Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Asyiknya Sensus Burung Air di Danau Limboto

  • account_circle Moloneo Az
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 223
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NULONDALO.com  – Ratusan individu burung air residen (penetap) dan jenis migran (pendatang) di Danau Limboto tercatat dalam pengamatan dan sensus burung-air Asia (Asian Waterbird Census) pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Jenis burung-burung tersebut antara lain blekok sawah (Ardeola speciosa), kuntul kecil (Egretta garzetta), kuntul kerbau (Bubulcus ibis), cangak merah (Ardea purpurea), gagang bayam (Himantopus himantopus), kirik-kirik laut (Merops philippinus), layang-layang batu (Hirundo tahitica), perkutut (Geopelia striata), tekukur (Spilopelia chinensis), kicuit batu (Motacilla cinerea), dederuk merah (Streptopelia tranquebarica), cucak kutilang (Pycnonotus aurigaster), Dara laut (Sterna sp), kerakbasi (Acrocephalus), cerek kalung kecil (Charadrius dubius), cerek tilil (Charadrius alexandrinus), Tikusan alis-putih (Poliolimnas cinereus) dan dua jenis burung masih belum teridentifikasi.

“Pengamatan dan sensus burung dimulai pukul 06.00 Wita di tepi Danau Limboto,” kata Iwan Hunowu, pegiat lingkungan di Perkumpulan Biodiversitas Gorontalo (BIOTA), Sabtu (7/2/2026).

Dalam penghitungan burung-air ini sejumlah pengamat menggunakan peralatan khusus, yaitu teropong (binocular), spotting scope, dan buku panduan lapangan.

Sensus burung air di Gorontalo secara rutin dilaksanakan BIOTA yang berkolaborasi dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Gorontalo, The Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) simpul Gorontalo, dan program studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Dalam penghitungan burung ini Iwan Hunowu tidak sendirian, ia bersama 80 orang dari lembaga kolaborator ditambah mahasiswa Fakutas Hukum dan Fakultas Farmasi Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Ketua Prodi Konservasi Hutan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Gorontalo.

Mereka mengamati burung dan mencocokkan dengan gambar di buku panduan lapangan, upaya ini tidak serta merta dapat mengidentifikasi bagi pengamat pemula. Mereka dibantu para pengamat burung yang berpengalaman.

Dalam sensus burung air asia ini, BIOTA juga memanfaatkan untuk melakukan edukasi pentingnya lahan basah bagi kehidupan kepada para mahasiswa.

Penghitungan burung air sangat mudah dilakukan, bahkan banyak dari peserta merasakan penasaran dan menyenangkan. Salah satu alasannya adalah burung air sangat mudah dijumpai dan dapat ditemukan di berbagai jenis lahan basah, seperti sungai, danau, atau sawah. Burung-burung ini memesona dan memegang peranan penting dalam fungsi ekosistem.

“Sejak awal abad ke-20, telah disadari bahwa burung-burung ini hanya dapat dilestarikan dan dikelola secara berkelanjutan melalui kolaborasi internasional,” kata Ragil Satriyo Gumilang, Koordinator AWC Indonesia yang juga Ketua Sekretariat Kemitraan Nasional Konservasi Burung Bermigrasi dan Habitatnya (KNKBBH).

Ragil menjelaskan burung air telah memikat para pengamat burung amatir dan relatif mudah untuk dihitung. Hal ini menjadikan burung ini ideal untuk dilakukan pemantauan jangka panjang, karena relatif efisien biayanya untuk disurvei dari tahun ke tahun, terutama karena dilakukan melalui jaringan sukarelawan.

Sejak 1967 puluhan ribu orang di seluruh dunia mengunjungi lahan basah setiap tahun untuk mengambil bagian dalam Sensus Burung Air Internasional (Internatyional Waterbird Census).

Pada bulan Januari dan Februari banyak spesies burung air yang berkumpul dalam jumlah besar di lahan basah. Ini memberikan meruakan peluang bagus bagi para pengamat burung untuk memantau jumlah, tren, dan perubahan distribusi populasi burung air, serta mengidentifikasi lokasi-lokasi penting.

