Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Ramadhan dan Semangat Temporal Beribadah

  • account_circle Asrul G.H. Lasapa
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 490
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam kajian sosiologi dan studi budaya, sesuatu (tren, budaya, nilai, atau gaya hidup) yang datang kembali setelah lama pergi akan disambut dengan nostalgia atau perayaan. Teori ini selaras dengan bulan Ramadhan yang merupakan bahagian dari tatanan nilai dan momen suci yang datang kembali setelah lama pergi. Euforia penyambutannya terlihat jelas dari perilaku sosial dan perilaku keagamaan masyarakat yang menampilkan semangat dan intensitas ibadah yang cukup tinggi

Ada satu ungkapan yang dinisbatkan kepada Imam Asy-Syalabi dan dipopulerkan oleh Syekh Yusuf Al-Qardhawi, yaitu : “Kun Rabbaniyyan Walaa Takun Ramadhaniyyan” (Jadilah engkau hamba Tuhan dan jangan engkau menjadi hamba Ramadhan). Ungkapan ini dimaksudkan agar ibadah yang dilakukan oleh seorang hamba dimotivasi oleh kepatuhan dan ketundukkannya kepada Sang Pencipta, Pemelihara alam semesta, bukan karena sesuatu atau karena ada momen-momen tertentu.

Ungkapam ini juga dapat dipahami sebagai sebuah komitmen beribadah yang tidak terikat oleh waktu, konsistensi ibadah yang melintasi batas-batas dimensi sekaligus merupakan komitmen diri dalam menjaga kestabilan spiritual dan tingkat kejiwaan yang sempurna. Datangnya sebuah momen yang diyakini memiliki keistimewaan sedikitpun tidak mempengaruhi tinggi rendahnya semangat beribadah. Karena memang perilaku baik ini sudah terbina dan terjaga dalam karakter dan kepribadian.

Ungkapan “Kun Rabbaniyyan Walaa Takun Ramadhaniyyan” ini kemudian menjadi materi kajian yang sangat menarik untuk dielaborasi dalam ruang pemikiran yang lebih luas dan lebih fleksibel sehingga dengan cara berpikir seperti ini akan melahirkan pemahaman yang lebih arif dan bijaksana.

  • Penulis: Asrul G.H. Lasapa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panja Dibentuk, DPR Kawal Ketat Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

    Panja Dibentuk, DPR Kawal Ketat Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 461
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menegaskan komitmen kuat lembaganya untuk mengawal secara serius penanganan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus. Sebagai bentuk keseriusan, Komisi III DPR RI resmi membentuk Panitia Kerja (Panja) khusus guna mendalami kasus tersebut. Panja ini nantinya akan bekerja […]

  • Merayakan Krisis Kendali di Kampus: Kekerasan Seksual dalam Peradaban Layar

    Merayakan Krisis Kendali di Kampus: Kekerasan Seksual dalam Peradaban Layar

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Ada yang perlu diluruskan sejak awal: kekerasan seksual di kampus bukan sekadar “penyimpangan individu” atau soal moral personal yang kebetulan meleset. Ia tumbuh dari ekosistem yang lebih luas—dari cara kita memproduksi relasi kuasa, memaknai tubuh, hingga bagaimana teknologi membentuk cara kita melihat dan memperlakukan orang lain. Di tengah apa yang bisa disebut sebagai “peradaban layar […]

  • pesawat ATR

    Badan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung, Evakuasi Lewat Jalur Pendakian

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 379
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Tim SAR gabungan menemukan badan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di kawasan Gunung Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan. Saat ini, petugas memfokuskan upaya pada persiapan jalur evakuasi dengan mempertimbangkan medan yang berat dan berisiko. Kepala Seksi Operasi Basarnas, Andi Sultan, mengatakan jalur pendakian dipilih sebagai opsi terbaik […]

  • Reformasi Birokrasi ParCok sekedar Retorika dibalik Selubung Patologi Kekuasaan

    Reformasi Birokrasi ParCok sekedar Retorika dibalik Selubung Patologi Kekuasaan

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Reformasi birokrasi yang diarahkan pada ParCok semakin hari terdengar seperti retorika kosong. Ia berulang kali diproduksi sebagai janji politik dan simbol pembaruan, namun minim jejak transformasi substantif. Alih-alih menjadi proyek koreksi struktural, reformasi justru tereduksi menjadi narasi populis kekuasaan—bahasa manis yang meredam kritik publik, tanpa sungguh-sungguh menyentuh sumber penyakit yang mengendap dan telah menjadi habitus […]

  • Yudi Latif Soroti Sengkarut Pendidikan Nasional: Negara Dinilai Kehilangan Arah Besar Pendidikan

    Yudi Latif Soroti Sengkarut Pendidikan Nasional: Negara Dinilai Kehilangan Arah Besar Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 218
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Cendekiawan dan budayawan Yudi Latif menyoroti berbagai persoalan mendasar dalam tata kelola pendidikan nasional yang dinilainya semakin kehilangan arah peradaban. Dalam tulisannya berjudul “Sengkarut Dunia Pendidikan” yang dimuat di Kompas pada Kamis (21/5/2026), Yudi menilai problem utama pendidikan Indonesia terletak pada kesenjangan antara apa yang disuarakan pemerintah dan kebijakan yang benar-benar dipilih. Menurutnya, […]

  • Tersesat di Antara Makna: Tanggapan terhadap Donald Tungkagi soal Makuta Ilmu sebagai Paradigma Epistemologi UIN Smart

    Tersesat di Antara Makna: Tanggapan terhadap Donald Tungkagi soal Makuta Ilmu sebagai Paradigma Epistemologi UIN Smart

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 1.454
    • 0Komentar

    Sebagai seorang alumni, ketika mendengar kabar baik bahwa IAIN Sultan Amai Gorontalo sedikit lagi menjadi UIN Sultan Amai Gorontalo (selanjutnya: UIN Smart), saya kegirangan minta ampun. Saya tahu prosesnya amat lama, melibatkan banyak sekali pihak, dan pekerjaan yang tidak mudah. Pada 17 Oktober 2025, alhasil terbit surat MenPAN-RB kepada presiden tentang Permohonan Izin Prakarsa Penyusunan […]

expand_less