Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Dalam Bayang-bayang Raden Ayu: Kartini Sebagai Kesedaran Kolektif Emansipasi Perempuan

  • account_circle Risman Lutfi
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 158
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat yang sering dikenal dengan nama RA Kartini sebagai salah satu perempuan Indonesia asal jepara-jawa tengah, pejuang emansipasi perempuan itu selalu diperingati setiap tahun, tepatnya pada tanggal 21 April, tahun kelahirannya 1879. Dalam catatan sejarah, kartini menggores tinta perlawanan atas penjajahan yang dialami bangsa Indonesia. Doktrin Perjuangannya mengangkat martabat perempuan sebagai makhluk Tuhan yang setara dengan laki-laki dan mendapatkan kelayakan pendidikan, pekerjaan, kedudukan sosial serta hak selaku manusia merdeka, harus diakui sebagai jasa pahlawan-pejuang pendidikan.

Ayahnya Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat yang pernah menjadi bupati jepara, sedangkan ibunya, MA Ngasirah juga merupakan perempuan keturunan darah biru. Kartini terlahir dengan status sosial bangsawan, kedudukannya sebagai seorang kelas terhormat sejak lahir tidak menghilangkan rasa peduli pada lingkungan sosial. Catatan Kartini dalam surat-suratnya yang menjadi karya abadi “Habis Gelap Terbitlah Terang” itu harus bacaan wajib bagi siswa/i dan mahasiswa/i agar memiliki kesadaran kolektif tentang basis sejarah perlawanan dan membangkitkan spirit perjuangan para pelajar-pelajar dalam dunia pendidikan Indonesia.

Bangunan ide-ide progresif sebagai respon terhadap situasi eksternal yang berdampak pada eksistensinya sebagai manusia dalam sejarah perkembangan masyarakat, menjadikan dirinya sosok individu memanusiakan manusia seutuhnya. RA Kartini meyakini dengan penuh jiwa bahwa perempuan juga bisa membangun konstruksi pemikiran kritis untuk mewujudkan keadilan sosial juga kesetaraan gender. Semangat, ketangguhan, keberanian, dan karakter kepeloporan kartini harus diambil sebagai realisasi dalam langkah konkrit, sehingga tidak menjadi bayang-bayang ingatan masa lampau dan mati pada imajinasi perayaan nostalgia.

Kekejaman dunia patriarkis melalui sistem kapitalisme dan feodalisme yang dilawan oleh kartini rupanya masih tumbuh berkembang pesat hingga hari ini. Proses penghisapan tenaga kerja pada buruh perempuan hingga mengalami keguguran, kekerasan dalam rumah tangga yang hampir secara minoritas korban adalah perempuan, bahkan striotipe perempuan sebagai manusia inferior masih ada pada ruang publik, dunia pendidikan, hingga menjalar dan melekat pada urusan rumah tangga keluarga. Perspektif dan kesadaran diskriminatif dalam dominasi kelas tertentu terhadap kelas lain harus dihapuskan melalui pendidikan formal, nonformal dan informal menggunakan pendidikan kritis yang membuka ruang dialogis.

RA Kartini menjalani kehidupan dengan sangat singkat, karena dengan usia 25 tahun, tepatnya pada tanggal 17 september 1904 dirinya meninggal dunia. Walaupun tutup usia diwaktu muda, kartini hadir dan hidup dalam ingatan panjang perjuangan bangsa Indonesia. Hingga kini, sudah 121 tahun wafatnya kartini, pelopor emansipasi perempuan.

Selamat Hari Kartini.!!!

Jawa Timur, 21 April 2025.

Risman Lutfi (Pembina GUSDURian Ternate).

