Breaking News
light_mode
Trending Tags

Hari Asyura 2025: Makna, Sejarah, dan Tradisi

  • account_circle Redaksi Nulondalo
  • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
  • visibility 21
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hari Asyura tahun ini jatuh pada 5 Juli 2025, bertepatan dengan 10 Muharram 1447 H, menurut kalender Hijriah. Hari ini merupakan momen penting dalam kalender Islam yang diperingati oleh seluruh umat Muslim, meski dengan cara dan pemaknaan yang berbeda antara Syiah dan Sunni.

Makna Asyura bagi Muslim Syiah

Bagi umat Syiah, Asyura adalah puncak dari Peringatan Muharram, yang memperingati tragedi Pertempuran Karbala pada tahun 680 M. Pada hari ini, Husain ibn Ali, cucu Nabi Muhammad SAW, gugur dengan gagah berani melawan kezaliman dan ketidakadilan dari penguasa Yazīd dari Dinasti Umayyah.

Asyura menjadi simbol pengorbanan, keadilan, dan keteguhan iman, yang diperingati melalui prosesi, ziarah, drama sejarah, dan berbagai ritual duka.

Garis Waktu Ashura/nationaltoday.com

Makna Asyura bagi Muslim Sunni

Sementara itu, bagi umat Sunni, Asyura adalah hari penuh keberkahan yang berkaitan dengan kisah Nabi Musa AS yang diselamatkan dari Firaun bersama Bani Israil. Nabi Muhammad SAW pun berpuasa pada hari Asyura sebagai bentuk syukur, dan menganjurkan umat Islam untuk melakukannya.

Banyak Muslim Sunni mengamalkan puasa Asyura (10 Muharram) dan Tasu’a (9 Muharram), sebagai bentuk ibadah dan introspeksi.

Sejarah Singkat Pertempuran Karbala

Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW, terjadi perpecahan mengenai siapa yang berhak menjadi pemimpin umat Islam. Hal ini melahirkan dua kubu besar: pendukung Abu Bakar (Sunni) dan pendukung Ali bin Abi Thalib (Syiah).

Garis Waktu Ashura/nationaltoday.com

Saat Husain ibn Ali menolak baiat kepada Khalifah Yazīd, ia dan pengikutnya (termasuk keluarga dan sahabat dekat) diserang di Karbala. Mereka dikepung, dilarang mengakses air, dan pada hari ke-10 Muharram, seluruh kelompok Husain terbunuh satu per satu.

Husain menjadi simbol perlawanan terhadap tirani, dan kisahnya hidup hingga kini dalam jiwa jutaan Muslim.

Tradisi dan Ritual Ashura Saat Ini

Syiah: Prosesi besar-besaran di kota-kota seperti Najaf, Karbala, Beirut, Teheran, dan Lahore. Ribuan orang berpakaian hitam, memukul dada, mencambuk diri, dan menangis sebagai bentuk empati atas penderitaan Husain. Kuda putih sering diarak sebagai simbol kembalinya kuda Husain tanpa tuan.

Garis Waktu Ashura/nationaltoday.com

Sunni: Melakukan puasa, membaca doa, dan merenungkan makna spiritual dari peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah Islam.

Asyura bukan sekadar sejarah masa lalu, melainkan cermin nilai-nilai keberanian, kebenaran, dan kesetiaan yang relevan sepanjang masa.

Garis Waktu Ashura/nationaltoday.com

Tragedi Karbala menyentuh seluruh umat Islam, menjadi pengingat bahwa berdiri di sisi kebenaran kadang membutuhkan pengorbanan besar, namun selalu bermakna dalam sejarah kemanusiaan.

