Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Ketua DPD FKPR Desak BK DPRD Provinsi Gorontalo Jangan jadi pelindung kode etik

  • account_circle Rivaldi Bulilingo
  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
  • visibility 166
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Ketua DPD Forum Kaum Pembela Rakyat (FKPR) Kota Gorontalo, Ikbal Ka’u, kembali menyuarakan kritik keras terhadap kinerja Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo. Dalam pernyataannya, ia menilai BK DPRD seolah-olah menjalankan fungsi pengawasan etik secara tebang pilih.

Ikbal menyampaikan apresiasi bahwa BK DPRD mampu menyelesaikan persoalan terkait ucapan kontroversial anggota DPRD, Wahyu Moridu, dengan sangat cepat. Menurutnya, langkah cepat itu menunjukkan BK sesungguhnya bisa bergerak bila ada kemauan politik yang kuat.

“Kita tidak bisa menutup mata, penanganan kasus Wahyu Moridu cukup responsif. Dalam waktu singkat, BK DPRD bisa memanggil, memproses, hingga menuntaskan masalah tersebut. Itu bukti bahwa mereka sebenarnya punya kapasitas,” ucap Ikbal.

Namun, apresiasi itu langsung dibarengi dengan kritik keras. Ikbal menilai BK DPRD justru abai, bahkan terlihat sangat lambat dalam menangani kasus yang jauh lebih besar dan merugikan masyarakat luas, yakni dugaan keterlibatan Mustafa Yasin dalam persoalan dana jamaah haji.

“Ini yang membuat rakyat bingung sekaligus marah. Bagaimana bisa sebuah lembaga yang katanya punya integritas justru cepat tanggap untuk kasus ringan yang hanya berkaitan dengan ucapan kontroversial, tetapi begitu lamban, bahkan nyaris diam seribu bahasa, dalam kasus besar yang jelas-jelas menyangkut penipuan, penyalahgunaan, dan kebohongan terhadap jamaah haji? Apakah nasib para jamaah haji yang ditipu itu tidak penting bagi mereka? Bukankah itu menyangkut martabat dan uang umat?” tegas Ketua DPD FKPR

Ikbal menambahkan, dugaan keterlibatan Mustafa Yasin bukan sekadar pelanggaran etik biasa, melainkan sudah menciderai kepercayaan masyarakat Gorontalo, khususnya keluarga jamaah haji yang menjadi korban.

“Kalau BK DPRD tidak segera mengambil sikap tegas, publik akan menilai bahwa lembaga ini hanya berani terhadap kasus kecil dan sepele, tetapi ciut nyali menghadapi kasus besar. Ini bukan lagi soal lambat, tetapi soal keberanian dan integritas,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Ikbal menuding BK DPRD sedang bermain politik standar ganda.

“Jangan sampai rakyat menganggap BK DPRD hanya bertindak cepat jika kasus itu tidak mengganggu kepentingan politik tertentu, tetapi kalau menyangkut tokoh atau pihak yang punya ‘kekuatan’, mereka menjadi lemah, lembek, bahkan pura-pura tidak tahu. Itu jelas penghianatan terhadap fungsi lembaga,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ia menekankan bahwa rakyat membutuhkan lembaga pengawas etik yang adil, transparan, dan berani, bukan lembaga yang hanya sekadar memenuhi formalitas.

“Jangan biarkan masyarakat kehilangan kepercayaan sepenuhnya. Kalau BK DPRD gagal menunjukkan nyali, rakyat akan menilai bahwa lembaga ini hanyalah stempel politik tanpa makna. Jangan sampai BK DPRD dicap sebagai pelindung pelanggar etik yang dekat dengan kekuasaan,” pungkas Ikbal.

