Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Bayangkan Jika Anda Seorang LGBT: Sebuah Eksperimen Imajinasi dan Refleksi Sosial-Religius

  • account_circle Fanridhal Engo
  • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
  • visibility 181
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di sini Anda merasa menemukan dalil baru—dalil sekuler—yang memberi legitimasi terhadap eksistensi dan ekspresi Anda sebagai LGBT. Bahwa setiap manusia berhak menentukan cara hidupnya, termasuk orientasi dan ekspresi seksual.

Namun pertanyaan selanjutnya muncul: Bagaimana mungkin hak asasi manusia bisa diterapkan di tengah masyarakat yang begitu agamis dan konservatif? Di sinilah konflik batin dimulai. Anda merasa terasing, lelah secara sosial dan emosional. Satu-satunya jalan adalah mencari komunitas yang mendukung, membentuk kelompok solidaritas, agar Anda tetap bisa hidup dan bertahan.

Akhirnya, masyarakat pun terbelah: antara mereka yang menjunjung hak asasi manusia, dan mereka yang menjunjung nilai-nilai agama. Kedua kutub ini terus berseberangan dalam perdebatan yang tak kunjung usai.

Di tengah semua itu, Anda berhasil menemukan ruang aman untuk mengekspresikan diri. Namun, karena Anda orang terdidik, Anda mulai berpikir lebih jauh: Apa konsekuensi sosial dan biologis dari orientasi seksual ini? Misalnya, ketidakmampuan untuk bereproduksi secara biologis, atau peningkatan risiko penyakit seksual menular.

Dan kemudian waktu berjalan. Anda menua. Tubuh melemah. Pertanyaan paling sunyi pun muncul: Siapa yang akan merawat saya kelak? Keluarga yang dulu menjauh? Masyarakat yang belum sepenuhnya menerima? Dalam keheningan itu, Anda melihat orang-orang yang dulu mencibir Anda kini duduk bersama anak dan cucu mereka, tertawa di bawah senja sambil memegang cangkir teh hangat.

Belum sempat pertanyaan itu terjawab, justru ia menambah sesak di dada. Penyesalan datang seperti badai yang tak bisa dihentikan. Kabar duka tentang kawan-kawan komunitas Anda datang satu per satu, diam-diam, sunyi tanpa pelayat. Dunia seperti tidak pernah benar-benar merasakan kehilangan.

Tanpa disadari, air mata Anda menetes. Lalu pecah dari kelopak mata, dan bersama dengan itu muncul pertanyaan lain: “Akan diperlakukan seperti apa saya jika mati?”

Sebagai seorang yang terlahir Muslim, Anda ingat potongan-potongan ayat yang menyebut tentang azab bagi pelanggar hukum Tuhan. Anda terisak, bukan hanya karena takut, tapi karena sesal. Kehidupan yang Anda anggap penuh kebebasan ternyata tak menjamin kepedulian atau makna ketika tubuh Anda renta, sendiri, dan tak berdaya.

“Ya Rab… Ya Rab…” ucap Anda lirih. Di atas kursi roda yang Anda tempati sendiri, tangan pun terangkat. Anda berdoa, dengan seluruh rasa malu dan penyesalan. “Ampuni saya, ya Allah.”

Dalam kerendahan hati, Anda merasa ada secercah harapan. Anda ingat, pernah ada kerabat yang berkata bahwa Tuhan Maha Pengampun. Bahwa agama adalah ruang bagi mereka yang ingin kembali, meski dalam usia senja dan tubuh ringkih.

