Abu Sa’id al-Khudri dan Surah Al-Fatihah (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #24)
- account_circle Pepi Al-Bayqunie
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 25
- print Cetak

Ilustrasi suasana perkampungan Arab pada masa awal Islam ketika Abu Sa’id al-Khudri membacakan Surah Al-Fatihah sebagai ruqyah untuk menyembuhkan seorang kepala suku yang tersengat binatang berbisa, disaksikan para sahabat dan penduduk setempat.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Salah satu riwayat Abu Sa’id al-Khudri yang paling dikenal adalah kisah tentang pembacaan Surah Al-Fatihah sebagai ruqyah. Riwayat ini menceritakan sebuah pengalaman ketika ia bersama beberapa sahabat sedang melakukan perjalanan.
Dalam perjalanan itu, mereka tiba di sebuah perkampungan Arab dalam keadaan kelelahan. Para penduduk tampak tidak terlalu peduli, sehingga para sahabat memilih beristirahat di pinggir kampung tanpa banyak berinteraksi dengan penduduk setempat.
Rupanya, kepala suku kampung tersebut tersengat binatang berbisa—dalam sebagian riwayat disebut kalajengking. Rasa sakit yang dialaminya sangat hebat, dan berbagai cara yang dicoba penduduk untuk mengobatinya tidak berhasil.
Dalam keadaan terdesak, penduduk kampung akhirnya mendatangi rombongan sahabat yang sedang beristirahat. Mereka bertanya apakah ada di antara para musafir itu yang mampu melakukan pengobatan.
Abu Sa’id al-Khudri kemudian bersedia membantu. Ia mengajukan satu syarat: jika orang yang tersengat itu sembuh, penduduk kampung memberikan beberapa ekor kambing sebagai imbalan. Penduduk kampung menyetujui syarat tersebut.
- Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Saat ini belum ada komentar