Breaking News
light_mode
Trending Tags

Isra Mi’raj Bukan Sekadar Kisah Mukjizat, Ini Pesan Gus Aniq Nawawi

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 362
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tidak semata-mata dimaknai sebagai kisah mukjizat perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha. Lebih dari itu, Isra Mi’raj menyimpan pesan mendalam tentang iman, proses perjuangan, dan makna tawakal dalam kehidupan umat Islam.

Pesan tersebut disampaikan KH Abdullah Aniq Nawawi, MA atau Gus Aniq dalam pengajian daring peringatan Isra Mi’raj yang diselenggarakan Politeknik Energi dan Mineral (PEM) AKAMIGAS pada 2022 dengan tema “Mantapkan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT di Era Global.”

Gus Aniq menegaskan, Isra Mi’raj merupakan peristiwa yang melampaui batas logika manusia. Karena itu, Al-Qur’an mengawalinya dengan kalimat; Subhānalladzī asrā  سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى yang menegaskan bahwa perjalanan tersebut sepenuhnya merupakan kehendak Allah SWT.

“Kata Subhānā menunjukkan bahwa Isra Mi’raj adalah hak prerogatif Allah dan tidak bisa diukur dengan logika manusia,” ujar Gus Aniq.

Ia menjelaskan, penegasan serupa juga terdapat dalam Surah An-Najm, ketika Allah bersumpah dengan bintang. Menurutnya, sumpah tersebut menandakan bahwa Isra Mi’raj adalah peristiwa luar biasa yang hanya dapat diterima dengan keimanan.

“Iman bukan hanya percaya pada hal yang menyenangkan, tetapi juga pada hal-hal yang tidak terjangkau oleh akal,” katanya.

Dalam Isra Mi’raj, lanjut Gus Aniq, Nabi Muhammad SAW bukanlah pelaku utama, melainkan hamba yang diperjalankan oleh Allah SWT. Dari peristiwa tersebut, Nabi Muhammad menerima perintah salat, satu-satunya ibadah yang disyariatkan secara langsung tanpa perantara.

“Salat adalah mi’rajnya orang beriman. Jika dilaksanakan dengan benar, salat akan mengangkat ruh manusia untuk semakin dekat kepada Allah,” jelasnya.

Gus Aniq juga menyinggung dialog Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Musa AS terkait jumlah salat. Dari perintah awal 50 waktu hingga akhirnya menjadi lima waktu, Nabi Musa berulang kali menyarankan keringanan sebagai bentuk kasih sayang kepada umat Nabi Muhammad.

“Nabi Musa memahami beratnya memimpin umat. Karena itu beliau menginginkan umat Muhammad mendapatkan kemudahan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Gus Aniq menekankan bahwa Isra Mi’raj terjadi setelah Nabi Muhammad SAW melewati masa-masa terberat dalam hidupnya, seperti wafatnya Abu Thalib dan Khadijah, penolakan di Thaif, serta tekanan yang terus-menerus dari kaum Quraisy.

“Pelajaran penting dari Isra Mi’raj adalah ikhtiar maksimal dan tawakal total. Tawakal bukan berhenti berusaha, tetapi titik akhir setelah ikhtiar,” tegasnya.

Ia menambahkan, penutup Surah Al-Isra dengan kalimat innahu huwas-samī‘ul bashīr إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ menjadi pengingat bahwa Allah Maha Mendengar dan Maha Melihat setiap doa serta perjuangan hamba-Nya.

“Allah mendengar doa, melihat usaha, dan menyaksikan kesabaran,” tutup Aniq.

