Ayam Masih Mendominasi Populasi Ternak di Indonesia, Tembus 3,92 Miliar Ekor
- account_circle Redaksi Nulondalo
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 26
- print Cetak

Data Perternakan Indonesia dirilis Badan Pusat Statistik/nulondalo.com
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com – Indonesia tercatat memiliki populasi hewan ternak yang sangat besar pada 2025. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ayam menjadi jenis ternak yang paling mendominasi dengan jumlah mencapai 3,92 miliar ekor.
Berdasarkan publikasi yang dirilis melalui platform IndonesiaBaik.id, populasi ayam tersebut mencakup ayam bukan ras (buras) atau ayam kampung, ayam ras pedaging, serta ayam ras petelur. Angka ini jauh melampaui populasi ternak lainnya di Tanah Air.
Di posisi berikutnya terdapat itik dengan populasi 45,33 juta ekor. Jumlah tersebut mencakup itik biasa (bebek) dan itik Manila atau entok. Sementara itu, burung puyuh tercatat sebanyak 20,21 juta ekor.
Untuk ternak ruminansia kecil dan besar, kambing mencapai 15,82 juta ekor, disusul sapi sebanyak 14,05 juta ekor. Populasi domba tercatat 9,15 juta ekor, sedangkan babi sebanyak 3,77 juta ekor.
Adapun ternak dengan populasi di bawah satu juta ekor antara lain kerbau sebanyak 755,47 ribu ekor, kelinci 629,93 ribu ekor, dan kuda 142,02 ribu ekor.
Besarnya populasi ayam menunjukkan sektor perunggasan masih menjadi tulang punggung peternakan nasional, baik untuk kebutuhan konsumsi daging maupun produksi telur. Tingginya angka tersebut juga mencerminkan peran strategis subsektor peternakan dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat.
Data ini menjadi gambaran penting bagi pemerintah dan pelaku usaha dalam merumuskan kebijakan pengembangan peternakan yang berkelanjutan di Indonesia.
- Penulis: Redaksi Nulondalo

Saat ini belum ada komentar