Lestari Moerdijat Dorong Kesehatan Mental Masuk Kurikulum Nasional
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Senin, 13 Apr 2026
- visibility 246
- print Cetak

Anggota Komisi X DPR RI, Lestari Moerdijat, menyampaikan pentingnya memasukkan kesehatan mental dalam kurikulum pendidikan nasional sebagai upaya menyelamatkan generasi muda Indonesia.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Itu adalah gejala. Gejala dari sistem yang gagal membekali mereka dengan kemampuan paling dasar sebagai manusia, yaitu memahami diri sendiri,” tegasnya.
Sebagai Wakil Ketua MPR RI, Rerie juga mengkritisi sistem pendidikan nasional yang dinilai masih terlalu berorientasi pada capaian akademik semata, seperti nilai dan peringkat, tanpa memperhatikan kesehatan mental serta kematangan emosi peserta didik.
“Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka sekolah—tanpa disadari—akan menjadi ruang yang justru memproduksi tekanan, bukan membangun ketahanan. Kesehatan mental harus menjadi bagian inti dalam kurikulum nasional,” jelas politisi Fraksi Partai NasDem tersebut.
Ia menambahkan, anak-anak saat ini tumbuh di tengah tekanan yang semakin kompleks, baik dari lingkungan sosial, akademik, maupun perkembangan teknologi.
Namun, mereka belum sepenuhnya dibekali kemampuan untuk memahami dan mengelola tekanan tersebut.
Tanpa intervensi yang serius, menurutnya, Indonesia berisiko kehilangan satu generasi yang tumbuh dalam kondisi kesehatan mental yang rapuh.
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar