Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Keutamaan Salat Isya Menurut Imam an-Nawawi

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 148
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Salat Isya adalah salah satu dari lima salat fardhu yang diwajibkan atas setiap Muslim. Waktunya berada di penghujung siang, ketika tubuh manusia telah letih dan condong pada istirahat. Dalam kondisi demikian, syariat tetap mendorong umat Islam untuk tetap menunaikan salat Isya, bahkan dengan jaminan keutamaan yang besar. Ulama besar mazhab Syafi’i, Imam Yahya bin Syaraf an-Nawawi (631–676 H), dalam karya-karyanya seperti Syarḥ Ṣaḥīḥ Muslim dan al-Adzkar, memberikan ulasan yang dalam mengenai fadhilah dan rahasia spiritual dari salat Isya.

Salah satu hadis yang menjadi dasar pembahasan Imam an-Nawawi adalah sabda Rasulullah:

“Salat yang paling berat bagi orang-orang munafik adalah salat Isya dan salat Subuh. Seandainya mereka mengetahui pahala yang ada di dalam keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya walaupun dengan merangkak.” – (HR. Bukhari dan Muslim)

Imam an-Nawawi dalam Syarḥ Ṣaḥīḥ Muslim menjelaskan bahwa hadis ini menunjukkan: bahwa beratnya salat Isya disebabkan waktunya yang gelap dan ketika manusia cenderung lelah dan ingin beristirahat. Oleh karena itu, orang yang tetap menjaga salat Isya, terutama berjamaah, menunjukkan tanda keimanan yang tulus. Imam an-Nawawi menyatakan bahwa dorongan Nabi agar mendatangi salat Isya “walau dengan merangkak” merupakan indikasi dari nilai luar biasa besar yang dikandungnya.

Imam an-Nawawi menafsirkan bahwa kemalasan seseorang terhadap salat Isya terutama secara berjamaah merupakan ciri kemunafikan dalam makna syar’i. Ini bukan berarti secara langsung menyebut orang tersebut munafik, tetapi menjadi peringatan bahwa iman seseorang diuji pada momen-momen sulit seperti waktu Isya dan Subuh.

“Salat pada waktu ini menuntut pengorbanan nafsu, dan siapa yang sanggup menunaikannya dengan ringan hati, itulah tanda kebersihan jiwa dan kekuatan imannya.” (Syarḥ Ṣaḥīḥ Muslim, Nawawi)

Dalam hadis sahih lainnya:

“Barangsiapa yang salat Isya berjamaah, maka seakan-akan ia salat separuh malam. Dan barangsiapa yang salat Subuh berjamaah, maka seolah-olah ia salat sepanjang malam.”– (HR. Muslim)

Imam an-Nawawi menegaskan bahwa hadis ini adalah bukti nyata betapa besar pahala salat berjamaah, khususnya Isya dan Subuh. Ia juga menunjukkan keutamaan spiritual: menjaga Isya berjamaah membangun kekuatan ruhani untuk mendekat kepada Allah sepanjang malam, meski tanpa qiyam.

Dalam beberapa kondisi, Nabi pernah mengakhirkan salat Isya hingga larut malam. Imam an-Nawawi dalam syarahnya menyatakan bahwa ini menunjukkan kelonggaran dalam waktu pelaksanaan, selama belum keluar dari waktunya. Bahkan, mengakhirkan salat Isya bisa menjadi ibadah tersendiri jika dilakukan dengan niat menunggu jamaah atau menghidupkan malam.

Dalam al-Adzkar, Imam an-Nawawi juga membahas tentang zikir dan doa setelah salat Isya. Ia menyebut bahwa waktu malam adalah saat yang sangat tepat untuk:

  • Berzikir kepada Allah,
  • Membaca doa-doa wirid,
  • Membaca Al-Qur’an.

Ini karena malam membawa ketenangan batin yang tidak didapatkan pada siang hari. Imam Nawawi menyebut bahwa:

“Waktu yang paling utama untuk zikir dan membaca Al-Qur’an adalah setelah Isya hingga terbit fajar.”– (al-Adzkar, Bab Fadhilah al-Lail)

Dari seluruh penjelasan Imam an-Nawawi, dapat disimpulkan bahwa salat Isya memiliki dimensi keimanan dan keruhanian yang sangat mendalam. Ia bukan hanya salat di waktu malam, tapi simbol ketulusan, kesungguhan, dan kekuatan iman seseorang. Menjaga salat Isya dengan sungguh-sungguh, terlebih berjamaah, merupakan bentuk pengabdian yang besar, bahkan bisa menyamai ibadah sepanjang malam.

