nulondalo.com – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, menuai keluhan dari warga. Seorang warga, Sintia Bumulo, menyoroti variasi menu yang dinilai kurang beragam dan cenderung monoton.
Menurut Sintia, program yang bertujuan meningkatkan asupan gizi siswa tersebut seharusnya dibarengi dengan perencanaan menu yang lebih variatif dan bergizi seimbang. Ia menilai pemberian menu yang sama secara berulang dapat membuat siswa merasa bosan dan berpotensi mengurangi minat makan anak-anak.
“Seharusnya ada variasi menu agar anak-anak tidak bosan dan tetap mendapatkan asupan gizi yang optimal,” ujarnya, kepada awak media sambil memperlihatkan foto menu MBG, Rabu (4/3/2025).
Ia berharap pihak penyelenggara dapat melakukan evaluasi menyeluruh, baik dari sisi kualitas makanan, variasi menu, maupun pengawasan distribusi di lapangan. Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai keluhan tersebut.
Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kota Gorontalo, Totok Bactiar, memastikan pihaknya akan turun melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pelaksanaan program MBG.
Totok menjelaskan, pengawasan akan difokuskan pada penggunaan dana yang bersumber dari APBN maupun APBD, termasuk mekanisme pelaksanaan program secara keseluruhan.
DPRD juga akan mengecek seluruh dapur penyedia makanan untuk memastikan kesesuaian dengan standar, mulai dari proses pengolahan, kebersihan, hingga jam distribusi dan tata kelola oleh SPPG.
“SPPG yang memasak dan mengelola bahan makanan. Di situlah letak persoalan yang perlu mendapat perhatian,” ujar Totok.
Ia menambahkan, langkah Pemerintah Kota melalui Wali Kota yang menyurati Presiden terkait persoalan MBG dinilai sebagai langkah tepat dalam mencari solusi.
Dalam waktu dekat, DPRD akan melakukan pengecekan menyeluruh, termasuk memastikan ketersediaan dapur dan jumlah siswa yang terlayani agar pelaksanaan program MBG berjalan sesuai harapan dan tujuan awalnya meningkatkan kualitas gizi peserta didik.


Saat ini belum ada komentar