Alissa Wahid: Gen Z Harus Jadi Penggerak Perubahan
- account_circle Suaib PR
- calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
- visibility 106
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Nulondalo.com, Makassar– Direktur Nasional Jaringan GUSDURian Indonesia, Alissa Wahid, menegaskan bahwa Generasi Z perlu diakomodasi secara serius karena mereka kini menjadi aktor utama dalam berbagai gelombang perubahan sosial. Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan Kelas Penggerak GUSDURian (KPG) yang digelar oleh Komunitas Gusdurian Makassar di Kantor PCNU Kabupaten Gowa, 25 Juni 2026.
Putri sulung KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini menyoroti kiprah Gen Z yang secara global mempelopori revolusi kesadaran melalui gerakan krisis iklim Fridays for Future, penguatan keadilan rasial Black Lives Matter, serta perjuangan kesetaraan gender dan ruang aman.
Sementara di tingkat nasional, lanjut Alissa, peran gen z tampak dalam gelombang #ReformasiDikorupsi, gerakan digital pengawalan demokrasi, advokasi lingkungan, hingga partisipasi kritis dalam isu hak asasi manusia dan kebebasan sipil.
“Perubahan zaman yang cepat membutuhkan ruang kaderisasi yang tidak hanya melatih keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai kemanusiaan, keberanian moral, dan keberpihakan pada kelompok rentan sebagaimana nilai-nilai utama yang telah diwariskan Gus Dur,” ujar Alissa.
Melalui KPG GUSDURian Makassar yang berlangsung selama empat bulan (Januari–April 2026), Alissa berharap generasi muda tidak sekadar belajar membaca arus perubahan zaman, tetapi juga belajar memimpin perubahan dengan nilai, keberanian, dan keteladanan.
Baca juga GUSDURian Makassar Siapkan FGD Demokrasi Gen Z
Sekedar diketahui, Kelas Penggerak GUSDURian (KPG) merupakan ruang peningkatan kapasitas kepemimpinan anak muda yang dirancang untuk merekrut dan membekali calon penggerak Gusdurian baru. Program ini bertujuan membangun kader muda dengan karakter kuat, daya pikir kritis, serta keterampilan menggerakkan komunitas, sekaligus merawat warisan pemikiran dan perjuangan Gus Dur demi terwujudnya Indonesia yang inklusif dan berkeadilan sosial.
- Penulis: Suaib PR
- Editor: Suaib PR

Saat ini belum ada komentar