  • Penulis: Rivaldi Bulilingo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Gorontalo Larang Petasan Saat Malam Tahun Baru 2026

    Pemkot Gorontalo Larang Petasan Saat Malam Tahun Baru 2026

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 338
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Pemerintah Kota Gorontalo secara resmi melarang penggunaan petasan saat perayaan malam pergantian tahun 2025 ke 2026. Larangan tersebut ditegaskan langsung oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea. Pernyataan itu disampaikan Wali Kota Adhan saat diwawancarai pewarta usai apel malam pada kegiatan wisata akhir tahun yang digelar Pemkot Gorontalo di Pantai Bolihutuo, Kecamatan Botumoito, Kabupaten […]

  • Skor SPI Anjlok ke 70,26: Integritas Maros Dipertanyakan

    Skor SPI Anjlok ke 70,26: Integritas Maros Dipertanyakan

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Kabupaten Maros kembali menjadi sorotan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025. Dalam laporan tersebut, Maros hanya meraih skor 70,26, yang menempatkannya pada kategori merah atau berisiko tinggi dalam hal integritas. Maros pun berada dalam jajaran 13 daerah di Indonesia yang mendapat rapor merah tahun ini. Bupati […]

  • Perkuat Metodologi Riset di UCR, Prof. Muhamad Ali Tekankan Menulis sebagai Akhlak Akademik

    Perkuat Metodologi Riset di UCR, Prof. Muhamad Ali Tekankan Menulis sebagai Akhlak Akademik

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 311
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Suasana akademik yang intens mewarnai kegiatan mahasiswa Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) di University of California, Riverside. Pada Kamis (2/4/2026), para mahasiswa mengikuti bimbingan akademik mendalam terkait penulisan tesis dan disertasi. Kegiatan yang berlangsung di ruang INTN 2009, CHASS Interdisciplinary Building ini menghadirkan Muhamad Ali sebagai pembimbing utama. Dalam sesi tersebut, ia […]

  • DPRD Tambrauw Tegas Tolak PSN Sawit, Dinilai Abaikan Hak Masyarakat Adat

    DPRD Tambrauw Tegas Tolak PSN Sawit, Dinilai Abaikan Hak Masyarakat Adat

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 393
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya, secara tegas menolak kehadiran Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui investasi perkebunan kelapa sawit di wilayah Tanah Papua. Penolakan tersebut disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tambrauw, Frengky F. Gifelem, kepada wartawan di Sorong, Rabu (21/1/2026). Ia menegaskan bahwa baik secara pribadi maupun […]

  • Aliansi Pemuda Kalumbatan Soroti Lemahnya Pengawasan Proyek Kampung Nelayan Merah Putih

    Aliansi Pemuda Kalumbatan Soroti Lemahnya Pengawasan Proyek Kampung Nelayan Merah Putih

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 255
    • 0Komentar

    nulondalo.com, BANGGAI KEPULAUAN – Koordinator Aliansi Pemuda Kalumbatan, Kevin Lapendos, kembali menyoroti pelaksanaan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Kalumbatan. Kali ini, kritik diarahkan pada lemahnya pengawasan proyek yang dinilai tidak mencerminkan standar pelaksanaan proyek strategis nasional. Kevin mengatakan proyek yang dibiayai melalui anggaran negara semestinya menjadi contoh penerapan tata kelola pembangunan yang […]

  • GUSDURian Makassar dan Bawaslu Sulsel Gelar Bincang Demokrasi Bahas Tantangan Gen Z di Era Digital

    GUSDURian Makassar dan Bawaslu Sulsel Gelar Bincang Demokrasi Bahas Tantangan Gen Z di Era Digital

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Makassar, nulondalo.com – Komunitas GUSDURian Makassar bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan serta organisasi kepemudaan (OKP) pegiat demokrasi menggelar Bincang Demokrasi #1 pada Jumat, 31 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Bawaslu Sulsel dan menjadi ruang diskusi awal dalam mengawal demokrasi di tengah tantangan era digital. Bincang demokrasi perdana tersebut mengangkat […]

expand_less