Breaking News
light_mode
Trending Tags

Satu Tubuh, Banyak Identitas

  • account_circle Pepy al-Bayqunie
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 115
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tubuh yang sama, tetapi identitasnya beraneka-ragam. Identitas tidak pernah tunggal atau statis; ia muncul dan berubah karena interaksi dengan lingkungan, pengalaman, dan relasi sosial. Setiap bagian diri lahir dari pertemuan antara harapan, tanggung jawab, dan kenyataan yang selalu bergerak. Perpecahan identitas bukan kelemahan, melainkan kondisi yang memungkinkan refleksi, adaptasi, dan tindakan yang relevan di berbagai ruang kehidupan.

Dalam keluarga, peran sebagai suami, ayah, atau anak menuntut cara bersikap yang berbeda. Setiap peran menghadirkan logika, norma, dan tanggung jawab spesifik. Keputusan sehari-hari, misalnya dalam mendidik anak atau menyelesaikan konflik rumah tangga, menimbulkan ketegangan antara harapan diri dan kenyataan. Ruang keluarga menjadi arena pengujian identitas: tempat aspek diri disesuaikan, dikoreksi, dan dijalankan secara nyata. Interaksi di ruang ini memerlukan ketelitian, kesadaran, dan kemampuan membaca situasi, sehingga tindakan yang diambil selalu relevan dengan kondisi dan kebutuhan orang lain.

Di organisasi atau lembaga, identitas lain muncul. Setiap ruang memiliki aturan, norma, dan tujuan berbeda. Tindakan yang relevan di satu ruang tidak selalu sesuai di ruang lain. Dalam komunitas kreatif atau sastra, aspek diri menyesuaikan diri dengan norma diskusi, tujuan kolektif, dan interaksi antaranggota. Setiap ruang membentuk identitas sekaligus dipengaruhi oleh tindakan yang dijalankan, sehingga identitas menjadi hasil dari proses interaksi yang kompleks antara internal dan eksternal.

Ketegangan internal antara harapan, norma sosial, dan realitas praktis adalah kondisi permanen. Aspek-aspek diri harus menavigasi ketegangan ini, menyesuaikan strategi, dan mengambil keputusan yang mempertimbangkan dampak praktis dan etis. Proses ini membangun kapasitas adaptif, reflektif, dan kritis, memungkinkan identitas berfungsi secara produktif di berbagai konteks. Perpecahan identitas justru membuka ruang untuk fleksibilitas dan strategi yang lebih matang.

Prinsip internal menegaskan batas dan panduan tindakan. Prinsip ini bukan aturan moral mutlak; ia berfungsi untuk menyeimbangkan kepentingan diri, tuntutan sosial, dan kenyataan konkret. Dengan prinsip ini, perpecahan identitas menjadi produktif: membantu menjaga kualitas interaksi yang konstruktif dan tindakan yang relevan di keluarga, organisasi, maupun komunitas.

Kesadaran spasial menekankan bahwa setiap bagian diri adalah area tindakan dan pengabdian. Tindakan yang dilakukan di satu ruang memengaruhi ruang lain secara tidak langsung. Keputusan di rumah memengaruhi perilaku di organisasi; pengalaman di komunitas kreatif membentuk respon di ruang formal. Dengan pemahaman ini, identitas yang terbelah justru menjadi sumber kemampuan untuk menavigasi kompleksitas, beradaptasi, dan bertindak secara konstruktif.

Praktik personal mapping menjadi alat reflektif yang menghubungkan aspek identitas, ruang, tindakan, dan ketegangan internal. Aspek-aspek diri menyediakan kapasitas adaptif; kesadaran spasial memberi struktur; prinsip internal menuntun tindakan agar tetap relevan dan etis. Identitas tidak statis; ia selalu bergerak, menyesuaikan diri, dan menegaskan diri melalui tindakan nyata.

Bagian-bagian identitas saling memengaruhi. Keputusan di ruang keluarga berdampak pada tindakan di organisasi; pengalaman di komunitas memengaruhi perilaku dalam ruang formal. Kesadaran tentang hubungan antara aspek diri, ruang, dan ketegangan internal memungkinkan fleksibilitas tinggi. Perpecahan identitas menjadi sumber daya strategis untuk memahami kompleksitas sosial, mengambil keputusan etis, dan bertindak produktif.

