Breaking News
dark_mode
Trending Tags

UMMA Gaungkan Gerakan Antikorupsi, Satukan Aksi dari Kampus untuk Indonesia Bersih

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • visibility 247
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS — Universitas Muslim Maros (UMMA) kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam membangun peradaban yang berintegritas dengan menggelar Seminar Pendidikan Antikorupsi bertema “Satukan Aksi Basmi Korupsi”, Selasa, 9 Desember 2025, di Baruga A Kantor Bupati Maros. Sebanyak 220 mahasiswa dari tiga fakultas hadir dan mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias.

Seminar yang dipandu oleh Dr. Ince Nasrullah, S.Pd., M.Hum. ini menghadirkan empat narasumber dari unsur peradilan, kejaksaan, kepolisian, dan akademisi. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi UMMA dalam menanamkan nilai-nilai integritas sejak dini sekaligus membangun kesadaran kolektif bahwa perang melawan korupsi harus dimulai dari dunia pendidikan.

Sesi pembuka diisi oleh Ketua Pengadilan Negeri Maros, Sofian Parerungan, S.H., M.H. Ia menguraikan peran strategis lembaga peradilan dalam perspektif positivisme dan sosiologi hukum, serta menjelaskan tugas dan fungsi pengadilan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Dalam pemaparannya, Sofian menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat sebagai kekuatan utama dalam pencegahan.

Sorotan kritis kemudian disampaikan oleh Afrizal Rinjani S.A., S.H., M.H., Kepala Sub Seksi I Intel Kejaksaan Negeri Maros. Ia menegaskan bahwa korupsi telah menjadi penyakit kronis yang menggerogoti sistem ekonomi, politik, hukum, hingga tata kelola pemerintahan di Indonesia.

Menurutnya, upaya pemberantasan korupsi hingga kini masih belum berjalan optimal. Bahkan, dalam beberapa kondisi, praktik korupsi seolah dianggap sebagai sesuatu yang lumrah. Karena itu, ia menekankan peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang harus berada di garda terdepan dalam membangun budaya antikorupsi dan menanamkan nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari.

Dari sisi penegakan hukum, IPDA Fajar Al ‘Araaf, S.H., M.H., Kepala Unit PIDUM SATRESKRIM Polres Maros, menjelaskan bahwa korupsi, sebagaimana diatur dalam UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001, merupakan extraordinary crime atau kejahatan luar biasa.

Karena itu, katanya, penanganannya pun memerlukan cara-cara yang luar biasa, sistematis, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan gerakan antikorupsi tidak mungkin tercapai tanpa partisipasi publik, termasuk peran aktif mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.

Sementara itu, dari kalangan akademisi, Dr. Muhammad Nurjaya, S.Sos., M.Si., Wakil Rektor I UMMA, mengupas dampak destruktif korupsi yang bukan hanya merusak sektor ekonomi dan politik, tetapi juga menghancurkan sendi-sendi sosial, penegakan hukum, ketahanan budaya, hingga nilai-nilai religiusitas.

Ia menegaskan bahwa korupsi tidak sekedar menyebabkan kerugian negara, tetapi juga menghancurkan tatanan moral bangsa serta mengikis kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Seminar ini menjadi tonggak awal gerakan antikorupsi di lingkungan UMMA dan tercatat sebagai seminar antikorupsi pertama yang diselenggarakan oleh civitas akademika kampus tersebut. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, menandakan tingginya kesadaran generasi muda terhadap pentingnya integritas dan kejujuran.(*)

Laporan : Indah sari ( UMMA )

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kalau Sudah Tahu Merugikan, Tapi Masih Nekat Nikah Siri… Ya Sudah

    Kalau Sudah Tahu Merugikan, Tapi Masih Nekat Nikah Siri… Ya Sudah

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 252
    • 0Komentar

    “Nikah siri itu lebih banyak merugikan perempuan. Jadi nikah siri kalau di keputusan MUI sah, tapi itu haram. Kenapa? Nyaktiti orang lain. Membuat perempuan itu kurang sempurna mendapatkan haknya,” tegasnya.

  • Kasus Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Polisi Memasuki Babak Baru, LKBH Maros Kantongi Sejumlah Nama

    Kasus Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Polisi Memasuki Babak Baru, LKBH Maros Kantongi Sejumlah Nama

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros— Penanganan kasus dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Kepolisian Resor (Polres) Maros terhadap seorang warga kini memasuki babak baru. Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Maros selaku kuasa hukum korban menyatakan telah mengantongi sejumlah nama anggota kepolisian yang diduga turut mengambil bagian dalam peristiwa tersebut. Perkembangan penting dalam penanganan perkara ini […]

  • PT Pegadaian Kanwil 9 Jakarta 2 Berangkatkan 500 Orang, Mudik 2025 Aman Sampai Tujuan 

    PT Pegadaian Kanwil 9 Jakarta 2 Berangkatkan 500 Orang, Mudik 2025 Aman Sampai Tujuan 

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H, PT Pegadaian Kanwil 9 Jakarta 2 kembali menggelar program Mudik Gratis bagi masyarakat. Program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung mobilitas masyarakat yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman dengan aman sampai tujuan. Jakarta, 27 Maret 2025. Acara pelepasan peserta mudik gratis ini dilaksanakan […]

  • Anggota DWP Diminta Rutin Periksa Kesehatan

    Anggota DWP Diminta Rutin Periksa Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    etua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo, Nani Ismail Mokodongan, menghadiri kegiatan Sosialisasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diperuntukkan bagi pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Gorontalo. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Jum’at (04/07/2025). Dalam sambutannya, Nani Ismail Mokodongan mengapresiasi inisiatif kegiatan yang digelar sebagai bagian dari upaya mendukung […]

  • Hilal Belum Terlihat Saat Magrib, Mengapa Ramadan 2026 Berpotensi Beda Hari?

    Hilal Belum Terlihat Saat Magrib, Mengapa Ramadan 2026 Berpotensi Beda Hari?

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Fajrullah
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Menjelang Ramadan 1447 Hijriah (2026 Masehi), umat Islam di Indonesia berpotensi kembali dihadapkan pada perbedaan penetapan awal puasa. Kali ini, pemicunya adalah fenomena astronomis unik: Sang Bulan Baru (Hilal) sejatinya belum lahir saat tanggal 29 Syakban 1447 H. Penentuan awal Ramadan akan berpusat pada Selasa, 17 Februari 2026 (29 Syakban). Kunci perdebatan ada pada waktu […]

  • Antrean Solar Subsidi Dan Atrian penggunaan jalan,Menjadi tanda tanya Besar Ada apa dengan BBM?

    Antrean Solar Subsidi Dan Atrian penggunaan jalan,Menjadi tanda tanya Besar Ada apa dengan BBM?

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Nulondalo.com,Maros – Sudah berbulan bulan masyarakat menyaksikan antrean panjang truk di hampir setiap SPBU Pertamina,  contonhnya di SPBU Pettuadae Kabupaten maros  Pemandangan ini seolah menjadi hal yang biasa, padahal dampaknya sangat nyata. Truk-truk yang mengantri hingga memakan badan jalan menyebabkan kemacetan panjang, mengganggu aktivitas masyarakat, dan menghambat kelancaran transportasi. Pertanyaannya, apa sebenarnya yang sedang terjadi? Apakah stok […]

expand_less