Dinas Pertanian Gorontalo Salurkan Benih Gratis Dukung Program Green Domestik
- account_circle Rivaldi Bulilingo
- calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
- visibility 53
- print Cetak

Penyalurkan bantuan benih tanaman gratis oleh Dinas pertanian provinsi Gorontalo kepada Yayasan Pendidikan Nulondalo Lipu’u, Senin (20/10/2025)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo menyalurkan bantuan benih tanaman gratis untuk mendukung Program Green Domestik yang digagas oleh Yayasan Pendidikan Nulondalo Lipu’u di Kota Gorontalo.
Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Senin (20/10/2025).
Bantuan diserahkan oleh Yani Dg. Matona, S.P., perwakilan Divisi Hortikultura Dinas Pertanian, dan diterima langsung oleh Ketua Yayasan Pendidikan Nulondalo Lipu’u, Abdul Kadir Lawero.
Dalam keterangannya, Yani Dg. Matona menjelaskan bahwa pemberian benih gratis ini bertujuan untuk mendorong masyarakat memanfaatkan lahan sempit—terutama halaman rumah—sebagai media tanam produktif.
“Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa lahan sempit pun bisa produktif. Melalui pemanfaatan halaman rumah, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, program ini merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan untuk menanamkan nilai-nilai keberlanjutan lingkungan yang sejalan dengan prinsip moderasi beragama.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Nulondalo Lipu’u, Abdul Kadir Lawero, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Dinas Pertanian.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari Dinas Pertanian. Bantuan ini menambah semangat kami dalam mengembangkan kegiatan edukatif bagi masyarakat, khususnya di Kampung Moderasi Beragama di Kota Gorontalo,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kadir menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya yayasan untuk menanamkan kesadaran menjaga lingkungan sebagai nilai yang inheren dalam ajaran keagamaan.
“Agenda ini memperkuat komitmen kami untuk mengajarkan pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari nilai-nilai keagamaan,” ungkapnya.
Program Green Domestik yang dijalankan Yayasan Pendidikan Nulondalo Lipu’u berkolaborasi dengan berbagai organisasi lingkungan, termasuk komunitas Gusdurian Gorontalo.
“Program ini merupakan tindak lanjut dari Program Ecoteologi dan Moderasi Beragama yang kami gagas bersama Balai Penelitian dan Pengembangan Agama (Balitbang) Makassar,” jelas Kadir.
Ia menutup dengan menegaskan bahwa inisiatif lokal ini menjadi wujud nyata integrasi antara edukasi lingkungan, pertanian rumah tangga, dan nilai-nilai keagamaan.
“Melalui langkah ini, kami berharap bahwa kampung moderasi beragama benar-benar terwujud secara nyata karena ada kolaborasi dan aksi nyata dalam konteks menjaga lingkungan, masyarakat moderat, mandiri, dan peduli lingkungan,” pungkasnya.
- Penulis: Rivaldi Bulilingo

Saat ini belum ada komentar