Breaking News
light_mode
Trending Tags

Mengapa Literasi Keuangan Perempuan Menentukan Masa Depan Anak

  • account_circle Sutanti Idris
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 38
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Perempuan yang cerdas secara finansial juga mampu menciptakan pola parenting yang lebih sehat. Ia memahami bahwa kasih sayang tidak selalu diwujudkan dengan memenuhi semua keinginan anak. Banyak orang tua tanpa sadar mengganti kehadiran emosional dengan materi. Anak diberikan fasilitas berlebihan, tetapi kehilangan pendidikan karakter tentang kesederhanaan dan tanggung jawab. Literasi keuangan mengajarkan bahwa nilai hidup jauh lebih penting daripada sekadar gaya hidup.

Selain itu, perempuan dengan wawasan ekonomi yang baik cenderung lebih tenang menghadapi tekanan hidup. Ia tidak mudah panik ketika kondisi ekonomi berubah karena memiliki perencanaan. Ketahanan emosional ibu sangat memengaruhi psikologi anak. Anak yang tumbuh bersama ibu yang tenang dan bijaksana biasanya memiliki rasa aman yang lebih kuat dalam menjalani hidupnya.

Dalam perspektif yang lebih luas, literasi keuangan perempuan juga berkontribusi terhadap pembangunan bangsa. Keluarga adalah unit ekonomi terkecil dalam negara. Jika perempuan-perempuan Indonesia memiliki kemampuan finansial yang baik, maka kualitas generasi mendatang akan meningkat. Anak-anak tumbuh dengan pendidikan lebih baik, kesehatan lebih terjamin, dan pola pikir yang lebih produktif.

Perempuan modern tidak harus memilih antara menjadi ibu yang keibuan atau perempuan intelektual. Keduanya dapat berjalan beriringan. Justru perempuan yang memiliki kelembutan sekaligus kecerdasan finansial akan menjadi sosok paling berpengaruh dalam keluarga. Ia mampu menjadi tempat pulang yang hangat bagi anak-anaknya sekaligus menjadi penentu arah masa depan keluarga melalui keputusan yang rasional.

Menjadi ibu bukan berarti berhenti berkembang. Seorang ibu yang terus belajar, memahami ekonomi, dan meningkatkan kualitas dirinya sedang membangun masa depan anak-anaknya secara langsung. Karena masa depan anak sesungguhnya tidak dimulai dari sekolah mahal atau fasilitas mewah, tetapi dari seorang ibu yang mampu mengelola kehidupan dengan bijaksana. Di era modern ini, literasi keuangan perempuan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.

Penulis : Founder Aoife Social

  • Penulis: Sutanti Idris

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Matoduwolo Kiyai, Mari Kiyai, Silahkan Kiyai

    Matoduwolo Kiyai, Mari Kiyai, Silahkan Kiyai

    • calendar_month Minggu, 13 Nov 2022
    • account_circle Asrul G.H. Lasapa
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Di mana-mana, sering kita mendengar panggilan “kiyai” kepada seseorang. Panggilan ini disampaikan dalam berbagai kesempatan, khususnya pada momen-momen keagamaan. Tak peduli apakah seseorang yang dipanggil kiyai tersebut pantas menyandang gelar sakral ini atau tidak. Entah parameter apa yang dipakai sehingga begitu mudahnya sebutan kiyai dialamatkan kepada seseorang..  Apakah setiap penceramah, ustadz atau guru agama, bisa […]

  • Menuju Bank Gorontalo: Mungkinkah Pisah dari Bank SulutGo?

    Menuju Bank Gorontalo: Mungkinkah Pisah dari Bank SulutGo?

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Rencana pembentukan Bank Gorontalo kembali mencuat ke permukaan. Gagasan ini sebenarnya bukan hal baru, namun perdebatan soal peluang dan tantangannya kini semakin menarik untuk dikaji secara lebih serius. Bank SulutGo sendiri memiliki sejarah panjang. Didirikan pertama kali pada 1961 dengan nama PT. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara, bank ini lahir sebagai instrumen perbankan daerah untuk […]

  • GUSDURian Makassar Siapkan FGD Demokrasi Gen Z

    GUSDURian Makassar Siapkan FGD Demokrasi Gen Z

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 198
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Komunitas GUSDURian Makassar menggelar rapat persiapan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Perspektif Demokrasi Gen Z di Era Disrupsi”. Pertemuan berlangsung di Kampung Buku Inninnawa, Jalan Abdullah Daeng Sirua, Makassar, dan dihadiri sejumlah para penggerak inti Gusdurian, Senin, 26 Januari 2026 Dalam rapat tersebut, peserta membahas berbagai kebutuhan teknis yang akan digunakan dalam pelaksanaan […]

  • PWNU Gorontalo Desak PBNU Segera Akhiri Konflik, Dorong Percepatan Muktamar photo_camera 15

    PWNU Gorontalo Desak PBNU Segera Akhiri Konflik, Dorong Percepatan Muktamar

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Nulondalo.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo bersama seluruh PCNU se-Provinsi Gorontalo menekankan perlunya penyelesaian cepat atas dinamika internal yang tengah terjadi di PBNU. Pernyataan ini disampaikan melalui Surat Pernyataan Nomor 373/PW.01/A.II.07.99/27/12/2025 yang dirilis pada 2 Desember 2025. Ketua PWNU Gorontalo, Drs. H. Ibrahim T. Sore, menegaskan bahwa konflik internal PBNU tidak boleh berlarut-larut […]

  • Suhayb ar-Rumi: Hijrah yang Dibayar dengan Seluruh Harta (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #12)

    Suhayb ar-Rumi: Hijrah yang Dibayar dengan Seluruh Harta (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #12)

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Puncak keteguhan Suhayb tampak saat perintah hijrah ke Madinah turun. Kaum Quraisy menahannya dan berkata bahwa ia tidak boleh pergi membawa hartanya. Ia pun mengambil keputusan besar: menyerahkan seluruh kekayaannya sebagai tebusan agar dapat berhijrah. Ia meninggalkan hasil jerih payah bertahun-tahun demi kebebasan beriman. Ketika ia tiba di Madinah, Nabi menyambutnya dengan kabar gembira tentang […]

  • Modernisasi Sistem Keuangan Pesantren di Era Digital

    Modernisasi Sistem Keuangan Pesantren di Era Digital

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Sutanti Idris, S.E., CMC
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Modernisasi sistem keuangan pesantren menjadi langkah yang tidak bisa dihindari. Modernisasi di sini bukan berarti menghilangkan budaya pesantren yang sederhana dan religius, tetapi justru memperkuat tata kelola agar lebih tertib dan berkelanjutan. Pesantren tetap dapat mempertahankan nilai spiritual dan tradisinya sambil memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan. Era digital sebenarnya memberikan peluang besar bagi […]

expand_less