Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tokoh Moral Itu Telah Pergi

  • account_circle Ilham Sopu
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 190
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pagi 31 Januari 2026, saat saya sedang mengikuti sertifikasi dai yang diselenggarakan PB DDI di Hotel UIN Alauddin Makassar, kabar duka itu datang tiba-tiba: Bapak Salim S. Mengga mengembuskan napas terakhir setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit di Makassar. Informasi itu saya baca lewat grup WhatsApp. Kaget, saya terdiam sejenak, menundukkan kepala, lalu membacakan Al-Fatihah untuk beliau.
Sosok Pak Salim S. Mengga adalah figur yang langka. Tidak mudah menemukan pribadi seperti beliau di tengah lanskap politik kita hari ini. Mungkin terasa terlalu cepat beliau dipanggil menghadap Tuhan, terlebih saat baru memulai kiprah strategisnya dalam menata Sulawesi Barat agar tumbuh sebagai daerah yang maju sekaligus bermoral. Namun, boleh jadi Tuhan memiliki rencana lain: memanggil orang-orang baik untuk kembali lebih awal, setelah menunaikan pesan moral yang harus dititipkan kepada generasi yang ditinggalkan.
Jauh sebelum menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Mayjen (Purn.) Salim S. Mengga telah lebih dulu memberi teladan kepada masyarakat. Sejak awal berdirinya Sulawesi Barat, bahkan sejak perhelatan pemilihan gubernur pertama, beliau tampil memberikan pendidikan politik yang beretika: mengedepankan nilai-nilai agama, moralitas, keteladanan, serta pesan-pesan yang menyejukkan dan mencerdaskan. Beliau konsisten menyampaikan pentingnya nilai religius sebagai fondasi kehidupan sosial dan politik.
Dalam rentang waktu sejak berdirinya Sulawesi Barat hingga wafatnya, baik sebelum maupun saat menjabat Wakil Gubernur, Pak Salim tak pernah lelah memikirkan bagaimana melihat masyarakat Sulbar tumbuh sebagai masyarakat yang maju dan *mala’bi’*—bermartabat secara moral dan budaya. Gagasan itu ia terjemahkan dalam pidato-pidato, ceramah-ceramah, dan pernyataan-pernyataannya yang sarat dengan nilai kejujuran, kebenaran, dan etika publik. Nilai-nilai itulah yang nyaris selalu hadir dalam setiap forum yang ia ikuti.
Ucapan kebenaran seakan menjadi wirid hariannya. Ia menyampaikannya di mana pun berada, bukan hanya di hadapan masyarakat biasa, tetapi juga di hadapan para pejabat. Sebagai Wakil Gubernur yang baru lebih dari setahun menjabat, ia telah menunjukkan komitmen moral dalam kepemimpinan bersama Gubernur Suhardi Duka.
Keduanya adalah dua sosok yang saling melengkapi. Suhardi Duka berpengalaman panjang di bidang pemerintahan—dua periode sebagai Bupati Mamuju serta pengalaman legislatif di DPR. Sementara Pak Salim membawa latar belakang militer yang identik dengan ketegasan dan disiplin. Pengalaman beliau sebagai anggota DPR RI turut memperkaya perspektifnya dalam membaca persoalan-persoalan pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Perpaduan pengalaman sipil dan militer inilah yang menjadikan kepemimpinan mereka relatif solid.
Pak Salim Mengga adalah figur langka di negeri ini. Berlatar belakang militer, beliau dikenal tegas dan disiplin. Namun, ada kelebihan yang jarang dimiliki oleh banyak koleganya: kefasihan beliau dalam membahas tema-tema keagamaan dengan bahasa yang mudah dicerna. Retorikanya akrab dengan realitas sosial masyarakat. Cara bertuturnya pas dengan kebutuhan audiens yang dihadapi—sebuah kemampuan dakwah kultural yang tidak semua orang miliki.
Lebih dari sekadar kepiawaian bertutur, kekuatan utama Pak Salim terletak pada karakter moralnya. Ia aktif mengampanyekan pentingnya kekuatan moral sebagai fondasi perubahan. Bagi beliau, perubahan paling mendasar dimulai dari akhlak. Di tengah kemerosotan moral yang kita saksikan hari ini, sebagaimana diungkapkan Prof. Quraish Shihab bahwa yang hilang dari kita adalah “akhlak”, pesan Pak Salim terasa kian relevan dan mendesak.
Warisan terpenting Pak Salim Mengga bagi masyarakat Sulawesi Barat bukan semata jabatan atau kebijakan, melainkan teladan moral. Warisan inilah yang semestinya dijadikan simbol dan kompas untuk menjaga eksistensi Sulawesi Barat sebagai provinsi yang bertumpu pada nilai-nilai moral dan kemanusiaan. Pak Salim telah memberi contoh; kini, tanggung jawab kitalah untuk melanjutkannya.
(Kota Daeng, 31 Januari 2026)
  • Penulis: Ilham Sopu

