Breaking News
dark_mode
Trending Tags

LAUTRA Tingkatkan Konservasi Laut dan Kesejahteraan Masyarakat

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • visibility 163
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KBRN, Gorontalo –  Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar menyelenggarakan Rapat Koordinasi pelaksanaan program di wilayah kerja Kawasan Konservasi Perairan Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 Juli 2025, di Kantor BPSPL Makassar, Sulawesi Selatan.

BPSPL merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk Komponen 1 Infrastructure and Capacity Building for Coral Reef and Conservation Area Management dalam proyek Oceans for Prosperity – LAUTRA

Hadir dalam rapat tersebut perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan DKP Provinsi Gorontalo beserta Satuan Unit Organisasi Pengelola (SUOP) Kawasan Konservasi Perairan Teluk Gorontalo.

“Rapat ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan pelaksanaan proyek yang didanai oleh Pinjaman Hibah Luar Negeri (PHLN) Bank Dunia pada periode 2023–2028,” kata Plt. Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Laut dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PRL dan PSDKP) DKP Provinsi Gorontalo, Hartaty Isma, Rabu (2/7/2025).

Hartaty menjelaskan Oceans for Prosperity Project atau Laut untuk Kesejahteraan (LAUTRA) merupakan inisiatif Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) yang bertujuan meningkatkan pengelolaan kawasan konservasi dan perikanan terumbu karang terpilih, sekaligus membuka akses ekonomi bagi masyarakat lokal.

Proyek ini didukung empat komponen utama:
1. Infrastruktur dan penguatan kelembagaan pengelolaan kawasan konservasi.
2. Perluasan ekonomi di dalam dan sekitar kawasan konservasi.
3. Pembiayaan berkelanjutan untuk kawasan konservasi dan mata pencaharian masyarakat.
4. Manajemen proyek.

Lokasi proyek mencakup 11 Provinsi dengan 20 Kawasan Konservasi terpilih, termasuk Teluk Gorontalo sebagai salah satu fokus utama.

Rapat ini membahas sejumlah agenda kunci, antara lain:

  • Reviu Rencana Pengelolaan Kawasan Konservasi.
  • Penyusunan Dokumen Kajian Daya Dukung dan Daya Tampung Kawasan.
  • Survei Populasi Ikan Dilindungi/Terancam Punah.
  • Patroli Kawasan Konservasi dan pelibatan stakeholder.
  • Peningkatan Kapasitas SDM pengelola kawasan.

“Seluruh provinsi peserta, termasuk Gorontalo, berkomitmen mendukung target perluasan kawasan konservasi perairan nasional seluas 30 juta hektar pada 2030,” ujar Hartaty.

Hal ini sejalan dengan prinsip Ekonomi Biru (Blue Economy) yang menekankan pengurangan kemiskinan, inklusivitas sosial, dan keberlanjutan sumber daya.

Rapat juga membahas roadmap konservasi jenis ikan terancam punah dan rencana aksi nasional, dengan fokus pada tiga pendekatan utama:
1. Perlindungan spesies dan habitat.
2. Pelestarian melalui kebijakan dan penegakan hukum.
3. Pemanfaatan berkelanjutan berbasis kemitraan dan pendanaan.

“Komitmen bersama dalam pengelolaan kawasan konservasi ini tidak hanya penting untuk mencapai target luasan, tetapi juga memastikan pengelolaan yang efektif agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan ekosistem,” tutur Hartaty.

Ia menegaskan bahwa proyek LAUTRA menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antar-pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, pengelola kawasan, dan masyarakat lokal.

Dengan terselenggaranya rapat ini, diharapkan implementasi Oceans for Prosperity Project – LAUTRA 2025 dapat berjalan optimal, mendorong pengelolaan kawasan konservasi yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Provinsi Gorontalo telah berkomitmen untuk membangun sektor kelautan berkelanjutan melalui program Agro-Maritim yang digaungkan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wagub Idah Syahidah. (mcgorontaloprov/yanto)

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transparansi APBN di Era Digital: Menyeimbangkan Keterbukaan Data dan Literasi Publik

    Transparansi APBN di Era Digital: Menyeimbangkan Keterbukaan Data dan Literasi Publik

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Isla Aulia'i Wasi Suhada
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Di era digital yang kini mendominasi kehidupan sehari-hari, transparansi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi fondasi utama bagi kepercayaan publik terhadap pemerintahan. Pemerintah Indonesia telah menunjukkan komitmen serius melalui berbagai inisiatif digital, seperti portal Open Data APBN di situs Kementerian Keuangan dan aplikasi mobile yang menyediakan akses langsung ke rincian anggaran. Data ini mencakup […]

  • Saldo Akhir

    Saldo Akhir

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Setelah Ramadhan berlalu dan gema takbir Idul Fitri mulai mereda, kita seperti akuntan yang baru saja menutup buku besar tahunan: lega, tapi juga sedikit was-was. Lega karena “laporan ibadah” sudah disusun sebulan penuh, was-was karena pertanyaan klasik muncul: ini saldo akhirnya bagaimana? Dalam dunia akuntansi, saldo akhir bukan sekadar angka. Ia adalah hasil dari seluruh […]

  • Skandal Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di PC PMII Ambon 

    Skandal Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di PC PMII Ambon 

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Oleh: Budiman Salamun – (Kader PMII Cabang Ambon) Pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Ambon menjadi problem mendasar yang membentuk “frame” buruk terhadap citra organisasi, mengapa demikian! karena Pelantikan PC PMII Ambon didasari oleh pengungkungan AD/ART PMII atau dengan kata lain, Pelantikan PC PMII AMBON merupakan hasil pemerkosaan Konstitusi dan Peraturan organisasi. […]

  • Rentenir Tak Dilarang, Asal Tak Memukul: Wajah Baru Hukum Pidana Setelah KUHP 2026

    Rentenir Tak Dilarang, Asal Tak Memukul: Wajah Baru Hukum Pidana Setelah KUHP 2026

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 722
    • 0Komentar

    Di gang sempit permukiman padat penduduk, praktik pinjam-meminjam uang masih berlangsung seperti biasa. Bunga mencekik, tempo singkat, dan penagihan yang membuat jantung berdebar. Bedanya, kini semua itu terjadi di bawah payung hukum pidana yang baru. Sejak 2 Januari 2026, Indonesia resmi meninggalkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana warisan kolonial. KUHP dan KUHAP versi terbaru mulai berlaku, […]

  • Polemik Rekomendasi KPK: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol dan Tarik-Menarik Otonomi vs Reformasi

    Polemik Rekomendasi KPK: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol dan Tarik-Menarik Otonomi vs Reformasi

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 324
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam laporan tahunan 2025 yang mendorong pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik maksimal dua periode memicu perdebatan luas. Isu ini bukan sekadar teknis organisasi, tetapi menyentuh jantung relasi antara negara, partai politik, dan kualitas demokrasi di Indonesia. Di satu sisi, KPK melihat tata kelola partai sebagai salah […]

  • DPW PKB Gorontalo 2026–2031 Resmi Dilantik, Dzikyan Tegaskan Konsolidasi hingga Ranting

    DPW PKB Gorontalo 2026–2031 Resmi Dilantik, Dzikyan Tegaskan Konsolidasi hingga Ranting

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 370
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Gorontalo periode 2026–2031 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Ballroom Movenpick Hotel Jakarta City Centre, Jalan Pecenongan, Jakarta Pusat. Pelantikan tersebut menandai dimulainya babak baru kepemimpinan PKB Gorontalo dengan fokus pada penguatan struktur dan kerja nyata di tengah masyarakat. Ruang pelantikan yang […]

expand_less