  • Penulis: Risman Lutfi
  • Editor: Risman Lutfi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Spons, Cuma Es Kue: Laboratorium Meluruskan Dugaan Aparat

    Bukan Spons, Cuma Es Kue: Laboratorium Meluruskan Dugaan Aparat

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 361
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Tuduhan bahwa jajanan es kue jadul di wilayah Kemayoran terbuat dari bahan spons akhirnya dipatahkan oleh hasil pemeriksaan laboratorium. Setelah sempat menimbulkan kegaduhan publik akibat video viral, aparat TNI-Polri yang terlibat pun menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat. Permohonan maaf tersebut disampaikan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa, sebagaimana diunggah akun Instagram @fakta.indo dan […]

  • Dandhy Laksono: Indonesia Sedang Mengalami Krisis Ekstraksi dan Kemunduran Demokrasi

    Dandhy Laksono: Indonesia Sedang Mengalami Krisis Ekstraksi dan Kemunduran Demokrasi

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 282
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Jurnalis dokumenter dan pendiri Watchdoc, Dandhy Laksono, menilai Indonesia tengah menghadapi persoalan serius berupa eksploitasi sumber daya alam yang masif, kemunduran demokrasi, hingga dominasi oligarki dalam politik nasional. Hal itu disampaikan Dandhy dalam podcast Islamitalk #5 yang tayang di kanal Islami.co pada Jumat (22/5/2026). Dalam perbincangan tersebut, Dandhy banyak membahas perjalanan produksi film-film […]

  • Kunjungan ke Maros, Mendes PDTT Serahkan Penghargaan Tokoh Peduli Desa kepada 8 Bupati

    Kunjungan ke Maros, Mendes PDTT Serahkan Penghargaan Tokoh Peduli Desa kepada 8 Bupati

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 243
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Maros – Komitmen pemerintah daerah dalam membangun dan memberdayakan desa kembali mendapat apresiasi di tingkat nasional. Sebanyak delapan bupati, termasuk Bupati Maros Chaidir Syam, menerima penghargaan Tokoh Peduli Desa dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDTT), Yandri Susanto, pada kegiatan Saba Desa […]

  • Akuntansi Langit

    Akuntansi Langit

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu menghadirkan dua jenis laporan keuangan: laporan keuangan dunia dan laporan keuangan langit. Yang pertama disusun dengan standar PSAK, direviu auditor, lalu dipresentasikan dengan PowerPoint penuh grafik naik-turun. Yang kedua? Disusun tanpa Excel, tanpa auditor eksternal, tapi konon auditornya langsung Malaikat. Dan yang paling menegangkan, opini yang keluar bukan WTP, melainkan “diterima” atau “perlu […]

  • Hasil Rapat Badan Pengurus Lengkap Tim Caretaker BPD HIPMI Maluku Utara

    Hasil Rapat Badan Pengurus Lengkap Tim Caretaker BPD HIPMI Maluku Utara

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 589
    • 0Komentar

    Jakarta – Tim Caretaker BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku Utara telah melaksanakan Rapat Badan Pengurus Lengkap (RBPL) pada 29 Januari 2026 di Jakarta. RBPL ini dilaksanakan sebagai bagian dari mandat organisasi berdasarkan SK BPP HIPMI Nomor 139/Kep/Sek/BPP/I/26, guna memastikan keberlanjutan dan ketertiban organisasi BPD HIPMI Maluku Utara sesuai dengan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah […]

  • Muhammad Dzikyan: Kebijakan Harus Utamakan Kemaslahatan Umat

    Muhammad Dzikyan: Kebijakan Harus Utamakan Kemaslahatan Umat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 491
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kebijakan penutupan aktivitas pembelian emas dari penambang rakyat di Provinsi Gorontalo, khususnya Kabupaten Pohuwato, terus menuai sorotan. Langkah penegakan hukum yang menutup seluruh jalur pembelian emas, baik di tingkat lokal maupun luar daerah, dinilai berdampak langsung pada kondisi ekonomi masyarakat. Anggota DPRD Provinsi Gorontalo daerah pemilihan Boalemo–Pohuwato, Muhammad Dzikyan Nawawi, Rabu (4/3/2026), menyampaikan […]

expand_less