Sejak tahun 1967, selama 60 tahun terakhir Sensus Burung Air Internasional telah berkembang menjadi salah satu program pemantauan keanekaragaman hayati  terbesar dan paling lama dilaksanakan di dunia. Salah satunya dilaksanakan di Danau Limboto, Gorontalo.

  • Penulis: Moloneo Az

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Premanisme Jalanan Terungkap, Polres Maros Ringkus Pelaku Pembusuran Viral

    Premanisme Jalanan Terungkap, Polres Maros Ringkus Pelaku Pembusuran Viral

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Aksi premanisme jalanan yang meresahkan warga dan sempat viral di media sosial akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian. Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Maros bergerak cepat dan berhasil meringkus tiga pelaku pembusuran dan penganiayaan yang terjadi di wilayah Carangki, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, hanya dalam waktu kurang dari 24 jam. Mirisnya, ketiga […]

  • PCINU Jerman Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    PCINU Jerman Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Jerman menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Dengan demikian, ibadah puasa dimulai pada hari tersebut dan salat Tarawih pertama dilaksanakan Rabu malam, 18 Februari 2026. Pengumuman itu disampaikan melalui akun Instagram resmi PCINU Jerman dan dikutip nulondalo.com, Selasa (17/2/2026). Ketua PCINU Jerman, Miftah […]

  • Willy Aditya Apresiasi Pengesahan UU PPRT, Disebut Terobosan Lindungi Hak Pekerja Rumah Tangga

    Willy Aditya Apresiasi Pengesahan UU PPRT, Disebut Terobosan Lindungi Hak Pekerja Rumah Tangga

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 222
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, menyambut baik disahkannya Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) yang dinilai sebagai langkah besar dalam melindungi hak-hak pekerja rumah tangga (PRT). Pengesahan UU PPRT dilakukan dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia pada Selasa (21/4/2026), setelah melalui perjuangan panjang selama lebih dari dua dekade. […]

  • BNPB: Bencana Hidrometeorologi Dominasi Laporan 10–11 Februari 2026 di Jawa Tengah

    BNPB: Bencana Hidrometeorologi Dominasi Laporan 10–11 Februari 2026 di Jawa Tengah

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 229
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum sejumlah kejadian bencana yang terjadi pada periode 10 hingga 11 Februari 2026. Dalam laporan tersebut, bencana hidrometeorologi mendominasi kejadian di wilayah Provinsi Jawa Tengah akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang. Hujan intensitas sedang disertai angin kencang melanda Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, pada […]

  • PMII Barru Soroti Dugaan PHK Sepihak 38 Buruh PT Layar Perkasa Nusantara, Dikonfirmasi Media Perusahaan Bungkam

    PMII Barru Soroti Dugaan PHK Sepihak 38 Buruh PT Layar Perkasa Nusantara, Dikonfirmasi Media Perusahaan Bungkam

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Nulondalo.Com, BARRU – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Barru menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 38 pekerja oleh PT Layar Perkasa Nusantara yang beroperasi di Desa Batupute, Kabupaten Barru. Informasi tersebut diperoleh PC PMII Barru berdasarkan keterangan serikat buruh dalam forum pertemuan dan dialog yang membahas kondisi […]

  • BSG Dukung Skema Pembiayaan Melawan Rentenir, Tutup Rangkaian PES PWNU Gorontalo 2025

    BSG Dukung Skema Pembiayaan Melawan Rentenir, Tutup Rangkaian PES PWNU Gorontalo 2025

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Rangkaian kegiatan Pekan Ekonomi Syariah (PES) 2025 yang digelar oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo resmi ditutup dengan seminar bertema “Skema Pembiayaan Melawan Rentenir”, Kamis (30/10/2025). Acara yang berlangsung di pelataran Kantor PWNU Gorontalo ini menjadi penutup dari seluruh rangkaian kegiatan PES yang telah diselenggarakan sejak 28 Oktober 2025. Seminar tersebut menghadirkan narasumber dari […]

expand_less