Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Bangsa yang Pandai Bertahan, Tapi Tak Lagi Percaya Perubahan, Ketika Sabar Berubah Menjadi Kepasrahan Sosial

  • account_circle Muhammad Kamal
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
  • visibility 306
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Padahal kesabaran sejati tidak pernah identik dengan diam. Dalam pemikiran Max Weber tentang ethic of responsibility, kedewasaan sosial justru lahir dari kesadaran bahwa manusia memiliki tanggung jawab terhadap keadaan di sekitarnya. Artinya, menerima kenyataan hari ini bukan berarti berhenti mengubah hari esok. Kesabaran seharusnya menjadi daya tahan moral agar seseorang tidak mudah patah, sambil tetap menjaga kesadaran kritis terhadap ketidakadilan.

Karena itu, orang-orang yang tetap berjuang di tengah keterbatasan sebenarnya sedang memperlihatkan bentuk kesabaran paling nyata. Pedagang kecil yang tetap membuka lapak meski dagangan sering tak habis, orang tua yang terus bekerja keras demi pendidikan anaknya, atau anak muda yang tetap belajar di tengah tekanan ekonomi—mereka bukan orang-orang yang pasrah. Mereka menerima kenyataan hidup, tetapi menolak tunduk sepenuhnya pada keadaan.

Sebaliknya, kepasrahan mulai tumbuh ketika masyarakat berhenti mempertanyakan sesuatu yang jelas-jelas salah. Kita bisa melihatnya dari hal-hal kecil yang lama-lama terasa biasa: antrean panjang yang diterima tanpa protes, korupsi yang berubah menjadi bahan candaan harian, hingga kecenderungan menyalahkan individu tanpa pernah menyentuh akar sistem yang bermasalah. Di titik itu, yang hilang bukan hanya harapan, tetapi juga keberanian untuk menjadi warga negara yang sadar.

Sebuah negara yang sehat tidak membutuhkan masyarakat yang sekadar tahan menderita. Negara membutuhkan warga yang mampu memadukan kesabaran dengan keberanian berpikir kritis. Sabar agar tidak mudah hancur oleh kerasnya zaman, tetapi juga kritis agar tidak membiarkan ketidakadilan diwariskan terus-menerus sebagai nasib.

Demokrasi tidak tumbuh dari masyarakat yang hanya pandai menahan diri. Demokrasi hidup dari orang-orang yang masih percaya bahwa suara mereka layak diperjuangkan.

Karena itu, mungkin sudah waktunya kita memaknai ulang arti sabar. Sabar bukan berarti duduk diam menerima semua keadaan. Sabar adalah kemampuan menjaga diri agar tidak runtuh, sambil tetap merawat keyakinan bahwa hidup, masyarakat, dan negara selalu bisa diperbaiki, jangan menormalisasi ketimpangan dengan dalih sabar sebab Akibatnya, banyak orang tumbuh menjadi pribadi yang tahan menderita, namun perlahan kehilangan imajinasi tentang perubahan.

Padahal sejarah tidak pernah digerakkan oleh manusia-manusia yang sepenuhnya tunduk pada keadaan. Perubahan selalu lahir dari mereka yang tetap waras di tengah kekacauan, tetap berharap ketika lingkungan memilih menyerah, dan tetap percaya bahwa hidup tidak seharusnya dijalani hanya dengan cara bertahan. Maka sabar seharusnya bukan ruang untuk mematikan suara, melainkan tenaga yang menjaga seseorang agar tidak runtuh saat sedang memperjuangkan sesuatu.

Sebab masyarakat yang terlalu pasrah akan mudah dipelihara oleh ketidakadilan. Tetapi masyarakat yang sabar sekaligus sadar, akan selalu memiliki kemungkinan untuk menciptakan dunia yang berbeda.

