Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Banjir Rusak Jembatan Darurat di Galela Utara, Kementerian PU Turunkan Alat Berat

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • visibility 255
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Curah hujan tinggi yang melanda Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, memicu serangkaian bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah. Beberapa sungai meluap, longsor terjadi di berbagai titik, rumah warga terendam banjir, hingga infrastruktur vital mengalami kerusakan.

Dampak terparah terjadi di Kecamatan Galela Utara, tepatnya di Kali Aru yang berada di perbatasan Desa Bobisingo dan Desa Dodowo. Oprik atau jembatan darurat penghubung antarwilayah putus sepanjang kurang lebih 70 meter akibat diterjang derasnya arus banjir, sehingga akses warga sempat terisolasi.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), bergerak cepat melakukan penanganan darurat. Dua unit alat berat jenis excavator diturunkan untuk melakukan normalisasi sungai di wilayah terdampak.

Kepala BWS Maluku Utara, M. Saleh Talib, mengatakan bahwa fokus utama penanganan adalah keselamatan masyarakat serta pemulihan fungsi infrastruktur sumber daya air pasca banjir.

“Kementerian PU berkomitmen hadir cepat di lokasi terdampak bencana. Identifikasi dan survei lapangan menjadi dasar penentuan langkah penanganan, termasuk pengerahan alat berat agar risiko banjir susulan dapat diminimalkan,” ujar Saleh, Jumat (16/12).

Penanganan difokuskan pada dua lokasi utama, yakni Sungai Ake Aru di Kecamatan Galela Utara, Kabupaten Halmahera Utara, serta Sungai Ibu di Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat. Pekerjaan normalisasi di Sungai Ake Aru difokuskan pada pembukaan alur sungai dari hulu ke hilir, khususnya di sekitar jembatan yang terdampak, guna memulihkan akses darurat warga menuju dan dari Tobelo.

Hasil pemetaan dan survei lapangan BWS Maluku Utara menunjukkan adanya perubahan alur sungai serta sedimentasi yang berpotensi mengurangi kapasitas tampung sungai. Kondisi tersebut dinilai berisiko memicu banjir susulan apabila tidak segera ditangani.

Sementara itu, di Sungai Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, banjir menyebabkan genangan di permukiman warga serta kerusakan tebing sungai dan muara anak sungai. Tim BWS juga mengidentifikasi sejumlah titik kritis yang berpotensi memperparah banjir, terutama pada bagian tebing sungai yang mengalami longsoran.

“Dalam masa tanggap darurat, alat berat kami siagakan untuk pembersihan sedimen, perbaikan alur sungai, serta pengamanan tebing dan infrastruktur sungai agar fungsi sungai dapat segera pulih,” jelas Saleh.

Sebagai bagian dari respons terpadu, BWS Maluku Utara terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan penanganan banjir berjalan efektif dan terintegrasi, termasuk pengamanan permukiman warga dan infrastruktur publik.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama Kementerian PU akan terus memantau perkembangan di lapangan serta menyiapkan langkah penanganan lanjutan berdasarkan hasil evaluasi teknis.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian PU dalam menjaga ketahanan infrastruktur sumber daya air sekaligus melindungi masyarakat dari dampak bencana hidrometeorologi.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjaga Kemudi di Tengah Ketidakpastian: Optimisme dan Realitas Ketahanan Ekonomi Indonesia

    Menjaga Kemudi di Tengah Ketidakpastian: Optimisme dan Realitas Ketahanan Ekonomi Indonesia

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Zulia Rahmawati
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Di tengah kondisi ekonomi global yang kian sulit diprediksi, pernyataan Menteri Keuangan mengenai kondisi APBN yang sehat dan kuat membawa angin segar sekaligus tanggung jawab besar bagi seluruh pemangku kepentingan ekonomi. Berita utama Kementerian Keuangan baru-baru ini menegaskan bahwa ,Indonesia memiliki bantalan fiskal yang cukup untuk meredam guncangan eksternal. Namun, di balik optimisme tersebut, terdapat […]

  • Fatherless: Ayah Hilang di Neraca

    Fatherless: Ayah Hilang di Neraca

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Di banyak keluarga Indonesia, ayah itu ibarat “aset tetap”. Kalau ada, sering tidak disadari nilainya. Kalau tidak ada, barulah neraca keuangan keluarga terasa jomplang. Fenomena fatherless, baik ayah pergi secara fisik, emosional, maupun spiritual, bukan cuma soal anak kehilangan figur panutan, tetapi juga soal neraca keluarga yang tiba-tiba timpang sebelah. Dalam bahasa akuntansi NU: ini […]

  • Harga BBM Melonjak, Nelayan Berhenti Melaut dan Ketahanan Pangan Terancam

    Harga BBM Melonjak, Nelayan Berhenti Melaut dan Ketahanan Pangan Terancam

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 227
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Daniel Johan menyoroti dampak serius kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terhadap aktivitas nelayan di berbagai daerah. Kondisi tersebut dinilai tidak hanya memukul ekonomi nelayan, tetapi juga berpotensi mengganggu ketahanan pangan nasional. Dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria di Jakarta, Jumat (8/5/2026), Daniel mengatakan kenaikan harga BBM operasional melaut telah menyebabkan banyak nelayan […]

  • Di Balik Konflik PBNU, Ada Perbedaan Karakter dan Paradigma

    Di Balik Konflik PBNU, Ada Perbedaan Karakter dan Paradigma

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 308
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Konflik internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam beberapa bulan terakhir menjadi perhatian publik. Polemik yang menyeret nama sejumlah elite NU itu memunculkan berbagai spekulasi, mulai dari isu perebutan pengaruh, pengelolaan tambang, hingga kepentingan politik menjelang Muktamar NU. Di media sosial, konflik tersebut bahkan berkembang menjadi perdebatan panjang yang memunculkan kesan bahwa NU […]

  • Ketika Lampu-Lampu Dinyalakan: Tumbilo Tohe dan Spirit Menjemput Lailatul Qadar

    Ketika Lampu-Lampu Dinyalakan: Tumbilo Tohe dan Spirit Menjemput Lailatul Qadar

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Dr. Hj. Misnawaty S. Nuna
    • visibility 608
    • 0Komentar

    Ramadhan adalah bulan cahaya. Cahaya wahyu, cahaya ampunan, dan cahaya petunjuk bagi umat manusia yang beriman. Pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, umat Islam di seluruh dunia meningkatkan ibadahnya untuk mencari malam yang lebih mulia daripada seribu bulan, yaitu Lailatul Qadar. Malam ini adalah puncak spiritual Ramadhan yang dijanjikan Allah sebagai malam penuh kemuliaan, rahmat, dan […]

  • Adhan Mulai Silaturahmi Maraton, Warga Diajak Pahami Program Pemerintah

    Adhan Mulai Silaturahmi Maraton, Warga Diajak Pahami Program Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 259
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-298 Kota Gorontalo, Wali Kota Adhan Dambea resmi memulai rangkaian silaturahmi maraton bersama warga, yang diawali di Kecamatan Kota Barat, Kelurahan Dembe, Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal pemerintah kota dalam memperkuat komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus meningkatkan transparansi terkait program dan kebijakan yang dijalankan. Dalam sambutannya, […]

expand_less