  • Penulis: Redaksi Nulondalo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenang Kwik Kian Gie

    Mengenang Kwik Kian Gie

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Eka Putra B Santoso
    • visibility 41
    • 0Komentar

    (Penulis Akademisi Politik IAIN Sultan Amai Gorontalo) Kemarin Kwik Kian Gie berpulang. Ekonom dan mantan Menteri era Gusdur dan Megawati itu  meninggalkan banyak sekali pemikiran tentang dinamika ekonomi politik di Indonesia. Saya ingat dalam buku Kwik yang berjudul ” Gonjang ganjing ekonomi Indonesia ” Ia mengkritik doktrin Marxisme Ortodoks berupa penguasaan ekonomi oleh negara secara […]

  • Kasus Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Maros Naik ke Penyidikan, Publik Desak Segera Tetapkan Tersangka

    Kasus Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Maros Naik ke Penyidikan, Publik Desak Segera Tetapkan Tersangka

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Keputusan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Maros menaikkan status perkara dugaan tindakan represif oknum anggotanya dari tahap penyelidikan ke penyidikan menuai sorotan tajam dari publik. Meski langkah ini diklaim sebagai bentuk keseriusan institusi, hingga kini belum adanya penetapan tersangka justru memicu kekhawatiran akan adanya upaya perlindungan terhadap pelaku serta pengabaian prinsip Hak […]

  • Aktivis Gorontalo Kevin Lapendos Bantah Fitnah Oknum Asosiasi Nelayan: “Saya Punya Bukti Kuat”

    Aktivis Gorontalo Kevin Lapendos Bantah Fitnah Oknum Asosiasi Nelayan: “Saya Punya Bukti Kuat”

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Aktivis muda Gorontalo, Kevin Lapendos, yang dikenal aktif dalam aksi Unjuk Rasa, akhirnya angkat bicara terkait fitnah yang diarahkan kepadanya oleh oknum dalam Ketua Asosiasi Nelayan Gorontalo. Kevin menegaskan bahwa tuduhan-tuduhan tersebut sama sekali tidak benar, dan merupakan upaya untuk membungkam serta mengaburkan perjuangan Advokasinya yang tengah ia lakukan. Kevin selama ini aktif menyoroti dugaan […]

  • Ust. Rionadi Doe Jelaskan Kewajiban Qadha Ibadah dalam Kajian Kitab Minhajul Abidin Play Button

    Ust. Rionadi Doe Jelaskan Kewajiban Qadha Ibadah dalam Kajian Kitab Minhajul Abidin

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Ust. Rionadi Doe menjelaskan kewajiban mengganti (qadha) ibadah yang pernah ditinggalkan dalam pengajian Kitab Minhajul Abidin karya Imam Al-Ghazali yang digelar di Masjid Nurul Haq, Jalan Gelatik, Kelurahan Heledulaa, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, pada Selasa malam seusai shalat Isya. Kajian ini juga ditayangkan langsung melalui kanal YouTube Nutizen Televisi. Dalam penyampaiannya, Ust. Rionadi menegaskan […]

  • Re-historiografi Gorontalo: Sebuah Dorongan Awal

    Re-historiografi Gorontalo: Sebuah Dorongan Awal

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Daniel A. Kalangie
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Narasi umum sejarah Gorontalo paling tidak hanya berkutat pada tiga peristiwa pokok; kisah terbentuknya Duluwo Limo lo Pohala’a, “kepahlawanan” dalam peristiwa 23 Januari 1942, dan cerita Pembentukan Provinsi Gorontalo. Tiga peristiwa pokok ini cenderung dianggap oleh pemerintah, akademisi, maupun awam sebagai pijakan untuk membentuk pengetahuan sejarah Gorontalo. Pertanyaannya adalah bagaimana mungkin tiga peristiwa yang terpaut […]

  • Soroti Ketimpangan Transmigrasi di Halmahera Timur: IKPM-HT dan PSPK UGM Bakal Geral Dialog

    Soroti Ketimpangan Transmigrasi di Halmahera Timur: IKPM-HT dan PSPK UGM Bakal Geral Dialog

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Nulondalo.com – Transmigrasi merupakan bagian integral dari program pembangunan nasional yang yang digadang-gadang mampu mewujudkan pemerataan pembangunan, tumbuhnya pusat-pusat ekonomi, dan mempererat persatuan bangsa. Namun absennya kebijakan negara dalam pengembangan transmigrasi membuat masyarakat semakin terseret kedalam kemiskinan, ketertinggalan pembangunan, dan retaknya modal sosial-budaya. Hal itu tampak jelas terjadi di Transmigrasi Patlean, Maba Utara, Kabupaten Halmahera […]

expand_less