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bursa Efek Gorontalo Ajak Masyarakat Waspada Investasi Ilegal dalam Pekan Ekonomi Syariah PWNU

    Bursa Efek Gorontalo Ajak Masyarakat Waspada Investasi Ilegal dalam Pekan Ekonomi Syariah PWNU

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Bursa Efek Gorontalo hadir sebagai narasumber dalam Seminar Pasar Modal Syariah bertajuk “Investasi Itu Mudah dan Waspada Investasi Ilegal” yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Pekan Ekonomi Syariah PWNU Gorontalo, Rabu (29/10/2025), di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo. Perwakilan Bursa Efek, Dodi Prasetya, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PWNU Gorontalo yang dianggap sebagai salah […]

  • MUI Sambut Rencana Pembangunan Gedung Baru di Bundaran HI, Presiden Prabowo Siapkan Lahan 4.000 Meter

    MUI Sambut Rencana Pembangunan Gedung Baru di Bundaran HI, Presiden Prabowo Siapkan Lahan 4.000 Meter

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyambut baik rencana Presiden RI Prabowo Subianto yang akan membangunkan gedung baru bagi MUI di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Ketua MUI Bidang Penanggulangan Bencana, Nusron Wahid, mengatakan pihaknya mendukung gagasan tersebut sebagai upaya memperkuat konsolidasi umat Islam. Hal itu disampaikan Nusron kepada MUI Digital usai acara […]

  • Polda Jabar Bongkar Produksi Mie Basah Berformalin di Garut, Satu Tersangka Diamankan

    Polda Jabar Bongkar Produksi Mie Basah Berformalin di Garut, Satu Tersangka Diamankan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 93
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat membongkar praktik produksi mie basah yang mengandung bahan tambahan pangan berbahaya di Kabupaten Garut. Seorang pria berinisial WK ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan, mengatakan pengungkapan berawal dari Laporan Polisi Nomor: LP/A/14/II/2026/SPKT.DITRESKRIMSUS/POLDA JABAR tertanggal 13 Februari 2026. “Pengungkapan […]

  • Menggeser Stigma Negatif Wanita Bercadar

    Menggeser Stigma Negatif Wanita Bercadar

    • calendar_month Rabu, 26 Okt 2022
    • account_circle Asrul G.H. Lasapa
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Wanita bercadar kembali menjadi isu nasional setelah peristiwa penangkapan seorang wanita bersenjata oleh aparat keamanan di Istana Negara, pada Selasa, 26 Oktober 2022.  Berita ini viral di semua media cetak maupun media online. Oleh karena  wanita bersenjata ini mengenakan cadar dalam penampilannya, maka simbol “cadar” kembali menjadi sorotan yang mengiringi pemberitaan. Di media terdapat dua […]

  • Pendataan Guru Ngaji Dirapikan, Semoga Kali Ini Benar-Benar Rapi

    Pendataan Guru Ngaji Dirapikan, Semoga Kali Ini Benar-Benar Rapi

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 109
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Kota Gorontalo menggelar silaturahmi bersama para imam masjid serta guru ngaji TPA/TPQ se-Kota Gorontalo di Bandhayo Lo Yiladia, Rabu (3/12/2025). Dalam pertemuan itu, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, memaparkan sejumlah langkah pembenahan yang saat ini tengah dilakukan pemerintah, terutama terkait penataan ulang data guru ngaji dan imam. Dalam arahannya, Wali Kota Adhan […]

  • Asyiknya Sensus Burung Air di Danau Limboto

    Asyiknya Sensus Burung Air di Danau Limboto

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Moloneo Az
    • visibility 123
    • 0Komentar

    NULONDALO.com  – Ratusan individu burung air residen (penetap) dan jenis migran (pendatang) di Danau Limboto tercatat dalam pengamatan dan sensus burung-air Asia (Asian Waterbird Census) pada Sabtu, 7 Februari 2026. Jenis burung-burung tersebut antara lain blekok sawah (Ardeola speciosa), kuntul kecil (Egretta garzetta), kuntul kerbau (Bubulcus ibis), cangak merah (Ardea purpurea), gagang bayam (Himantopus himantopus), […]

expand_less