Bayangkan Jika Anda Seorang LGBT: Sebuah Eksperimen Imajinasi dan Refleksi Sosial-Religius
- account_circle Fanridhal Engo
- calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
- visibility 158
- print Cetak

Ilustrasi kartun yang menampilkan keberagaman identitas gender dan orientasi seksual dalam suasana inklusif dan penuh kebersamaan. Sejumlah individu dengan latar belakang, ekspresi gender, dan identitas yang beragam digambarkan berkumpul secara setara, mencerminkan nilai penghormatan terhadap perbedaan, kesetaraan hak, serta penerimaan dalam kehidupan sosial. Tidak ada tokoh yang ditonjolkan secara khusus, sehingga seluruh karakter merepresentasikan semangat keberagaman dan inklusivitas dalam masyarakat.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kini, Anda berpikir; egoisme masa lalu Anda memang ada, tapi orientasinya telah berubah. Dulu Anda menuntut hak untuk diakui, sekarang Anda merasa berhak untuk bertobat. Anda yakin tak seorang pun berhak menghakimi perjalanan spiritual Anda, selain Tuhan sendiri. Hak Asasi Manusia, yang dulu menjadi tameng argumentasi sekuler Anda, kini justru Anda gunakan untuk membela hak Anda untuk berubah.
Demikianlah agama. Ia bukan tempat menghukum, tapi ruang untuk kembali. Wadah bagi penyesalan siapa pun, tak peduli usia dan masa lalu.
Waktu berlalu. Anda merasa lebih damai. Tak ada lagi rasa sesal yang menindih terlalu dalam. Semuanya telah Anda pasrahkan kepada Tuhan. Yang Anda tahu pasti adalah bahwa tobat Anda tulus dan janji-Nya itu nyata; Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Tak lama kemudian, seorang anak kecil tanpa alas kaki, berbaju lusuh, menghampiri Anda. Ia menawarkan koran. Karena merasa sepi dan ingin tahu kabar dunia, Anda membelinya.
Tajuk beritanya mengejutkan. Lagi-lagi tentang kontroversi LGBT dan waria. Isunya masih sama: antara hak asasi manusia dan konservatisme agama.
Akhirnya, sebagai penulis saya ingin bertanya: Bagaimana tanggapan Anda tentang topik dalam berita itu? Anda akan membela pihak yang mana?
- Penulis: Fanridhal Engo

Saat ini belum ada komentar