Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Mengapa Literasi Keuangan Perempuan Menentukan Masa Depan Anak

  • account_circle Sutanti Idris
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • visibility 113
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di tengah perubahan ekonomi yang semakin kompleks, perempuan tidak lagi hanya dipandang sebagai pendamping dalam rumah tangga, melainkan sebagai penentu arah masa depan keluarga. Salah satu kekuatan terbesar perempuan modern hari ini bukan hanya pendidikan tinggi atau karier, tetapi kemampuan mengelola keuangan dengan bijak. Literasi keuangan perempuan menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

Banyak orang masih menganggap pengelolaan keuangan hanya sebatas mencatat pengeluaran rumah tangga. Padahal, literasi keuangan memiliki makna yang jauh lebih besar. Literasi keuangan adalah kemampuan memahami nilai uang, mengatur prioritas, mengelola risiko, dan menentukan keputusan ekonomi jangka panjang bagi keluarga. Dalam kehidupan rumah tangga, perempuan memegang peran sentral karena sebagian besar keputusan domestik berada di tangan ibu.

Ibu adalah manajer keuangan pertama bagi anak-anaknya. Anak belajar tentang disiplin, tanggung jawab, dan pola hidup dari cara ibunya mengatur keuangan keluarga. Anak yang tumbuh di lingkungan dengan pengelolaan keuangan sehat cenderung memiliki pola pikir yang lebih stabil dan tidak konsumtif. Sebaliknya, keluarga tanpa perencanaan keuangan sering terjebak pada gaya hidup impulsif yang berdampak langsung pada kondisi psikologis anak.

Di sinilah perempuan intelektual memiliki peran besar. Perempuan yang memahami ekonomi keluarga tidak mudah terjebak pada gengsi sosial atau validasi semu. Ia memahami bahwa masa depan anak tidak dibangun dari kemewahan sesaat, tetapi dari keputusan finansial yang matang. Pendidikan, kesehatan, dana darurat, hingga investasi masa depan membutuhkan perempuan yang mampu berpikir strategis dan visioner.

Sayangnya, masih banyak perempuan hebat yang belum percaya diri berbicara mengenai keuangan. Sebagian merasa urusan finansial adalah wilayah laki-laki. Padahal, perempuan justru pihak yang paling memahami kebutuhan keluarga sehari-hari. Ketika perempuan memiliki literasi keuangan yang baik, ia tidak hanya menjaga stabilitas rumah tangga, tetapi juga melindungi masa depan anak-anaknya dari ketidakpastian ekonomi.

  • Penulis: Sutanti Idris

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapal Nelayan Mati Mesin di Teluk Tomini, Seluruh Awak Berhasil Diselamatkan

    Kapal Nelayan Mati Mesin di Teluk Tomini, Seluruh Awak Berhasil Diselamatkan

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 435
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Sebuah kapal nelayan, KM Elnas III, dilaporkan mengalami mati mesin saat beroperasi di perairan Teluk Tomini. Beruntung, seluruh awak kapal berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan. Kejadian ini pertama kali diketahui berdasarkan laporan nakhoda kapal, Rahman, pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 01.00 Wita. Saat itu, KM Elnas […]

  • Belasan Chromebook ANBK SMP PGRI 2 Maros Digondol Maling, Kerugian Capai Rp90 Juta

    Belasan Chromebook ANBK SMP PGRI 2 Maros Digondol Maling, Kerugian Capai Rp90 Juta

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros — SMP PGRI 2 Maros menjadi sasaran aksi pencurian pada Senin (15/12/2025) pagi. Belasan perangkat Chromebook milik sekolah raib digondol pelaku, dengan total kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Guru PJOK SMP PGRI 2 Maros, Suhardi, mengungkapkan sebanyak 15 unit Chromebook dan satu unit speaker hilang dari ruang kantor sekolah. Aksi pencurian itu […]

  • Apa yang Tersisa dari Ied Al-Fitr untuk Kita Perjuangkan?

    Apa yang Tersisa dari Ied Al-Fitr untuk Kita Perjuangkan?

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 538
    • 0Komentar

    1 Syawal Hijriyah/31 Maret 2025 Masehi menjadi penanda berpisahnya kita dengan Ramadan dan menyambut hari baru. Hari ini kita berlebaran. Kumandang takbir yang agung bersahut-sahutan. Ada perasaan haru kembali ke fitr (suci); namun pada saat yang, ada perasaan tidak kuat menahan kepergian Ramadan yang berlalu begitu cepat. Sebab Ramadan, bagaimana pun juga, adalah bulan yang agung. Farid […]

  • Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 20 Maret, Pemerintah Masih Menunggu Hilal

    Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 20 Maret, Pemerintah Masih Menunggu Hilal

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 728
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadan, umat Islam di Indonesia mulai menanti kepastian datangnya Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Momen ini memiliki arti penting karena menjadi penanda berakhirnya ibadah puasa sekaligus awal perayaan hari kemenangan yang penuh makna spiritual dan sosial. Antusiasme masyarakat biasanya meningkat seiring mendekatnya akhir […]

  • Tragedi Laut di Pangkep: Kapal Tujuan Pulau Sarappo Terbalik, Tiga Nyawa Melayang

    Tragedi Laut di Pangkep: Kapal Tujuan Pulau Sarappo Terbalik, Tiga Nyawa Melayang

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Pangkep — Kapal kayu KLM Fitri Jaya dilaporkan tenggelam setelah terbalik di tengah perjalanan menuju Pulau Sarappo, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Sabtu (27/12/2025). Insiden kecelakaan laut tersebut menewaskan tiga orang penumpang. Peristiwa tragis ini diduga kuat dipicu oleh cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda perairan setempat. Kapal […]

  • Filsafat di Tengah Badai Teknologi, Pesantren Khatamun Nabiyyin Gelar Stadium Generale Bahas Krisis Kemanusiaan

    Filsafat di Tengah Badai Teknologi, Pesantren Khatamun Nabiyyin Gelar Stadium Generale Bahas Krisis Kemanusiaan

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Asep Alfarizi
    • visibility 337
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pesantren Khatamun Nabiyyin bersama Khatam Institute menggelar Stadium Generale bertajuk “Peran Filsafat dalam Kehidupan Kontemporer: Antara Kemajuan Teknologi dan Krisis Kemanusiaan” pada Rabu, 13 Mei 2026, di Auditorium Khatamun Nabiyyin, Condet, Jakarta Timur. Kegiatan tersebut menghadirkan Prof. Dr. Amsal Bakhtiar sebagai narasumber utama dan dipandu oleh Muh. Agus Salim selaku moderator. Dalam pemaparannya, […]

expand_less