Breaking News
light_mode
Trending Tags

Hari Asyura 2025: Makna, Sejarah, dan Tradisi

  • account_circle Redaksi Nulondalo
  • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
  • visibility 114
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hari Asyura tahun ini jatuh pada 5 Juli 2025, bertepatan dengan 10 Muharram 1447 H, menurut kalender Hijriah. Hari ini merupakan momen penting dalam kalender Islam yang diperingati oleh seluruh umat Muslim, meski dengan cara dan pemaknaan yang berbeda antara Syiah dan Sunni.

Makna Asyura bagi Muslim Syiah

Bagi umat Syiah, Asyura adalah puncak dari Peringatan Muharram, yang memperingati tragedi Pertempuran Karbala pada tahun 680 M. Pada hari ini, Husain ibn Ali, cucu Nabi Muhammad SAW, gugur dengan gagah berani melawan kezaliman dan ketidakadilan dari penguasa Yazīd dari Dinasti Umayyah.

Asyura menjadi simbol pengorbanan, keadilan, dan keteguhan iman, yang diperingati melalui prosesi, ziarah, drama sejarah, dan berbagai ritual duka.

Garis Waktu Ashura/nationaltoday.com

Makna Asyura bagi Muslim Sunni

Sementara itu, bagi umat Sunni, Asyura adalah hari penuh keberkahan yang berkaitan dengan kisah Nabi Musa AS yang diselamatkan dari Firaun bersama Bani Israil. Nabi Muhammad SAW pun berpuasa pada hari Asyura sebagai bentuk syukur, dan menganjurkan umat Islam untuk melakukannya.

Banyak Muslim Sunni mengamalkan puasa Asyura (10 Muharram) dan Tasu’a (9 Muharram), sebagai bentuk ibadah dan introspeksi.

Sejarah Singkat Pertempuran Karbala

Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW, terjadi perpecahan mengenai siapa yang berhak menjadi pemimpin umat Islam. Hal ini melahirkan dua kubu besar: pendukung Abu Bakar (Sunni) dan pendukung Ali bin Abi Thalib (Syiah).

Garis Waktu Ashura/nationaltoday.com

Saat Husain ibn Ali menolak baiat kepada Khalifah Yazīd, ia dan pengikutnya (termasuk keluarga dan sahabat dekat) diserang di Karbala. Mereka dikepung, dilarang mengakses air, dan pada hari ke-10 Muharram, seluruh kelompok Husain terbunuh satu per satu.

Husain menjadi simbol perlawanan terhadap tirani, dan kisahnya hidup hingga kini dalam jiwa jutaan Muslim.

Tradisi dan Ritual Ashura Saat Ini

Syiah: Prosesi besar-besaran di kota-kota seperti Najaf, Karbala, Beirut, Teheran, dan Lahore. Ribuan orang berpakaian hitam, memukul dada, mencambuk diri, dan menangis sebagai bentuk empati atas penderitaan Husain. Kuda putih sering diarak sebagai simbol kembalinya kuda Husain tanpa tuan.

Garis Waktu Ashura/nationaltoday.com

Sunni: Melakukan puasa, membaca doa, dan merenungkan makna spiritual dari peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah Islam.

Asyura bukan sekadar sejarah masa lalu, melainkan cermin nilai-nilai keberanian, kebenaran, dan kesetiaan yang relevan sepanjang masa.

Garis Waktu Ashura/nationaltoday.com

Tragedi Karbala menyentuh seluruh umat Islam, menjadi pengingat bahwa berdiri di sisi kebenaran kadang membutuhkan pengorbanan besar, namun selalu bermakna dalam sejarah kemanusiaan.