DUKUNG TIM NULONDALO DENGAN DONASI SEIKHLASNYA

  • Penulis: Djemi Radji
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Intelektual NU Sentil Keras Seskab: Jawaban “Pokoknya Ada” Cermin Akuntabilitas yang Retak

    Intelektual NU Sentil Keras Seskab: Jawaban “Pokoknya Ada” Cermin Akuntabilitas yang Retak

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 639
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Intelektual muda Nahdlatul Ulama, Muhammad Aras Prabowo, mengkritik keras pernyataan Sekretaris Kabinet, Teddy, yang menyebut sumber anggaran program pasar murah di Monas dengan ungkapan “pokoknya ada”. Pernyataan tersebut dinilai problematik secara etik, administratif, dan epistemik dalam tata kelola keuangan negara. Menurut Aras, ungkapan tersebut mencerminkan lemahnya kesadaran terhadap prinsip dasar akuntabilitas publik dalam […]

  • Burung Indonesia Gelar Diskusi Skema Pemanfaatan Karbon Hutan

    Burung Indonesia Gelar Diskusi Skema Pemanfaatan Karbon Hutan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Moloneo Az
    • visibility 368
    • 0Komentar

    GORONTALO, NULONDALO.COM – Arah kebijakan pendekatan karbon net sink sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya pada tahun 2030 (Indonesia’s Forestry and Other Land Use Net Sink 2030) yang dimandatkan oleh pemerintah Indonesia sebagai pengendalian dampak perubahan iklim khususnya sektor kehutanan. Mandat ini telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) nomor SK.168/MENLHK/PKTL/PLA.1/2/2022 tentang […]

  • Kalau Punya Empat Orang Tua, Siapa yang Harus Dibakti? Begini Jawaban Menyejukkan Gus Aniq Play Button

    Kalau Punya Empat Orang Tua, Siapa yang Harus Dibakti? Begini Jawaban Menyejukkan Gus Aniq

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 251
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketika keluarga berubah bentuk, orang tua bercerai, lalu masing-masing menikah lagi yang sering kebingungan bukan hanya orang dewasa, tetapi juga anak. Mereka tumbuh dengan ayah kandung, ibu kandung, sekaligus ayah tiri dan ibu tiri. Lalu pertanyaan muncul: bagaimana cara berbakti dalam keluarga seperti itu? Pertanyaan itulah yang dibahas KH. Abdullah Aniq Nawawi, MA […]

  • Tiga Kecamatan di Boalemo Terima Paket Bantuan Pangan Pemprov Gorontalo

    Tiga Kecamatan di Boalemo Terima Paket Bantuan Pangan Pemprov Gorontalo

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jangkauan bantuan sosial. Kali ini, giliran tiga kecamatan di Kabupaten Boalemo yang menjadi titik penyaluran bantuan pada Selasa (1/7/2025), yakni Kecamatan Tilamuta, Botumoito, dan Mananggu. Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, turun langsung menyalurkan berbagai jenis bantuan, mulai dari Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G), […]

  • Gus Yahya: Muktamar PBNU Bisa Digelar Kapan Saja Asal Penuhi Syarat Konstitusional

    Gus Yahya: Muktamar PBNU Bisa Digelar Kapan Saja Asal Penuhi Syarat Konstitusional

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 148
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menegaskan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan usulan percepatan pelaksanaan Muktamar PBNU selama seluruh ketentuan konstitusional organisasi dipenuhi. Gus Yahya menyatakan, Muktamar sebagai forum permusyawaratan tertinggi NU bisa digelar kapan saja, bahkan “besok pagi”, asalkan dipimpin oleh dua pemegang mandat tertinggi organisasi, yakni Rais Aam PBNU […]

  • Pemkot Gorontalo Larang Petasan Saat Malam Tahun Baru 2026

    Pemkot Gorontalo Larang Petasan Saat Malam Tahun Baru 2026

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 229
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Pemerintah Kota Gorontalo secara resmi melarang penggunaan petasan saat perayaan malam pergantian tahun 2025 ke 2026. Larangan tersebut ditegaskan langsung oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea. Pernyataan itu disampaikan Wali Kota Adhan saat diwawancarai pewarta usai apel malam pada kegiatan wisata akhir tahun yang digelar Pemkot Gorontalo di Pantai Bolihutuo, Kecamatan Botumoito, Kabupaten […]

expand_less