Adhan Dambea Tegaskan Siap Tindak Tegas Caffe dan Warung Penjual Miras di Kota Gorontalo
- account_circle Redaksi Nulondalo
- calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
- visibility 54
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Calon Wali Kota Gorontalo terpilih, Adhan Dambea, menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran minuman keras (miras) di wilayah Kota Gorontalo. Ia menyatakan tidak akan memberi toleransi bagi caffe maupun warung yang kedapatan menjual miras, termasuk menindak tegas oknum yang menjadi backing di balik aktivitas ilegal tersebut.
Adhan menuturkan, langkah tegas ini akan langsung ia buktikan setelah resmi dilantik sebagai Wali Kota Gorontalo bersama wakilnya, Indra Gobel. Ia menegaskan bahwa praktik penjualan miras di kota tersebut sudah sangat meresahkan dan harus segera dihentikan demi menjaga ketertiban serta keamanan masyarakat.
“Ada oknum bajingan di Kota Gorontalo yang menyampaikan bahwa para penjual tidak perlu takut. Ya, coba-coba saja. Intinya saya tidak melarang caffe dan warung berdagang, tapi ketika kedapatan menjual miras, saya akan tindak,” tegas Adhan kepada redaksi, Sabtu (8/2/2025).
Ia menambahkan bahwa pihak yang diduga menjadi pelindung atau backing para penjual miras tidak akan luput dari tindakan hukum. Menurutnya, siapa pun yang terlibat—baik preman maupun pihak lain—akan dihadapi secara tegas.
“Jika ada backing di balik penjualan miras, dan itu preman, siapa pun dia, akan saya hadapi,” ujarnya.
Adhan kembali menegaskan bahwa kebijakan tegas ini bukan untuk mematikan usaha masyarakat, melainkan untuk memastikan bahwa pelaku usaha mematuhi aturan dan tidak menjual barang yang meresahkan serta melanggar hukum.
“Saya tidak tawar-tawar lagi. Jika ada caffe dan warung yang menjual miras, saya langsung cabut izin dan tutup,” tandasnya.
Komitmen ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintahan Adhan Dambea – Indra Gobel akan menempatkan penegakan hukum dan ketertiban sebagai prioritas utama dalam memimpin Kota Gorontalo.
- Penulis: Redaksi Nulondalo

Saat ini belum ada komentar