  • Penulis: Redaksi Nulondalo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Maros Musnahkan 359 Gram Narkoba, Selamatkan 7.000 Warga dari Ancaman Penyalahgunaan

    Polres Maros Musnahkan 359 Gram Narkoba, Selamatkan 7.000 Warga dari Ancaman Penyalahgunaan

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS – Polres Maros memusnahkan barang bukti (BB) narkoba hasil pengungkapan Satres Narkoba selama tiga bulan terakhir. Pemusnahan dipimpin langsung Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, di halaman Mapolres Maros, Jumat (5/12/2025). Total BB yang dimusnahkan mencapai 359 gram dengan nilai ekonomi diperkirakan mencapai Rp500 juta. Polisi menyebut jumlah tersebut setara dengan penyelamatan sedikitnya 7.000 […]

  • Idul Fitr: Ketika Kapal-kapal Bersiap Kembali

    Idul Fitr: Ketika Kapal-kapal Bersiap Kembali

    • calendar_month Minggu, 1 Mei 2022
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Terhitung 1 Syawal 2022/1 Mei 2022, kita berpisah dengan Ramadan dan menyambut hari baru. Hari ini kita berlebaran. Kumandang takbir yang agung bersahut-sahutan. Ada perasaan haru kembali ke fitr (suci); namun ada perasaan tidak kuat menahan kepergian Ramadan yang berlalu begitu cepat. Sebab Ramadan, bagaimana pun juga, adalah bulan yang agung. Farid Essack, seorang sarjana kenamaan Afrika […]

  • Tersesat di Antara Makna: Tanggapan terhadap Donald Tungkagi soal Makuta Ilmu sebagai Paradigma Epistemologi UIN Smart

    Tersesat di Antara Makna: Tanggapan terhadap Donald Tungkagi soal Makuta Ilmu sebagai Paradigma Epistemologi UIN Smart

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 1.289
    • 0Komentar

    Sebagai seorang alumni, ketika mendengar kabar baik bahwa IAIN Sultan Amai Gorontalo sedikit lagi menjadi UIN Sultan Amai Gorontalo (selanjutnya: UIN Smart), saya kegirangan minta ampun. Saya tahu prosesnya amat lama, melibatkan banyak sekali pihak, dan pekerjaan yang tidak mudah. Pada 17 Oktober 2025, alhasil terbit surat MenPAN-RB kepada presiden tentang Permohonan Izin Prakarsa Penyusunan […]

  • Ekonom NU Soroti Dampak Penunjukan Deputi Gubernur BI terhadap Kepercayaan Pasar

    Ekonom NU Soroti Dampak Penunjukan Deputi Gubernur BI terhadap Kepercayaan Pasar

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 196
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Penunjukan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) menuai beragam tanggapan dari kalangan akademisi dan pelaku pasar. Salah satu kritik datang dari intelektual Nahdlatul Ulama sekaligus ekonom, Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak, yang menilai dinamika tersebut memunculkan kekhawatiran terkait independensi lembaga moneter. Dalam tulisan opininya yang berjudul; “Pasar Masuk Angin” tayang di […]

  • Pasal Larangan Komunisme dan Marxisme dalam KUHP Baru Tuai Perhatian

    Pasal Larangan Komunisme dan Marxisme dalam KUHP Baru Tuai Perhatian

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 248
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Ketentuan mengenai larangan ajaran Komunisme dan Marxisme dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru kembali menjadi perhatian publik. Aturan tersebut tercantum dalam Pasal 188 KUHP, yang melarang setiap orang mengajarkan, menyebarkan, serta mengembangkan ajaran Komunisme, Marxisme, dan Leninisme dalam bentuk apa pun. Dalam pasal tersebut, pelanggaran terhadap ketentuan dimaksud dapat dikenai ancaman pidana […]

  • Puasa Melahirkan Persaudaran Kemanusiaan

    Puasa Melahirkan Persaudaran Kemanusiaan

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2024
    • account_circle Dr. Mansur Basir
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Di jantung setiap agama (In the heart of religion), terdapat salah satu doktrin yang memiliki sisi persamaan yakni misi kesucian/fitrah (holistic). Kesuciaan Ini kemudian melahirkan cintakasih (love to other) dan cinta melahirkan persaudaraan sejati yang pada level ini mempersepsi manusia secara egaliter dan equal tanpa memandang warna kulit dan status sosial. Doktrin ini sebenarnya mampu melahirkan kedamaian di mana […]

expand_less