Reaktivasi 11 Juta Peserta PBI Tersendat, DPR Soroti Kinerja Pemerintah
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 62
- print Cetak

Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago. Doc. Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ia menilai, pernyataan bahwa pasien dalam kondisi darurat tetap dapat dilayani belum sepenuhnya berjalan, karena masih ditemukan rumah sakit yang menolak peserta dengan status kepesertaan nonaktif.
“Di lapangan, rumah sakit tidak melayani peserta nonaktif. Ini menunjukkan kebijakan belum berjalan efektif. Pertanyaannya, siapa yang melakukan pengawasan,” tegasnya.
Selain itu, Irma mengkritisi masa transisi perbaikan data kepesertaan yang diberikan selama tiga bulan. Ia menilai waktu tersebut tidak realistis, mengingat proses verifikasi dan pembaruan data membutuhkan waktu lebih panjang, sementara masyarakat membutuhkan kepastian akses layanan kesehatan.
Ia juga menyinggung persoalan validitas data yang menjadi dasar penonaktifan peserta. Menurutnya, masih terdapat masyarakat yang seharusnya berhak menerima bantuan iuran, namun tidak tercatat secara akurat sehingga kehilangan akses layanan kesehatan.
Lebih lanjut, Irma meminta pemerintah tidak hanya menyampaikan paparan normatif, tetapi benar-benar menjalankan komitmen yang telah disepakati bersama DPR.
“Kami tidak membutuhkan paparan yang baik di atas kertas, tetapi pelaksanaan nyata, agar masyarakat bisa kembali mendapatkan layanan kesehatan sesuai haknya,” pungkasnya.
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar