Breaking News
light_mode
Trending Tags

UMMA Gaungkan Gerakan Antikorupsi, Satukan Aksi dari Kampus untuk Indonesia Bersih

  • account_circle Redaksi Nulondalo
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • visibility 79
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS — Universitas Muslim Maros (UMMA) kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam membangun peradaban yang berintegritas dengan menggelar Seminar Pendidikan Antikorupsi bertema “Satukan Aksi Basmi Korupsi”, Selasa, 9 Desember 2025, di Baruga A Kantor Bupati Maros. Sebanyak 220 mahasiswa dari tiga fakultas hadir dan mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias.

Seminar yang dipandu oleh Dr. Ince Nasrullah, S.Pd., M.Hum. ini menghadirkan empat narasumber dari unsur peradilan, kejaksaan, kepolisian, dan akademisi. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi UMMA dalam menanamkan nilai-nilai integritas sejak dini sekaligus membangun kesadaran kolektif bahwa perang melawan korupsi harus dimulai dari dunia pendidikan.

Sesi pembuka diisi oleh Ketua Pengadilan Negeri Maros, Sofian Parerungan, S.H., M.H. Ia menguraikan peran strategis lembaga peradilan dalam perspektif positivisme dan sosiologi hukum, serta menjelaskan tugas dan fungsi pengadilan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Dalam pemaparannya, Sofian menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat sebagai kekuatan utama dalam pencegahan.

Sorotan kritis kemudian disampaikan oleh Afrizal Rinjani S.A., S.H., M.H., Kepala Sub Seksi I Intel Kejaksaan Negeri Maros. Ia menegaskan bahwa korupsi telah menjadi penyakit kronis yang menggerogoti sistem ekonomi, politik, hukum, hingga tata kelola pemerintahan di Indonesia.

Menurutnya, upaya pemberantasan korupsi hingga kini masih belum berjalan optimal. Bahkan, dalam beberapa kondisi, praktik korupsi seolah dianggap sebagai sesuatu yang lumrah. Karena itu, ia menekankan peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang harus berada di garda terdepan dalam membangun budaya antikorupsi dan menanamkan nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari.

Dari sisi penegakan hukum, IPDA Fajar Al ‘Araaf, S.H., M.H., Kepala Unit PIDUM SATRESKRIM Polres Maros, menjelaskan bahwa korupsi, sebagaimana diatur dalam UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001, merupakan extraordinary crime atau kejahatan luar biasa.

Karena itu, katanya, penanganannya pun memerlukan cara-cara yang luar biasa, sistematis, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan gerakan antikorupsi tidak mungkin tercapai tanpa partisipasi publik, termasuk peran aktif mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.

Sementara itu, dari kalangan akademisi, Dr. Muhammad Nurjaya, S.Sos., M.Si., Wakil Rektor I UMMA, mengupas dampak destruktif korupsi yang bukan hanya merusak sektor ekonomi dan politik, tetapi juga menghancurkan sendi-sendi sosial, penegakan hukum, ketahanan budaya, hingga nilai-nilai religiusitas.

Ia menegaskan bahwa korupsi tidak sekedar menyebabkan kerugian negara, tetapi juga menghancurkan tatanan moral bangsa serta mengikis kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Seminar ini menjadi tonggak awal gerakan antikorupsi di lingkungan UMMA dan tercatat sebagai seminar antikorupsi pertama yang diselenggarakan oleh civitas akademika kampus tersebut. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, menandakan tingginya kesadaran generasi muda terhadap pentingnya integritas dan kejujuran.(*)

Laporan : Indah sari ( UMMA )

  • Penulis: Redaksi Nulondalo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Catatan Redaksi : Perdamaian yang Datang Bersama Proposal

    Catatan Redaksi : Perdamaian yang Datang Bersama Proposal

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Di dunia diplomasi modern, perdamaian jarang hadir sebagai nilai yang berdiri sendiri. Ia hampir selalu datang bersama proposal, bagan struktur organisasi, masa keanggotaan, dan daftar kebutuhan anggaran. Perdamaian bukan lagi sekadar cita-cita moral, melainkan sebuah proyek lengkap dengan terminologi teknokratis yang rapi dan bahasa yang sengaja dilembutkan. Karena itu, tidak mengherankan ketika Indonesia bergabung dalam […]

  • Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, Tani Merdeka Gorontalo Diminta Awasi Distribusi hingga ke Petani

    Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, Tani Merdeka Gorontalo Diminta Awasi Distribusi hingga ke Petani

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Pemerintah Prabowo Subianto  resmi menurunkan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen, mulai berlaku Rabu, 22 Oktober 2025. Kebijakan ini menjadi langkah bersejarah pertama di tingkat nasional, Rabu(22/10/2025). Penurunan harga tersebut dilakukan tanpa menambah anggaran subsidi dari APBN, melainkan melalui efisiensi industri dan perbaikan tata kelola distribusi pupuk. Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor […]

  • 80 Persen Objek Wisata di Aceh Timur Rusak Akibat Banjir Besar

    80 Persen Objek Wisata di Aceh Timur Rusak Akibat Banjir Besar

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Bencana banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Timur pada akhir November 2025 menyebabkan dampak serius pada sektor pariwisata. Sekitar 80 persen objek wisata di daerah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh Timur, Syahril, S.STP., M.AP, mengatakan kerusakan terparah terjadi pada […]

  • Anak Miskin Jadi Sarjana: Bukan Keajaiban, Tapi Tanda Gagalnya Sistem Pendidikan

    Anak Miskin Jadi Sarjana: Bukan Keajaiban, Tapi Tanda Gagalnya Sistem Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Kisah-kisah tentang keluarga miskin yang  berhasil menyekolahkan anaknya hingga mencetak sarjana bahkan sampai meraih gelar doktor, selalu mengalirkan inspirasi.  Di media sosial ceritanya memantik perhatian yang tinggi. Narasinya dibagikan berulang-ulang. Orang menanggapinya dengan pujian dan rasa haru. Keberhasilan  orang-orang miskin itu menorehkan kesan yang kuat. Sebab mereka meraih sarjana dengan perjuangan yang berdarah-darah. Ada yang […]

  • Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Tiga Kecamatan di Boalemo Terima Paket Bantuan Pangan Pemprov Gorontalo

    Tiga Kecamatan di Boalemo Terima Paket Bantuan Pangan Pemprov Gorontalo

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jangkauan bantuan sosial. Kali ini, giliran tiga kecamatan di Kabupaten Boalemo yang menjadi titik penyaluran bantuan pada Selasa (1/7/2025), yakni Kecamatan Tilamuta, Botumoito, dan Mananggu. Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, turun langsung menyalurkan berbagai jenis bantuan, mulai dari Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G), […]

expand_less