  • Penulis: Djemi Radji
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adab di Atas Algoritma

    Adab di Atas Algoritma

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Ahmad Kadir
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Zaman terus bergerak. Teknologi melaju tanpa menunggu siapa pun. Informasi datang bertubi-tubi, nyaris tanpa jeda untuk berpikir. Apa yang dulu dibahas berjam-jam di pesantren, melalui kitab, halaqah-halaqah, dan bimbingan guru namun hari ini kerap hadir dalam potongan video berdurasi tiga puluh detik. Cepat, ringkas, tetapi sering kali tidak utuh. Di tengah arus itu, santri hidup […]

  • Ketua CMMI Gorontalo: Ketua BKAD Popayato Sampaikan Informasi Hoax Terkait Status Badan Hukum Bumdesma

    Ketua CMMI Gorontalo: Ketua BKAD Popayato Sampaikan Informasi Hoax Terkait Status Badan Hukum Bumdesma

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Ketua Cendekia Muda Muslim Indonesia (CMMI) Provinsi Gorontalo, Amar, menyoroti pernyataan Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Popayato yang dinilai telah menyampaikan informasi tidak benar (hoax) dalam Musyawarah Antar Desa (MAD) pada hari ini ,  minggu (19/10/2025). Dalam forum tersebut, Ketua BKAD disebut menyampaikan bahwa Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) Kecamatan Popayato telah […]

  • Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, Tani Merdeka Gorontalo Diminta Awasi Distribusi hingga ke Petani

    Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, Tani Merdeka Gorontalo Diminta Awasi Distribusi hingga ke Petani

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Pemerintah Prabowo Subianto  resmi menurunkan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen, mulai berlaku Rabu, 22 Oktober 2025. Kebijakan ini menjadi langkah bersejarah pertama di tingkat nasional, Rabu(22/10/2025). Penurunan harga tersebut dilakukan tanpa menambah anggaran subsidi dari APBN, melainkan melalui efisiensi industri dan perbaikan tata kelola distribusi pupuk. Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor […]

  • Antara Opini WTP dan Realitas Publik: Menguji Makna Akuntabilitas Negara

    Antara Opini WTP dan Realitas Publik: Menguji Makna Akuntabilitas Negara

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Nuruma banyal
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Selama hampir satu dekade terakhir, pemerintah Indonesia konsisten meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat. Capaian ini sering dijadikan simbol keberhasilan pengelolaan keuangan negara. Ketepatan waktu penyampaian laporan pun semakin memperkuat kesan bahwa akuntabilitas fiskal berjalan dengan baik. Namun, di balik capaian tersebut, berbagai kritik terhadap kebijakan anggaran tetap bermunculan—mulai dari […]

  • Yudi Latif Soroti Sengkarut Pendidikan Nasional: Negara Dinilai Kehilangan Arah Besar Pendidikan

    Yudi Latif Soroti Sengkarut Pendidikan Nasional: Negara Dinilai Kehilangan Arah Besar Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 123
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Cendekiawan dan budayawan Yudi Latif menyoroti berbagai persoalan mendasar dalam tata kelola pendidikan nasional yang dinilainya semakin kehilangan arah peradaban. Dalam tulisannya berjudul “Sengkarut Dunia Pendidikan” yang dimuat di Kompas pada Kamis (21/5/2026), Yudi menilai problem utama pendidikan Indonesia terletak pada kesenjangan antara apa yang disuarakan pemerintah dan kebijakan yang benar-benar dipilih. Menurutnya, […]

  • PBB Maros Capai 84 Persen, Camba Tertinggi; Moncongloe Terendah Akibat Kendala Sertifikat

    PBB Maros Capai 84 Persen, Camba Tertinggi; Moncongloe Terendah Akibat Kendala Sertifikat

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 144
    • 0Komentar

    nulondilon.com, Maros – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros menggelar rapat evaluasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) per 26 November 2025. Rapat yang dipimpin Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, digelar di ruang rapatnya, Senin (1/12/2025), dan memaparkan capaian terkini realisasi PBB-P2 di 14 kecamatan. Hingga akhir November, realisasi penerimaan PBB-P2 Maros […]

expand_less