  • Penulis: Fanridhal Engo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akuntan Bukan Penjaga Angka, tetapi Penjaga Risiko

    Akuntan Bukan Penjaga Angka, tetapi Penjaga Risiko

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Ketika mendengar kata akuntan, banyak orang masih membayangkan seseorang yang sibuk menghitung angka, menyusun laporan keuangan, atau memastikan setiap transaksi tercatat dengan benar. Pandangan tersebut tidak sepenuhnya salah, tetapi tidak lagi cukup untuk menggambarkan peran akuntan di tengah dunia bisnis yang semakin kompleks. Hari ini, akuntan bukan sekadar penjaga angka. Akuntan adalah penjaga risiko. Angka […]

  • Intinya “memberatkan”: Itulah yang Luput! Respons atas Kritik Samsi Pomalingo

    Intinya “memberatkan”: Itulah yang Luput! Respons atas Kritik Samsi Pomalingo

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 730
    • 0Komentar

    Tulisan Samsi Pomalingo berjudul Yang Luput dari yang Luput (2026) untuk merespons tulisan saya beberapa hari yang lalu sebenarnya tidak menjawab apa-apa, alih-alih menunjukkan bahwa penulis sendiri tidak membaca dengan detail tulisan saya sebelumnya sehingga, ada banyak kritiknya yang tidak tepat bahkan kontradiktif. Padahal, tesis saya pada tulisan sebelumnya jelas: sadaka memberatkan. Ini poin yang […]

  • Hijau Hitam di Era Digital: Semarak Milad ke-79 HMI

    Hijau Hitam di Era Digital: Semarak Milad ke-79 HMI

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo.com
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Nulondalo.com-Makassar. Suasana Milad ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tahun ini terasa berbeda. Meski tidak semua kader hadir secara fisik dalam perayaan, semangat kebersamaan tetap bergema di ruang-ruang digital. Status WhatsApp, unggahan Instagram, hingga cuitan di Twitter menjadi tanda bahwa kader HMI di seluruh penjuru tanah air ikut menyemarakkan momentum bersejarah ini. Kebanggaan sebagai kader tampak nyata. […]

  • Masjid di Tengah Gemerlap Kota: Disertasi Fahdiana Yuniasih Membaca Ulang Peran Ruang Ibadah di Jantung Jakarta

    Masjid di Tengah Gemerlap Kota: Disertasi Fahdiana Yuniasih Membaca Ulang Peran Ruang Ibadah di Jantung Jakarta

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    nulondalo.com — Di antara gedung-gedung tinggi, pusat bisnis, dan derasnya arus kapital perkotaan, ruang ibadah kerap dipandang sebagai bagian kecil dari pembangunan kota modern. Namun sebuah penelitian doktoral di Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia menghadirkan sudut pandang berbeda: masjid bukan sekadar ruang yang bertahan di tengah tekanan modernitas, melainkan aktor yang ikut membentuk wajah […]

  • Ungkap Curanmor Antar Provinsi, Polresta Gorontalo Kota Amankan 5 Motor di Sulut

    Ungkap Curanmor Antar Provinsi, Polresta Gorontalo Kota Amankan 5 Motor di Sulut

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 372
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Tim Gabungan Jatanras Polresta Gorontalo Kota bersama Unit Reskrim Polsek Kota Utara berhasil mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) antar provinsi. Dalam operasi pengejaran hingga ke wilayah Sulawesi Utara (Sulut), petugas mengamankan lima unit sepeda motor berbagai merek, Selasa (13/1/2026). Kapolresta Gorontalo Kota melalui Kasat Reskrim AKP Akmal Novian Reza, S.I.K., menjelaskan pengungkapan tersebut […]

  • Kapal Nelayan Mati Mesin di Teluk Tomini, Seluruh Awak Berhasil Diselamatkan

    Kapal Nelayan Mati Mesin di Teluk Tomini, Seluruh Awak Berhasil Diselamatkan

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Tim Rescue Pos SAR Parigi bersama unsur potensi SAR tiba di lokasi pada Rabu (18/3/2026) dan langsung melakukan briefing untuk memastikan kesiapan personel serta pembagian tugas sesuai prosedur operasi Basarnas. Saat proses pencarian berlangsung, tepatnya pukul 14.35 Wita, tim SAR menerima informasi bahwa KM Elnas II berhasil menemukan KM Elnas III beserta seluruh awaknya. Kapal […]

expand_less