Dengan pendekatan ini, personal mapping bukan sekadar refleksi diri; ia menjadi praktik kritis dan naratif yang menegaskan bahwa satu tubuh mampu menampung banyak identitas. Identitas selalu bergerak, menyesuaikan diri, dan membangun interaksi yang adaptif, menunjukkan kapasitas untuk menghadapi kompleksitas sosial tanpa kehilangan integritas dan arah. Setiap bagian diri menjadi arena pengabdian sekaligus praktik tindakan, menegaskan bahwa perpecahan bukan masalah, tetapi kekuatan strategis untuk bertindak di dunia yang berlapis-lapis.

Penulis adalah Jamaah di GUSDURian, tinggal di Makassar, Sulawesi Selatan yang lahir dengan nama Saprillah

  • Penulis: Pepy al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IKPM-HT Yogyakarta Bedah Riset Transmigrasi Maba Utara Jelang Dialog Publik di UGM

    IKPM-HT Yogyakarta Bedah Riset Transmigrasi Maba Utara Jelang Dialog Publik di UGM

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Yogyakarta – Ikatan Komunikasi Pelajar Mahasiswa Halmahera Timur (IKPM-HT) Yogyakarta menggelar diskusi internal untuk membedah riset mendalam mengenai kondisi Transmigrasi di Maba Utara, Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara, Jum’at (2/1/2026). Agenda pembacaan riset ini merupakan langkah strategis organisasi dalam mematangkan data dan substansi sebelum dibawa ke forum Dialog Publik bersama Pusat Studi Pedesaan […]

  • Ketum PSI Nusa Tenggara Barat, Resmi Diangkat Sebagai Dewan Pembina DPW GENINUSA NTB

    Ketum PSI Nusa Tenggara Barat, Resmi Diangkat Sebagai Dewan Pembina DPW GENINUSA NTB

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Ahamd Ziadi dinilai layak menjadi dewan pembina Gerakan SantriPreuner Nusantara (GENINUSA) Nusa Tenggara Barat, Ahamd Ziadi adalah tokoh berpengaruh yang saat ini menjabat sebagai ketua umum PSI Nusa tenggara Barat. Keputusan ini diambil dalam Momentum silaturahmi pengurus yang digelar pada Selasa, 20 Mei 2025. Pengangkatan Ahamd Ziadi sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran GENINUSA NTB […]

  • Ma’ruf Amin Mundur dari Jabatan Ketua Dewan Pertimbangan MUI

    Ma’ruf Amin Mundur dari Jabatan Ketua Dewan Pertimbangan MUI

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Presiden ke-13 RI, Ma’ruf Amin, secara resmi mengundurkan diri dari jabatan Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) masa bakti 2025–2030. Pengunduran diri disampaikan melalui surat resmi dan berlaku sejak tanggal penandatanganan. Keputusan ini dipengaruhi faktor usia dan masa pengabdian panjang di MUI. Ma’ruf Amin menilai sudah saatnya membuka ruang bagi regenerasi […]

  • Fatherless: Ayah Hilang di Neraca

    Fatherless: Ayah Hilang di Neraca

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Di banyak keluarga Indonesia, ayah itu ibarat “aset tetap”. Kalau ada, sering tidak disadari nilainya. Kalau tidak ada, barulah neraca keuangan keluarga terasa jomplang. Fenomena fatherless, baik ayah pergi secara fisik, emosional, maupun spiritual, bukan cuma soal anak kehilangan figur panutan, tetapi juga soal neraca keluarga yang tiba-tiba timpang sebelah. Dalam bahasa akuntansi NU: ini […]

  • Ma’ruf Amin Pilih Istirahat, PKB Serahkan Dewan Syura ke KH Manarul Hidayah

    Ma’ruf Amin Pilih Istirahat, PKB Serahkan Dewan Syura ke KH Manarul Hidayah

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menunjuk KH Manarul Hidayah sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua Dewan Syura PKB, menggantikan KH Ma’ruf Amin yang memutuskan mundur dari jabatannya. “Ketua Dewan Syura PKB sekarang dijabat oleh pelaksana tugas. Pelaksana tugasnya adalah K.H. Manarul Hidayah,” ujar […]

  • DPRD Ketok Perda Pertanggungjawaban APBD 2024

    DPRD Ketok Perda Pertanggungjawaban APBD 2024

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024 untuk menjadi perda. Hal tersebut dibahas pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo ke-28, Selasa (8/7/2025). “Alhamdulillah, antara tim anggaran pemerintah dan badan anggaran serta para anggota dewan yang terhormat, kita bersepakat bahwa […]

expand_less