik jika ingin meraih kemenangan. Salah satu strategi yang penting untuk dilakukan adalah terus mengkonsolidasikan struktur partai hingga akar rumput. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mengkonsolidasikan kekuatan politiknya. Salah satu strategi partai besutan Cak Imin atau Muhaimin Iskandar itu dengan mensosialisasikan […]

expand_less