DPW PKB Gorontalo 2026–2031 Resmi Dilantik, Dzikyan Tegaskan Konsolidasi hingga Ranting
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 34
- print Cetak

Struktur DPW PKB Gorontalo yang telah dilantik DPP PKB di Jakarta
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Gorontalo periode 2026–2031 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Ballroom Mövenpick Hotel Jakarta City Centre, Jalan Pecenongan, Jakarta Pusat.
Pelantikan tersebut menandai dimulainya babak baru kepemimpinan PKB Gorontalo dengan fokus pada penguatan struktur dan kerja nyata di tengah masyarakat.
Ruang pelantikan yang didominasi warna hijau—identitas sekaligus simbol harapan PKB—dipenuhi ratusan kader yang berdiri tegak menyaksikan pengukuhan jajaran pengurus baru.
Muhammad Dzikyan kembali dipercaya menakhodai DPW PKB Gorontalo sebagai Ketua, didampingi Muhtajim Boky sebagai Sekretaris dan Mohamad Gerhand Rajaq sebagai Bendahara.
Sementara itu, Dewan Syura DPW PKB Gorontalo dipimpin oleh KH. Muhyiddin Zeny sebagai Ketua Dewan Syura, dengan Ferdi S. Gani sebagai Sekretaris Dewan Syura.
Jajaran ini diharapkan menjadi penopang moral dan penentu arah kebijakan keumatan dalam perjalanan PKB Gorontalo lima tahun ke depan.
Kepada redaksi, Ketua DPW PKB Gorontalo Muhammad Dzikyan menegaskan komitmennya untuk memperkuat struktur partai hingga ke tingkat paling bawah.
“Kami akan memperkuat dan menggerakkan seluruh kader untuk pembenahan struktur sampai ke tingkat ranting,” ujar Dzikyan.
Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh kepengurusan di tingkat provinsi atau kabupaten/kota, tetapi justru oleh hidupnya struktur hingga desa dan kelurahan.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga solidaritas internal sebagai fondasi utama organisasi.
“Solidaritas harus terus dijaga sebagai wujud kekompakan dalam membesarkan PKB,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dzikyan menekankan bahwa keberadaan partai harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, bukan sekadar terlihat dalam simbol dan seremoni politik.
“Kader-kader PKB, baik di legislatif maupun eksekutif, harus bergerak memperjuangkan aspirasi masyarakat sebagai wujud nyata kehadiran PKB di tengah rakyat,” tambahnya.
Senada dengan itu, Sekretaris DPW PKB Gorontalo Muhtajim Boky menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru mampu membawa PKB semakin besar dan solid.
“Semoga di kepemimpinan yang baru ini, PKB semakin besar, solid, dan semakin dicintai masyarakat Gorontalo,” ujarnya.
Dengan komposisi kepemimpinan yang menggabungkan pengalaman, pengelolaan organisasi, serta arahan moral dari Dewan Syura, DPW PKB Gorontalo menatap periode 2026–2031 dengan semangat konsolidasi, solidaritas, dan kerja nyata.
Pelantikan ini tidak hanya menjadi penanda pergantian periode kepengurusan, tetapi juga penegasan arah politik PKB Gorontalo yang ingin tumbuh dari bawah, dari ranting yang hidup, kader yang bergerak, dan kepemimpinan yang bekerja senyap demi manfaat nyata bagi rakyat.
Usai pelantikan, para pengurus Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB se-Indonesia yang baru dilantik dijadwalkan menghadiri pertemuan dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Presiden. Pertemuan tersebut berlangsung pada pukul 11.45 hingga 15.00 WIB.
Pertemuan di Istana Negara itu menjadi rangkaian lanjutan pelantikan sekaligus momentum silaturahmi dan konsolidasi nasional antara PKB dan pemerintah, dalam rangka memperkuat peran partai dalam pembangunan bangsa ke depan.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Djemi Radji

Saat ini belum ada komentar