Penulis : Alumni Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

  • Penulis: Muhammad Kamal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bentrokan Demonstran Pro-Iran dan Aparat Pecah di Karachi, Puluhan Tewas dan Terluka

    Bentrokan Demonstran Pro-Iran dan Aparat Pecah di Karachi, Puluhan Tewas dan Terluka

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 255
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Bentrokan antara demonstran anti-Amerika Serikat dan pasukan keamanan pecah di Karachi, Pakistan, menyusul kabar dugaan serangan AS yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Aksi massa yang awalnya berupa unjuk rasa solidaritas terhadap Iran berubah ricuh ketika aparat berupaya membubarkan kerumunan. Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan polisi antihuru-hara menembakkan gas […]

  • Resmi! Inilah Nama-Nama Komisioner KPID Gorontalo 2026–2029, Siapa Saja?

    Resmi! Inilah Nama-Nama Komisioner KPID Gorontalo 2026–2029, Siapa Saja?

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 392
    • 0Komentar

    nulondalo.com – DPRD Provinsi Gorontalo resmi menetapkan calon terpilih dan calon cadangan Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Gorontalo untuk periode 2026–2029. Penetapan ini dilakukan dalam Rapat Paripurna ke-68 yang digelar Senin (29/12/2025). Tujuh nama ditetapkan sebagai komisioner terpilih KPID 2026–2029, yakni: Suci Priyanti Kartika Sari Abdulrazak Babuntai Hasanuddin Djadin Jitro Paputungan Fahrudin F. […]

  • Israel Serang Jembatan Strategis di Lebanon, Dikhawatirkan Jadi Awal Invasi Darat

    Israel Serang Jembatan Strategis di Lebanon, Dikhawatirkan Jadi Awal Invasi Darat

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 340
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pasukan Israel menyerang Jembatan Qasmiyeh pada Minggu, sebuah jalur vital yang menghubungkan wilayah selatan Lebanon dengan bagian lain negara itu, dalam eskalasi terbaru konflik di perbatasan kedua negara. Presiden Lebanon, Joseph Aoun, menyebut serangan tersebut sebagai “pendahuluan invasi darat,” sekaligus memperingatkan bahwa langkah itu bertujuan memutus konektivitas geografis wilayah selatan. “Ini adalah upaya […]

  • Runtuhnya Masyarakat Sipil?

    Runtuhnya Masyarakat Sipil?

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Perubahan paling mencolok terjadi di era digital. Ruang publik tidak lagi dimediasi oleh forum-forum fisik seperti kampus, diskusi terbuka, atau organisasi massa, melainkan oleh platform media sosial yang serba cepat dan cenderung dangkal. Kritik tetap hadir, bahkan mungkin lebih ramai dari sebelumnya, tetapi dalam bentuk yang berbeda: buzzing. Kritik menjadi viral, namun tidak selalu substansial. […]

  • Menag Ingatkan Pentingnya Iman di Dunia Industri

    Menag Ingatkan Pentingnya Iman di Dunia Industri

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Mawardi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Pangkep – Di tengah gemuruh mesin industri dan laju transformasi perusahaan yang terus bergerak maju, ada satu hal yang diingatkan agar tidak pernah ditinggalkan: iman. Pesan itu mengemuka dalam Tabligh Akbar Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 PT Semen Tonasa yang menghadirkan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, di Auditorium Kantor Pusat […]

  • Video Diduga Libatkan Oknum Aleg Kabgor Viral, PKB Siapkan Sanksi Tegas

    Video Diduga Libatkan Oknum Aleg Kabgor Viral, PKB Siapkan Sanksi Tegas

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 201
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Sebuah video yang diduga melibatkan oknum anggota legislatif Kabupaten Gorontalo dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kembali beredar dan viral di media sosial pada Februari 2026. Video tersebut disebut-sebut merupakan rekaman lama yang diunggah ulang hingga memicu sorotan publik. Dalam cuplikan yang beredar, terlihat seorang pria yang diduga anggota DPRD Kabupaten Gorontalo tengah melakukan […]

expand_less